Panduan Pemula : Cara Menanam Kencur di Polybag agar Hasilnya Melimpah

Tanaman kencur (Kaempferia galanga L) merupakan tanaman rempah-rempah yang penting di Indonesia. Kencur biasa dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan jamu herbal. Penggunaannya luas sekali. Jadi tidak heran kalau harganya di pasaran pun terbilang mahal dibandingkan dengan rempah-rempah yang lain. Ini merupakan peluang emas bagi Anda untuk membudidayakannya dan mengambil keuntungan yang besar. Begitu pula bagi Anda yang sering memakai kencur, Anda bisa menanamnya sendiri.

Sebenarnya menanam kencur tidak harus dilakukan langsung di tanah kok. Anda pun bisa menanamnya di pot, polybag, atau karung goni. Ada beberapa keuntungan yang bakal Anda peroleh jika menerapkan sistem penanaman seperti ini, di antaranya :

  • Perawatan tanamannya jauh lebih mudah
  • Proses panen pun bisa dilakukan lebih gampang
  • Tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas
  • Tidak perlu pengolahan tanah tahap awal
  • Tanaman dapat dipindahkan dengan leluasa
  • Bisa menerapkan teknik vertical garden
  • Tanaman terhindar dari hama serangga tanah
  • Upaya pengendalian gulma menjadi mudah
  • Pupuk dapat diserap maksimal oleh tanaman
  • Lebih mudah dalam mengondisikan media tanam
  • Tanaman terhindar dapat dari genangan air

Paling tidak terdapat 7 pekerjaan yang mesti Anda lakukan dalam menanam kencur di dalam polybag, di antaranya pembibitan kencur, pembuatan media tanam, pemilihan polybag, penanaman bibit kencur, perawatan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, serta pemanenan rimpang kencur.

Langkah 1. Pembibitan Kencur

cara-menanam-kencur.jpg

Bibit kencur dapat dibuat dari rimpang kencur yang sudah cukup tua. Rentang umur rimpang kecur yang cocok digunakan sebagai bibit berkisar 10-12 bulan. Umumnya rimpang dengan spesifikasi ini tidak bisa Anda dapatkan di pasar. Lebih baik belilah bibit kencur ini di toko pertanian dan toko tanaman terdekat. Pilihlah rimpang kencur yang kondisinya sehat, tidak sakit, dan bebas dari jamur. Ciri-ciri rimpang kencur yang bagus untuk dijadikan bibit yaitu warnanya kulitnya mengkilap, dagingnya padat, dan mempunyai 2-3 mata tunas.

Rimpang kencur yang telah dipilih lantas bisa disemai agar tumbuh tunasnya. Pastikan setiap rimpang hanya memiliki 2-3 mata tunas. Apabila ada rimpang yang mata tunasnya terlalu banyak, Anda dapat memotongnya sesuai kebutuhan. Anda perlu merendam semua rimpang kencur yang akan disemai di dalam cairan ZPT selama 30 menit untuk mempercepat pertumbuhannya. Kalau tidak ada ZPT, Anda bisa memakai ZPT alami dari bawang merah atau air kelapa.

menanam-kencur-yang-benar.jpeg

Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan dalam menyemai rimpang kencur :

  1. Buatlah media semai dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  2. Masukkan media semai ini di dalam tray semai atau nampan yang berlubang.
  3. Susunlah rimpang-rimpang kencur di atas media semai tersebut dengan rapat dan rapi.
  4. Tutup susunan rimpang kencur menggunakan jerami padai yang telah kering.
  5. Lapisi lagi lapisan di atasnya memakai media semai sampai rimpang kencur tertutup semua.
  6. Sirami tempat pembibitan ini setiap hari untuk mendukung pertumbuhan rimpang kencur.
  7. Jika tunas kencur sudah tumbuh sekitar 0,5-2 cm, Anda bisa memindahkannya ke polybag.

Langkah 2. Pemilihan Polybag

menanam-rimpang-kencur.jpg

Di sini polybag menjadi material yang sangat penting untuk diperhatikan. Anda sebaiknya berinvestasi dengan polybag yang kualitasnya bagus, ukurannya cukup besar, serta terbuat dari material bermutu tinggi sehingga tidak cepat mengalami kerusakan. Kami sarankan pakailah polybag berukuran 30-50 cm untuk menanam kencur ini agar tanaman bisa tumbuh optimal dan menghasilkan rimpang yang banyak. Anda bisa membeli polybag yang berkualitas di www.tokotanaman.com.

Langkah 3. Pembuatan Media Tanam

menanam-kencur-di-polybag.jpg

Tanaman kencur menghendaki media tanam yang subur supaya mampu tumbuh secara maksimal. Anda bisa membuat media tanam yang tepat untuk kencur. Media tanam ini terdiri atas campuran pasir, tanah, dan bokasi dengan perbandingan 1:2:4. Aduklah semua bahan ini sampai tercampur secara rata. Setelah itu, Anda dapat memasukkannya ke dalam polybag sampai terisi penuh. Media tanam yang baru dibuat ini tida boleh langsung ditanami kencur. Melainkan Anda mesti mendiamkannya terlebih dahulu selama 3-5 hari.

Langkah 4. Penanaman Kencur

panduan-menanam-kencur.jpg

Periksa kondisi tempat pembibitan secara berkala. Apabila rimpang kencur yang disemai telah berhasil menumbuhkan tunas dengan tinggi setidaknya 1-2 cm, maka Anda bisa mengambilnya untuk ditanam ke polybag. Setiap polybag bisa ditanam 3-4 rimpang kencur sekaligus. Jarak tanam yang dianjurkan adalah 10 x 10 cm sampai 15 x 15 cm. Jangan menanam rimpang kencur ini terlalu dekat karena akan membuat pertumbuhannya tidak optimal. Rimpang-rimpang kencur ini akan saling bersaing satu sama lain.

