Cara Merawat Bunga Edelweis yang Sudah Dipetik

Edelweis adalah tumbuhan bunga yang termasuk dalam famili Asteraceae. Tumbuhan ini biasanya hidup di pegunungan dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter dpl. Pesona utama dari bunga edelweis terletak pada aroma wanginya yang bisa bertahan hingga berpuluh-puluh tahun. Bunga edelweis jawa (Anaphalis javanica) merupakan tanaman endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Indonesia. Tumbuhan ini memiliki tinggi sekitar 1-8 m dengan diameter batang bisa mencapai 20 cm. Edelweis jawa merupakan tanaman pelopor di tanah vulkanik muda dan dapat tumbuh di tanah yang tandus.

Tanaman ini biasanya akan memekarkan bunganya antara April hingga Agustus. Warna bunganya adalah keputih-putihan, abu-abu kehijauan, atau putih kekuningan. Tanaman edelweiss ini tumbuh membentuk rimbunan kecil di permukaan tanah. Menariknya ialah bunga edelweis yang sudah dipetik dan kemudian disimpan dengan benar tidak akan mengalami perubahan warna dan aroma secara signifikan. Maka dari itu, bunga edelweis mendapatkan julukan sebagai bunga abadi lantaran pesonanya ini mampu bertahan dalam kurun waktu yang sangat lama.

Sebelumnya kami memperingatkan Anda bahwa tindakan memetik bunga edelweis yang tumbuh liar di pegunungan adalah ilegal. Jangan sampai karena tindakan ceroboh dan egois tersebut mengakibatkan tanaman yang sudah langka ini benar-benar mengalami kepunahan dari Bumi Pertiwi. Jika Anda tertarik membawanya ke rumah, Anda dapat membeli bunga edelweis petik yang biasa dijual oleh para petani di Dataran Tinggi Dieng. Bunga-bunga edelweis tersebut boleh dibawa pulang karena penjualnya memang membudidayakannya sendiri dari benih.

Baiklah kami anggap saat ini Anda telah mempunyai bunga edelweis petik yang dibeli di Dieng. Sekarang saatnya merawat bunga tersebut supaya pesonanya abadi. Bagaimana caranya? Yuk, kita langsung ikuti saja kiat-kiat di bawah ini!

Simpan di Dalam Vas

Sebaiknya bunga edelweis ini disimpan di dalam vas yang tertutup. Dengan begini, Anda bisa menikmati keindahannya setiap waktu. Sayangnya cara ini menyebabkan Anda tak dapat leluasa untuk menghirup aroma wanginya. Jadi kami sarankan taruhlah bunga edelweis ke dalam vas yang cantik. Kemudian Anda dapat menaruh vas tersebut di dalam lemari kaca khusus untuk pajangan. Setiap kali Anda merasa rindu dengan harumnya bunga edelweis, Anda dapat membuka lemari untuk melihatnya lebih dekat. Di dalam lemari tersebut, bunga edelweis ini lebih terlindungi.

Pastikan Kondisinya Kering

Beberapa bunga potong akan bertahan hidup lebih lama apbila ditempatkan ke dalam vas yang berisi air secukupnya. Diharapkan adanya air tersebut mampu mengimbangi proses penguapan yang terjadi pada bunga potong. Namun trik ini tak berlaku untuk bunga edelweis potong ya. Bunga edelweis justru bakal bertahan hidup semakin lama ketika kondisi lingkungannya dibiarkan kering. Tujuannya ialah mencegah terjadinya pembusukan yang diakibatkan oleh air. Dengan menyimpan bunga edelweis kering di dalam lemari, maka ketahanan bunga tersebut akan semakin lama.

Ruangan yang Sejuk

Ruangan yang digunakan untuk menaruh vas bunga yang berisi bunga edelweis juga harus sejuk ya. Anda dapat memastikannya dengan mengatur sirkulasi udara di ruangan ini supaya lancar. Sedangkan apabila Anda meletakkan bunga edelweis di dalam ruangan yang lembab, cepat atau lambat bunga potong tadi pasti akan membusuk. Begitu pula kalau bunga ini ditempatkan di ruangan yang panas, maka bunga edelweis pun akan mengering secara perlahan-lahan. Adapun tempat terbaik untuk menyimpan bunga edelweis potong yaitu di dalam ruangan yang dilengkapi oleh perangkat AC (Air Conditioner).