Panduan Pemupukan Pada Tanaman Kelengkeng Produktif dan Belum

Pemupukan adalah kegiatan pemeliharaan yang penting bagi tanaman kelengkeng. Pada dasarnya ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mencukupi kebutuhan tanaman terhadap unsur hara tanah sesuai dengan fase pertumbuhan/perkecambahan tanaman dan tingkat kesuburan tanah. Dengan pemberian pupuk secara tepat, maka tanaman kelengkeng tersebut akan tumbuh subur, cepat besar, dan mampu berbuah dengan maksimal.

Berikut ini merupakan sejumlah alternatif cara pemberian pupuk yang dapat Anda lakukan, antara lain :

  1. Pemberian pupuk bisa dilakukan dengan membuat galian alur/parit dahulu secara melingkar atau di kanan dan kiri membentuk huruf H pada tajuk terluar tanaman sedalam 10-20 cm dan lebar disesuaikan kebutuhan. Kemudian pupuk bisa ditaburkan ke dalam alur atau parit tersebut dan ditimbun kembali memakai tanah galian.
  2. Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan menaburkannya di sekeliling dalam tajuk dengan dosis sesuai anjuran. Jika ingin menggunakan pupuk anorganik, maka kami menyarankan Anda untuk memakai pupuk yang berjenis nitrat supaya kandungannya tak mudah menguap ke udara.
  3. Pemberian pupuk bisa dilaksanakan dengan cara ditugal pada empat arah mata angin di luar tajuk dengan kedalaman sekitar 10-20 cm. Lantas taburkan pupuk ke dalam galian tersebut dan ditimbun kembali menggunakan tanah.
  4. Pemberian pupuk juga bisa dikerjakan dengan membuat lubang biopori secara melingkar dengan jarak antar-lubang biopori adalah 40 cm dan kedalamannya sekitar 10-20 cm. Lantas taburkan pupuk tersebut ke dalam lubang biopori tadi. Apabila membutuhkan pupuk dengan kandungan nitrat, maka disarankan untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan dan dosis aturan pakai.

Terdapat 2 tahap pemupukan pada tanaman kelengkeng di antaranya pemupukan tanaman belum produktif dan pemupukan tanaman sudah produktif. Kami akan mencoba menjelaskan keduanya sebagai berikut.

Pemupukan Tanaman Belum Produktif

Tanaman kelengkeng yang berada dalam masa belum produktif membutuhkan unsur hara nitrogen yang lebih banyak daripada unsur hara phospor dan kalium untuk memacu pertumbuhannya. Anda bisa menggunakan pupuk organik yang telah diperkaya dengan agen pengendali hayati serta pupuk anorganik yang tepat. Adapun tahap-tahap pelaksanaan kegiatan pemupukan tanaman yang belum berproduksi tersebut yaitu :

  1. Hitunglah jumlah pupuk yang dibutuhkan berdasarkan dosis pupuk dan jumlah tanaman.
  2. Siapkan pupuk yang akan digunakan sesuai kebutuhan.
  3. Berikan pupuk organik dan pupuk anorganik sesuai dengan dosis dan jangka waktu yang direkomendasikan pada tabel di bawah.
  4. Buatlah alur/parit secara melingkar di tajuk terluar dan di dalam tajuk sedalam 10-20 cm.
  5. Taburkanlah pupuk organik di dalam alur/parit pada tajuk terluar serta pupuk anorganik di dalam tajuk. Lalu timbun kembali dengan tanah galian.
  6. Lantas Anda dapat melakukan penyiraman sesuai kebutuhan untuk membantu kandungan unsur hara pada pupuk cepat terserap ke dalam tanah.

Tabel 1. Panduan Pemupukan Tanaman Kelengkeng Belum Menghasilkan per Pohon di Dataran Rendah

Umur (thn)

Bulan ke –

123456789101112
0-1Tanam + kompos, diberikan 1 minggu sebelum tanamPupuk NPK (16:16:16) 25 grPupuk NPK (16:16:16) 50 gr + kompos + pupuk mikroPupuk NPK (16:16:16) 50 gr + pupuk mikroPupuk NPK (16:16:16) 50 gr + pupuk mikro
1-2Pupuk NPK (16:16:16) 50 gr + pupuk mikroPupuk NPK (16:16:16) 50 gr + pupuk mikroPupuk NPK (16:16:16) 50 gr + pupuk mikroPupuk NPK (16:16:16) 50 gr + pupuk mikro

Keterangan :

  • Pemberian pupuk mikro mesti disesuaikan dengan keadaan tanaman kelengkeng dengan minimal 2 kg/pohon.
  • Pemberian dosis pupuk bisa ditambah 50% dari pemberian pupuk di tahun sebelumnya seiring dengan pertambahan umur tanaman.

