Tips Budidaya Manggis agar Tumbuh Subur dan Cepat Berbuah

Manggis (Garcinia mangostana) adalah tanaman buah yang termasuk dalam keluarga Guttiferae. Tanaman ini berasal dari Kepulauan Malaya. Selain buahnya, bagian kulit buah, kulit kayu, dan akar tanaman manggis juga sering dimanfaatkan sebagai obat-obatan herbal. Rata-rata tanaman manggis memiliki ketinggian 10-25 m. Tidak mudah mengembangbiakkan tanaman ini. Hal ini disebabkan oleh tingkat pertumbuhannya yang sangat lambat sehingga membutuhkan waktu bertahun-tahun agar terbentuk sistem perakaran yang sempurna.

Sejumlah tanaman manggis ada yang memiliki mahkota bunga berbentuk bulat. Tetapi ada pula yang bentuknya meruncing ke atas. Saat ini tanaman manggis cukup banyak dibudidayakan di Indonesia.

SYARAT TUMBUH

Pohon manggis dapat tumbuh secara maksimal pada saat dipelihara di daerah yang mempunyai ketinggian 10-800 m di atas permukaan laut. Suhu optimum yang bisa mendukung pertumbuhannya yaitu sekitar 22-23 derajat celsius dengan curah hujan di kisaran 1500-2500 mm/tahun. Sedangkan untuk media tanamnya, manggis menyukai tanah yang subur, lembab, dan memiliki aerasi yang baik. Dengan perawatan yang baik, maka tanaman ini akan cepat tumbuh besar dan menghasilkan buah. Anda bisa mencoba membudidayakan pohon manggis untuk mendapatkan keuntungannya.

PERBANYAKAN

Metode perbanyakan manggis dapat dilakukan menggunakan biji. Karena mempunyai tingkat viabilitas yang rendah dan cepat mengalami kemunduran, biji tersebut harus segera dikecambahkan setelah dikeluarkan dari buahnya. Apabila tidak, maka kemampuan bertahannya akan terus dimiliki hingga 3-5 minggu kemudian. Semakin besar ukuran biji manggis yang dipakai, tingkat pertumbuhan tunasnya akan semakin baik. Namun sayangnya pohon manggis yang tumbuh dari biji ini biasanya akan susah berbuah. Dibutuhkan waktu yang cukup lama supaya tanaman ini mau menghasilkan buah manggis.

Perbanyakan tanaman manggis juga bisa dilakukan menggunakan teknik stek, cangkok, penempelan, penyambungan, dan penyusuan. Dari semua teknik tersebut, paling bagus untuk diterapkan kepada tanaman manggis ialah sambung pucuk. Biasanya entris yang dipakai berupa tunas ujung yang daunnya masih muda tapi batangnya sudah keras. Dan untuk batang bawahnya digunakan bibit semai yang berusia 2 tahun dengan diameter batang sekitar 0,5 cm. Lakukan teknik penyambungan celah bukan sisi karena peluang keberhasilannya lebih besar.

PEMBIBITAN

Lokasi pembibitan yang cocok adalah kondisinya teduh dan dekat dengan sumber air. Sebelumnya lokasi tersebut perlu diolah terlebih dahulu dengan cara mencangkulnya cukup dalam lalu buat bedengan yang berukuran lebar 1,2 m dan tinggi 30 cm. Pastikan di antara barisan bedengan-bedengan ini terdapat parit sebagai selokan pembuangan air. Kemudian taburkan pupuk kandang dengan dosis 10 kg/m3. Selanjutnya benih ditanamkan sedalam 0,5-1 cm dengan jarak tanam 40 x 30 cm. Kalau mau, Anda juga bisa mendapatkan bibit tanaman manggis yang sudah tinggi di www.tokotanaman.com ya.

Apabila Anda akan menyemai biji manggis di polybag, gunakan media semai yang terbuat dari campuran tanah kebun, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Setelah itu, tanamkan 1 biji manggis per pot. Perawatan selama masa penyemaian meliputi penyiraman setiap dua kali sehari serta pemberantasan gulma yang tumbuh di sekitar media semai. Pemberian pupuk susulan dilakukan setelah bibit manggis berumur 1 bulan yaitu campuran Urea dan TSP sebanyak 2-3 gram/bibit. Biji manggis ini terbilang mudah tumbuh menjadi tanaman kok. Anda pasti bisa melakukannya sendiri.

PEMELIHARAAN

Tanaman manggis yang menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang baik perlu dipelihara lebih lanjut. Pemeliharaannya meliputi pemberian pupuk Urea sebanyak 100-200 gram/pohon pada usia 1 bulan. Selanjutnya lakukan pemupukan ulang ketika tanaman berumur 6 bulan menggunakan Urea sebanyak 100-200 gram/pohon dan pupuk kandang 20-30 kg/pohon. Khusus untuk bibit yang berasal dari metode sambung pucuk, berikan pupuk NPK sebanyak 0,5 kg/pohon mulai dari tanaman berusia 4 tahun dan diulangi setiap 6 bulan sekali. Dengan perawatan yang baik, pohon manggis tersebut pasti akan tumbuh subur.

PEMANENAN

Pemanenen buah manggis sebaiknya dilakukan ketika seperempat bagian dari buah ini mempunyai kulit yang berwarna ungu. Cara memanennya yaitu buah manggis dipetik dengan mengikutsertakan tangkai buahnya agar dapat bertahan lebih lama. Selanjutnya lakukan pengelompokan buah berdasarkan kualitasnya. Buah bermutu super berdiameter minimal 6.5 cm, buah bermutu I memiliki diameter sekitar 5.5-6.5 cm, dan buah bermutu II mempunyai diameter maksimal 5.5 cm. Wajib bagi Anda untuk mengelompokkan buah manggis ini berdasarkan kelas mutunya.

Lain lagi dengan pasar ekspor, perhitungan kualitas buah menggis harus dilakukan menurut bobotnya. Sebagai contoh, Malaysia dan Hongkong menginginkan buah manggis yang memiliki berat minimal 65 gram, sedangkan Jepang mengendaki bobot buah manggis minimum 80 gram. Saat disimpan di dalam suhu kamar, buah manggis bisa bertahan selama 2-3 minggu. Sementara bila dimasukkan ke dalam kulkas bertemperatur 4-6 derajat celsius, buah manggis ini mampu bertahan hingga lebih dari 50 hari. Biasanya harga buah manggis di pasar ekspor jauh lebih mahal daripada pasar dalam negeri.