Di bawah ini tata cara yang benar dalam menanam rimpang kencur di dalam polybag!

  1. Buatlah lubang tanam terlebih dahulu dengan kedalaman sekitar 3-5 cm. Jarak tanamnya dapat disesuaikan dengan diameter polybag.
  2. Masukkan rimpang kencur ke dalam lubang tanam. Pastikan posisi mata tunasnya menghadap ke arah atas supaya cepat tumbuh.
  3. Tutuplah rimpang kencur tersebut menggunakan media tanam. Usahakan pucuk mata tunasnya masih berada di atas permukaan tanah.

Langkah 5. Perawatan Tanaman

Ada beberapa pekerjaan yang mesti Anda lakukan dalam merawat tanaman kencur agar tumbuh subur, di antaranya yaitu :

  • Penyulaman Tanaman

Proses penyulaman ini dilakukan dengan mengganti rimpang kencur yang tidak tumbuh dengan bibit rimpang kencur yang baru. Anda perlu mengamatinya selama 2 minggu sejak penanaman. Segeralah ganti rimpang kencur yang menunjukkan gejala-gejala tak akan tumbuh atau tumbuh secara tidak normal. Tujuan utamanya untuk memaksimalkan ketersediaan lahan dan membuat proses panen rimpang kencur dapat dilakukan secara serempak.

  • Penyiangan Gulma

Walaupun Anda sudah menanamnya di polybag, gulma tetap akan tumbuh di dalamnya. Gulma ini mencakup semua tanaman selain kencur yang tumbuh di polybag. Anda harus menyiangi gulma-gulma ini supaya tidak mengganggu pertumbuhan kencur serta tidak menjadi pesaing baginya. Kelebihan menanam kencur di polybag salah satunya yaitu gulma yang tumbuh lebih sedikit sehingga Anda bisa mengatasinya secara manual.

  • Pemupukan Tanaman

Tanaman kencur membutuhkan makanan yang cukup supaya mampu tumbuh dengan maksimal dan menghasilkan banyak rimpang. Bahan makanan ini berasal dari pupuk yang diberikan. Anda dapat memakai pupuk organik dan anorganik untuk memicu pertumbuhan tanaman ini. Selain pupuk kandang, Anda juga perlu memberikan pupuk NPK untuk menyuburkan pertumbuuhan tanaman. Selain itu, Anda pun dapat memanfaatkan pupuk kimia tunggal dan majemuk.

Komposisi pupuk kimia tunggal yang tepat untuk tanaman kencur terdiri atas 10 gram urea, 25 gram SP-36, dan 25 gram KCl per 10 liter air. Aduklah bahan-bahan ini sampai tercampur rata. Lalu Anda bisa menyiramkannya sebanyak 25 ml/polybag. Siramkanlah pupuk ini sebulan sekali.

Komposisi pupuk kimia majemuk yang tepat untuk tanaman kencur terdiri atas 50 gram NPK 16:16:16 per 10 liter air. Aduklah bahan-bahan ini hingga tercampur secara merata. Lantas Anda bisa menggunakannya dengan dosis 250 ml/polybag. Pemupukan dilakukan sebulan sekali.

Pilihlah salah satu saja, apakah Anda mau menggunakan pupuk kimia tunggal atau pupuk kimia majemuk. Jangan gunakan keduanya sekaligus karena dapat berdampak negatif bagi tanaman kencur.

Langkah 6. Pengendalian Hama dan Penyakit

tips-menanam-kencur.jpg

Salah satu kelebihan menanam kencur di polybag ialah tanaman tersebut akan terhindari dari serangan penyakit. Jarang sekali ada hama yang menyerang tanaman kencur yang ditanam di polybag. Kalau pun ada, jumlahnya pun paling tidak seberapa. Sehingga tingkat kerusakan yang ditimbulkannya pun tidak terlalu parah. Guna mengatasinya, Anda cukup mengambil tindakan pengendalian secara manual atau memanfaatkan bahan-bahan alami yang dapat mengatasi serangan hama.

Langkah 7. Pemanenan Rimpang Kencur

 Sekarang tibalah waktunya bagi kita untuk memanen rimpang kencur dan menikmati hasil dari jerih payah kita selama ini. Biasanya rimpang kencur telah siap dipanen saat usianya sudah mencapai minimal 6 bulan untuk kebutuhan konsumsi. Sedangkan untuk tingkat industri, pemanenannya harus dilakukan lebih dari 8 bulan. Itu sebabnya dari awal kami menyebutkan kalau Anda tidak bisa memakai rimpang kencur yang dibeli di pasar karena rimpang tersebut masih terlalu mudah sehingga tidak cocok dijadikan bibit.

Cara memanen rimpang kencur ini mudah sekali. Anda hanya perlu mengeluarkan semua media tanam dari dalam polybag. Maka secara otomatis semua rimpang yang dihasilkan oleh tanaman tersebut akan langsung terlihat. Kini Anda hanya perlu membersihkan rimpang-rimpang ini dari media tanam yang menempel di permukaannya sampai cukup bersih. Barulah kemudian Anda mesti menjemur rimpang kencur ini supaya lebih kering sehingga lebih awet disimpan dalam waktu yang cukup lama.