3 Cara Mudah Memperbanyak Tanaman Porang dari Biji dan Umbinya

Budidaya porang kini banyak dilakukan oleh para petani di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Tanaman ini sering disebut pula iles-iles (Amorphophallus muelleri BI.). Budidaya tanaman porang bertujuan untuk mendapatkan umbinya. Umbi porang ini dapat dimakan. Di industri, umbi porang biasa digunakan sebagai bahan baku untuk membuat tepung konjac. Selanjutnya tepung ini dipakai untuk membut jelly, lem, kulit kapsul, mie, tahu, perekat kertas, dan lain-lain.

Umbi porang selalu berada di bawah permukaan tanah. Umbi ini tunggal, tidak membentuk anakan, dan mengandung sari pati yang komposisinya didominasi oleh mannan. Umbi porang memiliki warna kuning cerah. Harga umbi porang basah saat ini sekitar Rp 1.000/kg. Sedangkan harga potongan-potongan umbi porang yang telah dikeringkan berkisar antara Rp 10.000/kg. Tanaman porang merupakan terna tahunan yang mempunyai penampilan tahap vegetatif dan generatif yang bergantian dan berbeda.

Jika Anda mau menanam tanaman porang, Anda dapat memperbanyak tanaman ini dari biji, umbi batang, dan umbi tetas.

Perbanyakan Porang dari Biji

Tanaman porang membutuhkan waktu setidaknya 4 tahun untuk dapat menghasilkan bunga. Kemudian bunga ini lama-kelamaan akan berkembang menjadi buah. Nah, di dalam buah porang inilah terdapat biji yang bisa tumbuh menjadi tanaman porang. Secara prinsip, Anda perlu menyemai biji porang ini terlebih dahulu hingga berkembang menjadi kecambah. Setelah itu, rawatlah kecambah porang ini di polybag dengan baik sampai tumbuh menjadi bibit porang yang siap ditanam di lahan budidaya.

Perbanyakan Porang dari Umbi Batang

Umbi batang yaitu umbi yang berada di bawah permukaan tanah. Dari sinilah batang porang atau tangkai daun tanaman porang akan tumbuh. Setiap tanaman porang mampu menghasilkan sejumlah umbi batang sekaligus. Kita bisa memanfaatkan umbi yang ukurannya kecil untuk ditanam di tempat lain sebagai bibit. Umbi diambil dari tanaman porang yang sudah berumur setahun, pertumbuhannya subur, dan kondisinya sehat. Tanah di bawah tanaman porang dibongkar dengan hati-hati, lalu ambil umbi porang. Bersihkan umbi ini dari akar dan tanah yang masih menempel. Kemudian Anda bisa menanamnya.

Perbanyakan Porang dari Umbi Tetas

Umbi tetas disebut pula umbi katak atau bupil. Umbi tetas ini dihasilkan oleh tanaman porang yang sudah tua sebagai cadangan makanan tambahan. Letaknya di setiap pertemuan antar batang dan cabang. Ambil bupil yang sudah cukup tua dan kondisinya sehat. Biasanya setiap tanaman mampu menghasilkan bupil hingga mencapai 15 umbi. Kumpulkan bupil ini di dalam wadah yang kering, kemudian lakukan penyortiran untuk memilih bupil yang layak tanam. Pembahasan mengenai teknik penanamannya akan kami jelaskan pada artikel selanjutnya.