5 Langkah : Menanam Daun Bawang dari Biji di Pot/Polybag

Tanaman daun bawang bisa tumbuh dengan baik saat dipelihara di daerah yang mempunyai ketinggian sekitar 250-1.500 meter di atas permukaan laut. Tingkat keasaman tanah yang disukai oleh tanaman ini berkisar antara 6,5-7,5 dengan suhu udara rata-rata mencapai 18-25 derajat celsius. Hampir semua jenis tanah seperti andosol, alluvial, latosol, dan regosol bisa ditanami daun bawang. Proses penanaman daun bawang terbilang sangat mudah. Anda cukup menanamnya langsung benih tanaman ini ke media tanam tanpa perlu melakukan penyemaian terlebih dahulu di media yang berbeda.

Saking gampangnya membudidayakan tanaman daun bawang, bahkan Anda dapat menanam sayuran ini di dalam pot atau polybag. Tentunya selain mampu menyalurkan hobi berkebun Anda, hasilnya juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur. Malahan kalau tanamannya tumbuh subur, Anda bahkan bisa menjual hasil budidaya daun bawang tersebut kepada orang lain. Tentunya ini benar-benar sangat menguntungkan ketimbang membiarkan lahan yang Anda miliki dibiarkan menganggur begitu saja. Anda bisa mencobanya sendiri di rumah untuk menanam tumbuhan ini di pot/polybag.

 ALAT DAN BAHAN :

  • Benih daun bawang
  • Tanah
  • Pupuk kompos
  • Sekam bakar
  • Pot atau polybag
  • Air
  • Insektisida

LANGKAH KERJA :

Berikut ini merupakan langkah-langkah praktis dalam menanam daun bawang yang dapat Anda kerjakan sendiri di rumah :

  1. Siapkan media tanam yang akan digunakan untuk menanam bibit daun bawang. Caranya adalah campurkan tanah, sekam bakar, dan pupuk kompos dengan perbandingan yang sama. Usahakan tanah yang dipakai memiliki tingkat porositas yang baik. Kemudian media tanam ini dimasukkan ke dalam pot atau polybag hingga terisi penuh. Media tanam yang sudah dibuat sebaiknya tidak langsung Anda gunakan, melainkan didiamkan terlebih dahulu selama 3-5 hari.
  2. Tanaman daun bawang dapat Anda tumbuhkan dari benih atau bijinya. Anda bisa mendapatkan benih daun bawang di www.tokotanaman.com dengan harga yang terjangkau. Sebelum disemai, kami sarankan untuk merendam biji daun bawang yang hendak ditanam tersebut di air hangat selama semalaman untuk memperbesar peluang tumbuhnya. Anda bisa menggunakan biji yang tenggelam di air. Sementara biji yang terapung tak usah ditanam karena tidak akan tumbuh.
  3. Buatlah lubang pada media tanam seukuran jari telunjuk dengan kedalaman antara 3-5 cm. Lalu tanamkan benih tanaman daun bawang pada lubang tersebut. Setiap pot/polybag ini bisa Anda tanami dengan 2-3 biji daun bawang sekaligus. Silakan masukkan biji tersebut di lubang tanam. Lantas letakkan pot/polybag di tempat yang terbuka. Kami sarankan untuk meletakkan wadah penanaman ini di tepat yang teduh terlebih dahulu sampai bijinya berkecambah.
  4. Benih-benih daun bawang yang sudah ditanam ini selanjutnya harus Anda rawat dengan sebaik-baiknya. Perawatan dasar yaitu benih mesti disiram menggunakan air dalam jumlah yang cukup setiap pagi dan sore hari. Anda juga perlu memberikan pupuk tambahan setiap seminggu sekali supaya tanaman ini tumbuh subur dan cepat menjadi besar. Jangan lupa juga untuk melakukan pengendalian terhadap hama atau penyakit yang menyerang tanaman.
  5. Dengan perawatan yang baik, tanaman daun bawang yang Anda pelihara bakalan cepat tumbuh besar. Anda bisa memetik daun tanaman tersebut sesuai dengan kebutuhan. Untuk pemakaian pribadi, Anda bisa memotong cukup pada bagian daunnya saja. Sisakan bagian batang tanaman bawah agar cepat tumbuh kembali. Sedangkan kalau Anda ingin menjualnya, maka Anda harus mencabut tanaman daun bawang tersebut beserta bagian akarnya.

Silahkan mencobanya di rumah!