Panduan Cara Stek Batang Tanaman Melati agar Berhasil Tumbuh

Pada umumnya, tanaman melati mampu tumbuh subur pada tanah yang berjenis podsolik merah kuning, latosol, dan andosol. Tanaman ini membutuhkan tanah yang memiliki tekstur berpasir atau liat, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, dan mempunyai pH sekitar 5-7. Sedangkan curah hujan yang ideal adalah 112-119 mm/bulan, suhu udara 24-36 oC, kelembapan udara 50-80%, dan bisa mendapatkan penyinaran matahari yang cukup.

Tanaman melati akan tumbuh subur dan berproduksi secara maksimal apabila dibudidayakan di area dataran rendah hingga dataran tinggi pada ketinggian 10-1600 m dpl. Di salah satu sentra budidaya tanaman melati di Indonesia yang terdapat di Tegal, Pemalang, dan Purbalingga, tanaman melati ini dibudidayakan pada dataran rendah sampai dataran menengah pada ketinggian 0-700 m dpl. Bunga melati akan tumbuh secara maksimal di areal pertanaman tersebut.

Ada banyak metode yang dapat diaplikasikan untuk memperbanyak tanaman melati. Namun teknik yang paling mudah ialah stek batang. Cukup dengan bermodalkan batang tanaman melati saja, maka kita sudah bisa membuat bibit-bibit tanaman melati yang baru. Adapun caranya yaitu Anda cukup menancapkan batang stek pada medium semai sedalam 10-15 cm atau sepertiga dari panjang stek. Lalu tutuplah permukaan wadah persemaian memakai lembar plastik bening supaya udaranya tetap lembap.

Di bawah ini merupakan langkah-langkah dalam menyiapkan tempat semai untuk menanam batang stek tanaman melati supaya tumbuh dengan baik :

  1. Anda bisa memulainya dengan menyiapkan tempat atau wadah semai berupa pot ataupun polybag yang berukuran besar.
  2. Anda juga perlu menyiapkan medium semai yang terbuat dari campuran tanah dan pasir yang bersih.
  3. Pastikan bagian dasar wadah semai mempunyai lubang-lubang kecil sebagai saluran untuk pembuangan air yang berlebihan.
  4. Masukkan media semai ke dalam wadah semai sampai terisi cukup penuh hingga mencapai 20-30 cm, lalu siramilah sampai cukup basah.
  5. Silakan Anda bisa menanamkan batang stek tanaman melati pada media tersebut dengan membuat lubang tanam terlebih dahulu.

Setelah batang tanaman melati selesai ditanam, silakan Anda dapat merawatnya dengan mengikuti panduan sebagai berikut :

  1. Lakukan penyiraman secara berkala sebanyak 1-2 kali per hari.
  2. Usahakan bibit stek tersebut bisa mendapatkan sinar matahari saat pagi.
  3. Pindahkan bibit yang sudah berumur 1-2 bulan dan memiliki akar cukup kuat ke dalam polybag yang ukurannya lebih besar dan berisi medium tumbuh berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1:1.
  4. Lakukan pemeliharaan bibit secara intensif, yang meliputi penyiraman, pemupukan, dan penyemprotan pestisida dosis rendah sampai bibit berumur 3 bulan.
  5. Bibit tanaman melati yang sudah mempunyai daun yang cukup rimbun dan kondisinya sehat bisa dipindahkan ke lapangan.