Cara Mudah Menanam Bunga Stefanot/Garlic Vine dengan Stek Batang

Berbagai tanaman luar negeri kini ditanam di Indonesia. Alasan utamanya karena tanaman tersebut unik sebab belum begitu banyak orang yang memilikinya. Bahkan masih jarang pula yang melihatnya. Namun ada pula tanaman yang memang mempunyai penampilan sungguh menawan. Sehingga walaupun repot, tetapi tanaman tersebut tetap diusahakan agar bisa dibawa ke Indonesia. Salah satunya adalah tanaman strefanot yang dikenal pula sebagai garlic vine karena mempunyai aroma bawang yang cukup kuat.

Tahukah Anda, tanaman stefanot dapat diperbanyak menggunakan metode stek batang? Dengan batang berkayu yang kuat membuat tanaman ini mudah untuk ditanam. Kami sendiri menyarankan untuk Anda menanam bunga stefanot ini secara langsung di tanah ketimbang menanamnya di pot. Mengapa? Sebab tanaman stefanot yang ditanam di tanah secara langsung ini sudah terbukti memiliki pertumbuhan yang lebih cepat. Alhasil tanaman ini pun pada akhirnya lebih cepat pula menghasilkan bunga nan indah.

Pada dasarnya, tanaman stefanot terbilang mudah untuk diperbanyak menggunakan teknik stek batang. Silakan Anda bisa mengikuti panduan di bawah ini sebagai panduan utamanya.

ALAT DAN BAHAN :

  • Tanaman stefanot
  • Pisau cutter
  • Tanah
  • Sekam bakar
  • Pupuk kandang
  • Pot/polybag
  • ZPT (Zat Perangsang Tumbuh)
  • Fungisida
  • Cetok

LANGKAH-LANGKAH :

  1. Anda tentu perlu menyiapkan tanaman stefanot terlebih dahulu. Syukurlah kalau memang Anda sudah memilikinya sendiri. Tetapi jika belum ada, Anda bisa menggunakan tanaman milik orang lain (kenalan) asalkan meminta izin dahulu ya. Ingat dosa loh kalau mencuri batang tanaman.
  2. Kita akan mencari batang untuk keperluan penyetekan. Di sini kami menyarankan Anda memilih batang yang sudah tua, sehat, dan memiliki tunas daun. Pilihlah batang yang diameternya sudah besar lebih dari batang pensil. Potong serong batang tadi memakai cutter.
  3. Batang tanaman stefanot ini tak boleh langsung ditanam ya. Anda harus memberikan treatment supaya potensi tumbuhnya lebih besar. Anda bisa merendam pangkal batang tadi di ZPT selama 20-30 menit. Kemudian oleskan fungisida untuk mencegah serangan cendawan.
  4. Sembari menunggu batang stefanot sedang diberi treatment, Anda bisa membuat media tanam. Silakan Anda masukkan tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1 ke dalam ember. Berikutnya, aduklah sampai tercampur rata. Masukkan media ini ke pot.
  5. Kini waktunya untuk menanamkan batang stefanot. Silakan Anda buat lubang tanamnya dahulu menggunakan jari telunjuk kira-kira sedalam 1 ruas jari saja. Menancapkan batang stek terlalu dalam justru akan menyebabkannya mudah membusuk. Lalu timbun dan padatkan tanahnya.
  6. Sebaiknya pot diletakkan di tempat yang teduh namun tetap bisa mendapatkan sinar matahari pagi. Kenyataannya memang batang stek membutuhkan cahaya mentari untuk merangsangnya agar bisa tumbuh. Namun hanya sinar matahari pagi saja yang bagus untuk batang ini.
  7. Perawatan sehari-harinya cukup dilaksanakan dengan mengontrol kondisi media tanam melalui pola penyiraman secara tepat. Direkomendasikan untuk menyirami tanaman hanya saat kondisi permukaan media tanamnya sudah terlihat kering saja. Siramilah dengan air secukupnya.
  8. Perhatikan dengan baik kondisi batang stefanot yang tengah disetek. Kalau berhasil, seharusnya batang tersebut bakalan menumbuhkan daun baru sedikit demi sedikit, hingga akhirnya semakin lebat. Jika daunnya sudah rimbun, Anda bisa memindahkannya ke tempat yang lebih terbuka.