Panduan Pelaksanaan Panen dan Pasca Panen Buah Pepaya yang Benar

Membudidayakan pohon pepaya mampu menjadi salah satu usaha tani yang sangat menguntungkan untuk Anda jalani. Alasannya tentu karena kemudahan dalam menanam pohon ini serta permintaan pasar terhadap buah pepaya pun cukup tinggi. Namun yang paling penting untuk diperhatikan di sini adalah penanganan pada waktu panen dan pasca panen. Anda mesti menyadari bahwa buah pepaya mempunyai sifat yang mudah rusak sehingga perlu diberi penanganan secara hati-hati.

Oleh karena itulah, penting sekali bagi Anda untuk mengetahui bagaimana caranya memanen buah pepaya yang tepat serta penanganan pasca panen yang direkomendasikan untuk menjaga keadaan dan kesegaran dari buah pepaya tersebut.

Proses Pemanenan Buah Pepaya

Sebelumnya Anda harus memahami bahwa buah pepaya mempunyai sifat voluminous alias mudah rusak. Jadi perlu penanganan khusus dalam melakukan pemanenannya supaya bisa dihasilkan buah pepaya yang berkualitas tinggi. Adapun faktor-faktor yang penting diperhatikan dalam memanen buah pepaya antara lain penentuan waktu pemetikan, penyimpanan buah pepaya yang sudah Anda petik dari pohonnya, penanganan kesegaran, dan pengemasan secara tepat.

Di bawah ini merupakan ciri-ciri buah pepaya yang telah layak panen, di antaranya :

  • Buah pepaya telah mencapai umur sekitar 163 hari atau 5,5 bulan setelah mekarnya bunga.
  • Kulit buah pepaya yang mempunyai warna kuning sudah mencapai luasan area 25%.
  • Sesuaikan tingkat kematangan buah dengan jarak pengangkutan dan distribusinya nanti.

Sedangkan cara pemanenan buah pepaya dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :

  1. Prinsip utama dalam pemanenan buah pepaya adalah menghindari buah ini mengalami luka atau rusak.
  2. Sebaiknya menggunakan peralatan dan pakaian yang bersih/steril selama melakukan proses pemanenan buah ini.
  3. Ketika pemetikan buah berlangsung usahakanlah supaya cairan getahnya tak menetes pada kulit buah pepaya.
  4. Apabila ukuran pohon pepaya sudah cukup tinggi, maka proses pemetikannya bisa dilakukan dengan bantuan alat.
  5. Buah pepaya yang sudah dipetik mesti diberi penanganan dengan baik dan hati-hati hingga diangkut di tempat pengumpulan.

Penyimpanan Buah Pepaya

Buah pepaya tergolong sebagai buah klimaterik. Jadi buah ini bisa diberi perlakuan tertentu dengan tujuan untuk memperlambat proses pematangannya. Hal ini membuat daya simpannya dapat dibuat menjadi lebih lama. Adapun caranya yaitu Anda bisa membungkus buah pepaya ini di dalam plastik. Kemudian masukkan pula potongan kecil bata batu yang telah dicelupkan dalam larutan KMnO4 ke plastik tersebut. Metode ini dapat menunda kematangan buah sampai 32 hari serta memperpanjang masa simpan buah hingga mencapai 36 hari.

Penanganan Segar dan Penyimpanan

Hendaknya buah pepaya dipanen saat mencapai tingkat kematangan 25%. Selanjutnya buah ini bisa dibungkus memakai kertas koran, masukkan lagi ke plastik berlubang, serta akhirnya dimasukkan ke dalam karton. Jangan lupa untuk memberikan penyekat dari potongan kertas ya. Pola penyusunan buah pepaya di dalam kemasan ini dapat dilakukan secara berjajar isi 3 buah/kemasan, silang isi 5 buah/kemasan, atau bertingkat isi 6 buah/kemasan. Hasil penelitian menunjukkan, metode ini bisa menurunkan potensi kerusakan pasca panen menjadi hanya 1,3% saja.

Tags: