Inovasi : Cara Penanaman Kopi Liberika di Lahan Gambut

Pemanfaatan lahan gambut acap kali jarang dilakukan karena tanah di sini mempunyai tingkat keasaman (pH) yang tinggi terlalu. Tidak banyak tanaman yang dapat bertahan hidup di tanah yang bersifat asam. Memberi kapur pertanian (dolomit) pun percuma karena terlalu rendahnya pH tanah di lahan tersebut. Dolomit tak cukup mampu menormalkan pH tanah di sini. Jadi untuk bisa memanfaatkan lahan gambut, Anda perlu mencari tahu tanaman-tanaman apa saja yang bisa tumbuh dengan baik di sini dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Kira-kira apa saja tanaman yang dimaksud ya?

Salah satu tanaman yang dapat dibudidayakan di lahan gambut adalah kopi. Tanaman kopi ternyata bisa tumbuh dengan baik di lahan gambut. Bahkan tingkat produktivitas tanaman kopi saat ditanam di lahan gambut tidak berbeda jauh dengan tanaman kopi yang ditanam di lahan kering. Tetapi bukan sembarang kopi yang dapat ditanam di lahan gambut. Anda hanya bisa menanam kopi liberika di lahan ini. Tanaman kopi liberika ternyata mampu tumbuh dengan normal di lahan gambut. Tentunya ini merupakan sebuah kabar gembira, terutama bagi Anda yang mempunyai sebidang tanah di lahan gambut.

Membudidayakan kopi liberika di lahan gambut tidak ubahnya seperti di lahan kering. Tapi memang ada beberapa perbedaan dalam proses persiapan lahannya. Untuk dapat mempermudah pekerjaan, silakan Anda dapat mengikuti panduan di bawah ini!

Pengolahan Lahan

Lahan gambut yang akan ditanami dengan bibit kopi liberika harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum proses penanaman bibit kopi dilaksanakan. Bahkan proses persiapan ini wajib sudah dikerjakan setidak-tidaknya dalam kurun waktu sekitar 3-4 tahun sebelum tahap penanaman bibit kopi dimulai. Upaya yang paling penting dilakukan di sini yaitu memadatkan tanah di lahan gambut tersebut. Hal ini penting sekali supaya bibit kopi liberika tidak tergenangi air. Anda bisa melakukannya dengan mengurug tanah sampai batas tertentu, memberikan pupuk organik, serta pembuatan saluran air.

Penanaman Pohon Naungan

Lahan tempat budidaya kopi liberika juga perlu ditanami dengan pohon peneduh di sekelilingnya. Pohon ini berfungsi untuk mengurangi intensitas sinar matahari yang mengenai tanaman kopi tersebut secara langsung. Anda dapat memilih pohon peneduh yang tidak memerlukan perawatan sama sekali. Misalnya seperti pohon pinang. Selain minim perawatan, pohon pinang ini juga sanggup menghasilkan buah yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Tanamlah pohon naungan ini di sekeliling lahan budidaya serta pada beberapa titik di tengah-tengah lahan untuk melindungi tanaman kopi.

Pembuatan Lubang Tanam

Lubang tanam untuk menanam bibit kopi liberika dapat dibuat paling tidak 15-20 hari sebelum dilakukan proses penanaman bibit. Lubang ini mempunyai ukuran 40 x 40 cm dengan kedalaman mencapai 60 cm. Adapun jarak tanam yang ideal antara lubang tanam tersebut ialah 3 x 3 m. Jangan menanam bibit kopi ini terlalu rapat karena dapat meningkatkan kelembaban lahan. Setelah selesai, Anda bisa membangun parit-parit kecil di lahan sebagai jalur keluarnya air yang dihasilkan oleh lahan gambut tersebut sehingga lahan tidak tergenangi air. Kemudian lahan ini mesti didiamkan selama setengah bulan.

Penanaman Bibit Kopi

Proses pemindahan bibit kopi dari lahan pembibitan ke lahan budidaya sebaiknya dikerjakan pada pagi hari. Sebelumnya dilakukan pengecekan lahan terlebih dahulu untuk memastikan kondisinya telah siap ditanami. Keluarkan bibit kopi beserta media tanamnya dari polybag dengan hati-hati. Usahakan jangan sampai merusak bagian akar bibit tersebut. Bibit ini lantas dapat ditanamkan di lubang tanam yang telah disediakan sebelumnya. Masukkan bibit kopi liberika ini ke dalam lubang tanam. Lantas, timbun dengan tanah di sekitarnya. Ulangi sampai seluruh bibit kopi berhasil ditanam.

Pemeliharaan Tanaman

Tanaman kopi liberika yang dibudidayakan di lahan gambut membutuhkan perawatan secara maksimal. Pada dasarnya, perawatan tanaman kopi yang ditanam di lahan gambut ini tidak berbeda jauh dengan budidaya kopi di tanah mineral. Anda perlu memangkas serta menyiangi gulma yang tumbuh di lahan secara berkala. Lakukan juga upaya pemupukan ulang setiap 3-4 bulan per tahun menggunakan pupuk organik untuk menyuburkan lahan. Segera ambil tindakan yang tepat untuk mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang. Biasanya tanaman kopi liberika ini akan mulai menghasilkan buah setelah usianya mencapai 3 tahun.

Supaya pembahasannya lebih mendalam, kami akan mengulas secara khusus bagaimana cara merawat tanaman kopi yang dibudidayakan di lahan gambut ini.