Cara Menanam Cabai Merah dengan Mudah di Dalam Polybag

Cabai merah (Capsicum anunum L) merupakan sayuran buah yang sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan atau obat-obatan. Tumbuhan ini diketahui berasal dari Benua Amerika. Buah cabai merah yang sudah masak ditandai dari kulitnya yang berwarna hijau kemerah-merahan. Penanaman cabai merah ini paling baik dilakukan di dataran rendah sampai dataran tinggi dengan pH tanah sekitar 5,5-6,5. Peluang budidaya cabai merah di Indonesia masih terbuka lebar mengingat masyarakat kita memang sangat suka dengan cabai. Banyak pula kuliner khas Nusantara yang memakai bumbu dasar berupa cabai merah.

Jika mau nih, Anda pun dapat menanam cabai merah di dalam polybag loh. Silakan Anda bisa mengikuti panduan dasarnya di bawah ini ya!

Tahap Perlakuan Benih

Benih cabai merah perlu direndam ke dalam fungisida Previcur N untuk membunuh jamur yang mungkin melekat di permukaannya. Dosis yang dipakai ialah 1-2 cc per liter air. Proses perendaman ini dilakukan selama 1 jam. Alternatif lainnya adalah merendam benih cabai merah dengan air hangat bersuhu antara 45-50 derajat cesius selama semalam penuh. Keesokan harinya, benih-benih tersebut ditiriskan dan siap untuk disemai. Anda bisa mengambil benih cabai merah yang tenggelam di dasar air.

Tahap Pembuatan Media Semai

Media semai yang cocok dipakai untuk menumbuhkan benih cabai merah terbuat dari campuran tanah dan pupuk kandang yang sudah matang dengan perbandingan 1:1. Sebelum digunakan, kedua bahan ini perlu disterilisasi terlebih dahulu guna menekan pertumbuhan pantogen. Caranya yaitu bahan-bahan ini dikukus selama 6 jam kemudian diangin-anginkan. Setelah suhunya normal, masukkan media semai tadi ke dalam bak persemaian untuk digunakan menyemai benih cabai merah.

Tahap Penyemaian Benih

Penyemaian benih cabai dilakukan secara satu per satu di dalam bak persemaian yang telah berisi media semai secukupnya. Setelah benih cabai merah dimasukkan, kemudian taburkan media semai yang sudah diayak di atas benih-benih tadi untuk menutupinya. Setelah itu, bak persemaian ditutup menggunakan mulsa berupa daun pisang, plastik hitam, ataupun karung goni untuk menjaga tingkat kelembabannya. Benih cabai merah ini umumnya bakal tumbuh menjadi bibit setelah 5-7 hari kemudian sehingga mulsa pun wajib Anda buka supaya bibit cabai merah bisa melanjutkan pertumbuhannya.

Tahap Penanaman Bibit

Sebelum proses penanaman bibit cabai merah ini dimulai, media yang akan digunakan untuk menanam bibit cabai merah tersebut perlu disiram terlebih dulu supaya kondisinya menjadi jenuh. Idealnya adalah proses penanaman dilaksanakan setelah bibit terbut berusia sekitar 20-30 hari atau bibit mempunyai 4-5 helai daun. Penanaman yang paling baik dikerjakan pada saat sore hari sehingga bibit-bibit cabai merah ini mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya. Lakukan proses penanaman ini dengan benar serta hati-hati agar tidak merusak bibit cabai merah, terutama bagian akarnya.

Tahap Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman cabai merah mencakup penyiraman yang dilaksanakan secara rutin saat pagi dan sore hari. Pengecualian pada waktu cuaca sedang mendung, tanaman cabai merah ini tak perlu disiram lagi. Sesuaikan debit air yang digunakan dengan kondisi polybag serta tingkat kesuburan tanaman cabai merah. Di musim kemarau, penyiraman ini harus dilakukan setiap hari mengingat tanaman cabai merah membutuhkan air yang cukup banyak. Guna mempermudah Anda dalam menyirami tanaman, Anda bisa memasang saluran irigasi air modern menggunakan alat penyiram tanaman (sprinkler).

Tahap Pengendalian OPT

Pekerjaan pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) harus Anda laksanakan dengan metode yang tepat. Pekerjaan ini dikerjakan ketika ditemukan adanya tanda-tanda serangan dari hama ataupun penyakit yang menyerang tanaman cabai merah. Prosesnya bisa dengan memanfaatkan pestisida alami maupun pestisida kimia dengan cara disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang. Metode lainnya bisa juga dengan menerapkan teknik pengendalian OPT secara mekanis.

Tahap Pemupukan Susulan

Tanaman cabai merah yang dirawat di dalam polybag harus mendapatkan pupuk susulan untuk menjaga ketersediaan bahan organik yang terkandung di dalam media tanam. Pupuk susulan ini mesti diberikan pada waktu tanaman berusia 1 bulan memakai pupuk NPK dengan dosis 10 gram/liter air untuk setiap 5 tanaman. Pemberiannya dilaksanakan dengan menyiramkan pupuk ini ke tanaman setiap 10 hari sekali hingga tiba masa panen. Lakukan proses pemupukan susulan ini sesuai dengan jadwal pemupukan yang telah ditentukan sebelumnya.

Tahap Panen dan Pascapanen

Kebanyakan cabai merah yang dipelihara di polybag bisa menghasilkan buah yang layak panen pada usia sekitar 70-120 hari setelah tahap penanaman. Hal ini sangat dipengaruhi oleh varitas benih cabai merah yang dipilih serta ketinggian tempat budidaya. Selain dijual dalam kondisi segar, buah cabai merah yang sudah dipanen juga bisa dikeringkan terlebih dahulu. Penjemuran dilaksanakan secara berulang-ulang di bawah terik matahari langsung sampai diperoleh buah cabai merah dengan kadar air yang sesuai dengan permintaan pasar.