Cara Merawat Tanaman Kuping Gajah supaya Daunnya Tumbuh Subur

Tanaman kuping gajah (Anthurium crystallinum) adalah tanaman hias yang mempunyai daun yang indah sekali. Pesona tanaman ini utamanya terdapat pada bagian daunnya yang berbentuk menyerupai hati. Warna daunnya hijau tua dengan tulang daun yang berwarna putih kehijauan membentuk pola tertentu. Daun kuping gajah memiliki ukuran yang cukup besar. Ukuran daun ini akan semakin membesar seiring dengan bertambahnya tinggi tanaman ini. Jumlah daunnya pun akan semakin lebat.

Diketahui tanaman kuping gajah berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini tumbuh subur di dalam hutan hujan tropis. Tempat-tempat yang terlindungi, teduh, lembab, dan terhindar dari pancaran sinar mentari secara langsung merupakan habitat kesukaannya. Kini tanaman kuping gajah telah menyebar ke seluruh belahan dunia sebagai tanaman hias. Tanaman ini nampak begitu menarik, terutama di bagian daunnya. Biasanya sih tanaman kuping gajah dipakai untuk menghias taman yang bernuansa romantis.

Bagi Anda yang sudah mempunyai tanaman kuping gajah atau berniat untuk membelinya, Anda dapat mengikuti kiat-kiat di bawah ini dalam merawatnya agar tumbuh subur.

Pemilihan Media Tanam yang Tepat

Sebaiknya Anda tidak memakai tanah untuk menanam tumbuhan ini ya sebab ternyata tanah kurang bagus digunakan untuk menanam tanaman kuping gajah. Struktur tanah yang keras dapat mengikat akar tanaman sehingga menyebabkan akar tersebut sulit berkembang. Pilihlah media tanam yang tepat supaya pertumbuhan akarnya bagus. Sebaiknya gunakan media tanam yang disukai oleh tanaman anthurium yaitu media tanam yang porous. Anda bisa memakai campuran arang sekam dan pakis cacah. Pemakaian media yang porous akan membuat pertumbuhan akarnya lebih mudah tumbuh dan menyebar.

Lakukan Pemindahan Pot secara Berkala

Tanaman kuping gajah biasanya ditanam di dalam pot. Sebisa mungkin pilihlah pot yang menarik agar dapat mendukung keindahan tanaman ini. Anda bisa menyesuaikan ukuran pot yang digunakan dengan postur tanaman kuping gajah. Awalnya Anda dapat memakai pot yang berukuran kecil. Seiring dengan berjalannya waktu, pindahkan ke pot yang lebih besar supaya akartnya tetap dapat tumbuh subur dan baik. Pindahkan tanaman kuping gajah ini beserta akarnya ke pot yang baru. Kemudian tambahkan media tanam yang baru sampai memenuhi isi pot.

Taruh Tanaman di Tempat yang Benar

Di habitat alaminya, tanaman kuping gajah tumbuh di tempat-tempat yang teduh serta ternaungi oleh pepohonan yang besar. Tanaman ini memang hanya memerlukan sinar matahari yang relatif sedikit. Jadi tempat yang paling bagus untuk meletakan tanaman kuping gajah yaitu tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari. Misalnya Anda bisa menaruh tanaman ini di beranda, ruang tamu, teras belakang, dan lain-lain. Anda harus mencegah tanaman ini dari terkena pancaran sinar mentari secara langsung. Anda bisa memutar tanaman ini secara berkala agar pertumbuhannya bisa seimbang.

Jagalah Keindahan Daun Tanaman Ini

Hindari meletakkanya di tempat terbuka sebab daun tanaman kuping gajah ini akan berubah menguning karena terbakar apabila terkena sinar matahari secara terus-menerus dalam waktu yang lama. Jika Anda tetap ingin menanam tumbuhan kuping gajah di taman sebaiknya Anda menempatkannya di dekat pohon besar sehingga bisa menaunginya. Alternatif lain, Anda dapat menggunakan paranet cukup 75% bagian saja. Sedangkan untuk tanaman yang diletakkan di dalam rumah, Anda perlu mengerluarkannya setiap 1-2 minggu sekali. Biarkan tanaman ini mendapatkan sinar matahari pagi selama 15-20 menit.

Sirami Tanaman Sesuai Kondisi Cuaca

Tanaman kuping gajah tentunya membutuhkan air yang cukup untuk mendukung kehidupannya. Sebab kalau sampai kekurangan air, maka tanaman ini bisa mengering yang akan berimbas pada daun-daunnya yang menguning, menjadi cokelat, dan berguguran. Penyiraman sebaiknya dilakukan cukup sehari satu kali saja. Namun bila kondisi cuaca sedang cukup panas, maka penyiramannya bisa ditingkatkan menjadi 2 kali/hari yaitu pada pagi dan sore hari. Sementara kalau kondisi media tanamnya masih basah sebaiknya penyiraman ini dilakukan 2 hari cukup sekali saja.

Berikan Pupuk NPK yang Seimbang

Jenis pupuk yang paling tepat digunakan untuk mendukung pertumbuhan daun tanaman kuping gajah yaitu pupuk NPK. Sebab memang keindahan daun tanaman ini tidak terlepas dari metode pemupukannya. Gunakan pupuk NPK seimbang secara rutin dengan dosis yang minimal yaitu 2 gram/L air. Pupuk ini bisa diberikan sesuai kebutuhan. Sebelumnya larutkan pupuk NPK dengan air terlebih dahulu. Setelah itu, Anda bisa menyiramkannya ke tanaman. Siramkan langsung pada media tanamnya dan usahakan jangan sampai mengenai bagian daun. Pemupukan cukup dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Bersihkan Permukaan Daun Tanaman

Trik supaya daun tanaman kuping gajah ini mengkilap yaitu Anda perlu membersihkannya memakai susu. Yap, susu murni ternyata bagus loh untuk menutrisi daun sehingga membuat penampilannya nampak begitu subur dan kinclong. Anda bisa membersihkan daun kuping gajah dengan air terlebih dahulu. Lalu semprotkan susu cair ke permukaan daun secara merata. Tunggu beberapa saat. Kemudian Anda dapat mengelapnya memakai kain yang lembut sampai kering. Lakukan treatment ini setiap 1 minggu. Jangan melakukannya setiap hari karena dapat mengikis lapisan daun yang bertugas untuk mengeraskannya.

Sebaiknya Buang Bunga yang Muncul

Tanaman kuping gajah termasuk tanaman anthurium yang memiliki daun yang indah. Agar daunnya tetap indah, sebaiknya bunga yang ditumbuhkan oleh tanaman ini dihilangkan saja. Sebab kemunculan bunga ini dapat menyebabkan pertumbuhan daunnya tidak optimal. Sebagian besar nutrisi yang dimiliki oleh tanaman ini digunakan untuk mendukung pertumbuhan bunga. Barulah sisanya dipakai untuk menopang pertumbuhan daun. Akibatnya pesona daun tersebut pun menurun dengan warna yang lebih pucat dan kusam. Segera Anda bisa memotong bunga yang tumbuh ini. Anda dapat memanfaatkannya untuk keperluan pembibtian.