Cara Membuat Bonsai Kelapa dan Perawatannya agar Tetap Kerdil

Siapa di sini yang merupakan penggemar tanaman bonsai? Bonsai memang mempunyai keindahan satu tingkat lebih tinggi daripada tanaman hias biasa. Bukan cuma hiasan, bonsai juga merupakan seni yang hidup. Dibutuhkan usaha, ketekunan, dan keterampilan yang tinggi untuk membuat bonsai dan merawat agar tetap kelihatan menarik. Saat ini sendiri berbagai macam tanaman bisa dijadikan bonsai. Termasuk pohon kelapa yang biasa tumbuh menjulang tinggi pun dapat kita buat menjadi bonsai yang menarik.

Tentunya kita membutuhkan teknik khusus untuk bisa membuat bonsai dari tanaman kelapa. Khususnya adalah trik untuk membuat tanaman kelapa tersebut tetap berukuran kerdil. Ya, faktor kerdil ini menjadi salah satu syarat utama bagi suatu tanaman agar bisa disebut sebagai bonsai. Namun sayangnya pohon kelapa mempunyai postur yang tinggi menjulang ke atas. Di habitat alaminya saja, tinggi tanaman kelapa ini bisa mencapai lebih dari 20 meter. Inilah yang menjadi masalah utama yang harus kita tangani.

Untungnya kini sudah ditemukan metode untuk mengerdilkan pohon kelapa. Jadi tanaman kelapa tadi bakalan terus dijaga supaya posturnya tetap kerdil, baik bagian batang maupun daunnya. Kabar baiknya adalah trik untuk mengerdilkan tanaman kelapa ini ternyata gampang sekali dilakukan loh. Anda hanya perlu membuang lapisan serabut yang membungkus batangnya saja. Bagian serabut yang ada di batang pohon kelapa ini harus dihilangkan sampai bersih. Nantinya pohon kelapa akan tumbuh kecil sendiri.

Guna mempermudah Anda membuat bonsai yang kerdil dari pohon kelapa, kami sengaja memberikan panduan khusus secara lengkap. Silakan Anda dapat mengikuti panduan di bawah ini dengan baik!

Alat dan Bahan :

  • Buah kelapa
  • Tanah
  • Sekam bakar
  • Pupuk kandang
  • Pot
  • Cutter
  • Cetok
  • Ember
  • Fungisida

Langkah-langkah :

  1. Anda bisa memulainya dengan menanam buah kelapa terlebih dulu. Jadi di sini kita memerlukan buah kelapa yang sudah tua untuk ditanam. Anda dapat mengupas lapisan serabutnya sampai bersih. Lalu letakkan buah kelapa ini di tempat yang kering tetapi udaranya lembap. Contohnya Anda bisa menggantungkannya di salah satu sudut kamar mandi. Nantinya buah kelapa ini akan menumbuhkan tunas daun sedikit demi sedikit.
  2. Anda bisa menyiapkan media tanam untuk menanam buah kelapa yang sudah mempunyai daun dan akar yang cukup rimbun. Media tanam ini bisa dibuat dari campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1. Anda bisa menambahkan pasir secukupnya untuk meningkatkan porositas media tanam. Aduklah semua bahan ini dengan cermat sampai seluruh bahan-bahannya tercampur rata.
  3. Setelah buah kelapa yang disemai sudah tumbuh dengan baik serta memiliki daun dan akar yang cukup rimbun, Anda bisa menanamnya di pot. Untuk awalnya sih sebaiknya seluruh bagian buah kelapa tersebut dipendam di dalam tanah. Barulah setelah bonsainya sudah kelihatan jadi, Anda bisa membongkar dan menanamnya ulang. Jadi silakan Anda masukkan benih kelapa yang telah tumbuh tadi ke pot, lalu timbun dengan media tanam.
  4. Rawatlah bibit kelapa tersebut seperti biasanya. Anda hanya perlu menyiraminya setiap 2-3 hari sekali saja agar kondisi media tanamnya tak terlalu basah. Setelah bibit tadi sudah menunjukkan tanda-tanda hidup dengan baik, barulah kemudian Anda bisa memulai membuang serabut yang membungkus batang pohonnya. Serabut ini biasanya terdapat di bagian pangkal batang. Anda hanya perlu mengupasnya memakai cutter sampai bersih.
  5. Setelah batang tanaman kelapa tadi sudah tidak dibungkus oleh serabut lagi, kami jamin deh daun yang akan tumbuh selanjutnya pasti akan berukuran jauh lebih kecil daripada daun-daun sebelumnya. Tentunya kondisi ini juga akan diikuti oleh pertumbuhan batang yang juga bakalan mengerdil. Pertumbuhan tanaman pun menjadi lebih lambat dari sebelumnya. Kini Anda hanya tinggal meneruskan saja memoles tanaman kelapa ini agar tampil menjadi bonsai yang unik.