Tabel 2. Panduan Pemupukan Tanaman Kelengkeng Belum Menghasilkan per Pohon di Dataran Sedang Hingga Tinggi

Umur (thn)

Bulan ke –

123456789101112
0-1Tanam + pupuk N 30 grSP-36 25 grPD 20 kg + Urea 30 grPupuk SP-36 25 grPD 20 kg + Urea 30 grPupuk SP-36 25 grPD 20 kg + Urea 30 grPupuk SP-36 25 gr
1-2NPK 30 grPD 30 kgNPK 30 grNPK 30 grPD 30 kgNPK 30 grNPK 30 grPD 30 kg
2-3NPK (7:10:16) 50 grNPK (7:10:16) 50 grNPK (7:10:16) 50 grNPK (7:10:16) 50 grNPK (7:10:16) 50 grNPK (7:10:16) 50 gr

Keterangan :

  • Pemberian pupuk NPK untuk tanaman kelengkeng berumur 2-3 tahun sangat dianjurkan memakai pupuk dengan kandungan K lebih tinggi daripada unsur N dan P.

Pemupukan Tanaman Sudah Produktif

Pemupukan pada tanaman kelengkeng produktif ini dapat dilaksanakan setelah umur tanaman telah memasuki rentang usia produktif. Tahap pemupukan ini juga mesti dilakukan terhadap tanaman yang telah dipanen dan setelah pemangkasan berat. Adapun tahap-tahap kerja yang mesti dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan pemupukan tanaman pada fase produktif ini adalah sebagai berikut :

  1. Anda perlu menyiapkan pupuk yang akan dipakai terlebih dahulu. Adapun dosis pemupukan yang dibutuhkan bisa Anda lihat pada tabel di bawah.
  2. Buatlah alur/parit secara melingkar di tajuk terluar dan di dalam tajuk sedalam 10-20 cm.
  3. Taburkan pupuk sesuai dosis di dalam alur/parit tersebut, yang mana pupuk organik ditaruh di tajuk terluar dan pupuk anorganik diletakkan di dalam tajuk. Lalu Anda bisa menimbunnya kembali menggunakan tanah.
  4. Lakukanlah penyiraman secukupnya untuk membuat nutrisi di dalam pupuk bisa terserap ke dalam tanah lebih cepat.

Tabel 3. Panduan Pemupukan Tanaman Kelengkeng Menghasilkan per Pohon di Dataran Rendah

Umur (thn)

Bulan ke –

123456789101112
2-3NPK (16:16:16) 50 gr + pupuk mikroKomposNPK grower (9:15:20) 50 gr + boron 25 grBooster 

Mikro KNO 25 gr + NKP 10 gr

Mikro KNO 25 gr + NKP 10 gr + NPK (16:16:16) 25 grMikro KNO 25 gr + NKP 10 gr + NPK (16:16:16) 25 gr
3-4 dstNPK (16:16:16) 50 gr + 20 kgNPK grower (9:15:20) 50 gr + boron 25 grBoosterMikro KNO 25 gr + NKP 10 grMikro KNO 25 gr + NKP 10 gr + NPK (16:16:16) 25 grNPK (16:16:16) 50 gr + kompos 20 kgNPK grower (9:15:20) 50 gr + boron 25 grBoosterMikro KNO 25 gr + NKP 10 grMikro KNO 25 gr + NKP 10 gr + NPK (16:16:16) 25 gr

Keterangan :

  • Pemberian pupuk mikro dapat disesuaikan dengan lebar tajuk tanaman dan target produksi yang dihasilkan.
  • Jika kebutuhan pupuk untuk tanaman berproduksi minimal 40 kg/pohon, maka dosis pupuk bisa ditambah 50% dari pemberian pupuk di tahun sebelumnya.

Tabel 4. Panduan Pemupukan Tanaman Kelengkeng Menghasilkan per Pohon di Dataran Sedang Hingga Tinggi

Umur (thn)

Bulan ke –

123456789101112
3-4PO Padat 40 kg + Cair secukupnyaPO Padat 40 kg + Cair secukupnyaPO Padat 40 kg + Cair secukupnya
4-5NPK (7:10:16) 100 grNPK (7:10:16) 100 grNPK (7:10:16) 100 grNPK (7:10:16) 100 grNPK (7:10:16) 100 grNPK (7:10:16) 100 gr
5-6PO Padat 40 kg + Cair secukupnyaPO Padat 40 kg + Cair secukupnyaPO Padat 40 kg + Cair secukupnya

Keterangan :

  • Pemberian pupuk berulang seperti pada tabel di atas untuk tahun selanjutnya dengan berseling antara pupuk organik dan pupuk anorganik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *