Panduan Penyerbukan Bunga Vanili dan Pelaksanaan Panen yang Tepat

Tanaman vanili kini mulai banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia. Bukan tanpa alasan tanaman ini dijuluki sebagai emas hijau. Penyebabnya tidak lain karena harga jualnya yang begitu tinggi dihitung per gram. Untungnya tanaman vanili mampu tumbuh dengan baik di sini. Vanili ini dapat ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana membuahkan bunga tanaman vanili tersebut sehingga bisa berkembang menjadi polong, bukan malah berguguran.

Setelah berhasil menanam tumbuhan vanili dan merawatnya dengan baik, akhirnya tanaman tersebut pun mulai berbunga. Di sinilah tugas utama Anda menanti, yaitu membantu melakukan penyerbukan buatan terhadap bunga vanili tersebut. Jika proses penyerbukan ini berhasil, maka bunga vanili tadi pun bakalan berkembang menjadi polong buah. Kini tinggal menunggu waktu saja sampai polong vanili siap untuk dipanen. Kemudian lakukan pekerjaan pengolahan polong vanili ini lebih lanjut.

Penyerbukan Bunga

Salah satu yang menarik dari tanaman vanili adalah penyerbukan pada bunganya tidak bisa berlangsung secara alami, melainkan harus dibantu oleh manusia. Proses penyerbukan buatan ini dapat dilaksanakan pada pukul 9-12 siang yakni saat bunganya mekar dan embunnya sudah berkurang. Di setiap tanda vanili ini umumnya terdapat 15-20 bunga. Sebaiknya mulai pekerjaan ini dari bunga terbawah yang notabene paling dahulu mekar. Setiap tandan membutuhkan waktu 7-10 hari untuk dilakukan penyerbukan.

Adapun cara membantu penyerbukan pada bunga vanili dikerjakan memakai lidi atau bilah bambu yang cukup panjang. Alat bantu ini lantas ditekan pada bagian bibir bunga sehingga tangkai putiknya bakalan terkoyak atau terbuka. Kemudian tutup putik tersebut dapat diangkat sampai kepala benang sarinya pun ikut terangkat. Ambil tepung sari, lalu letakkan pada bagian kepala putik. Jika penyerbukan sukses, maka pembuahan pun akan terjadi yang ditandai dengan gugurnya daun-daun bunga. Sebaiknya rawatlah 9-12 bunga di setiap tandan.

Panen Polong

Setelah 8-9 bulan seusai dilakukannya penyerbukan buatan, polong buah vanili pun telah siap dipanen. Ciri-ciri polong vanili yang layak panen yaitu memudarnya warna hijau pada polong tersebut dan bagian ujungnya mulai menguning tetapi belum pecah. Lakukan pemetikan polong ini secara bertahap dengan hanya memanen polong yang sudah masak saja. Gunakan gunting yang bersih dalam memanen polong vanili. Vanili yang dipanen di waktu yang tepat kondisinya kering mengkilap, berdaging, lentur, berwarna cokelat kehitaman, aroma khasnya kuat, dan mengandung kadar vanillin yang tinggi.

Pasca Panen

Polong vanili yang telah dipanen ini harus dicuci sampai bersih dan dilakukan penyortiran menurut grade yang sudah ditentukan. Kemudian kerjakan proses pengolahan pasca panen dengan langkah-langkah di bawah ini!

  • Pelayuan

Proses pelayuan ini memiliki fungsi untuk menghentikan pertumbuhan vegetatif dan mendorong pembentukan enzim pembentuk vanillin. Adapun prosesnya dilaksanakan dengan mencelupkan polong vanili tersebut ke dalam air hangat bersuhu 63-65 oC selama 2-5 menit.

  • Pemeraman

Polong vanili yang sudah dilayukan selanjutnya ditiriskan dahulu. Lalu polong ini diperam dalam suhu 38-40 oC selama 24 jam. Tujuannya agar terjadi reaksi enzimatis untuk membentuk vanillin. Pemeraman ini juga akan membuat polong vanili berminyak dan berwarna kecokelatan.

  • Pengeringan

Pekerjaan selanjutnya yang mesti diselesaikan dengan baik yaitu pengeringan polong vanili. Jadi polong vanili tersebut dapat dikeringkan melalui proses penjemuran di bawah cahaya matahari atau memakai alat pengering khusus (oven) hingga kadar airnya mencapai 5-6%.

Proses pengeringan juga dapat dilakukan secara perlahan-lahan untuk menghasilkan mutu yang lebih baik. Caranya, polong disusun pada rak bambu/kawat dan disimpan dalam ruangan selama 30-45 hari ataupun memakai oven bersuhu 50 oC selama 3 jam/hari selama 10 hari hingga kadar airnya 30-35%.

  • Penyimpanan

Upaya penyimpanan polong vanili ini mampu menyempurnakan dan memantapkan aroma khas. Anda bisa mengikat polong tersebut sebanyak 50-100 polong/ikat. Lantas bungkuslah memakai kertas minyak atau kertas parafin. Masukkan polong vanili tersebut ke dalam peti yang sudah dilapisi kertas minyak/kertas parafin. Simpanlah selama 2-3 bulan lamanya.