Cara Pembibitan Biji Semangka dengan Baik agar Tumbuh Semua

Di bawah ini merupakan panduan lengkap untuk membibitkan biji semangka supaya bisa tumbuh semua dan berkembang dengan baik. Silakan Anda bisa mencoba mengikutinya ya!

Pemilihan Benih

Sebaiknya pilihlah jenis benih semangka yaitu hibrida import, khususnya jenis triploid (non biji) yang memiliki kulit biji yang sangat keras ataupun jenis haploid (berbiji). Setelah benih dipilih, kemudian perlu dilakukan penyayatan atau perenggangan sedikit biji tersebut agar lebih mudah berkembang menjadi kecambah. Anda bisa mendapatkan alat bantu yang berbentuk seperti gunting kuku ini di www.tokotanaman.com ya. Jenis benih haploid biasanya lebih mudah disemai dan berkecambah.

Penyemaian Benih

Proses penyemaian benih semangka dapat dilaksanakan melalui tahap-tahap sebagai berikut :

  1. Benih semangka direnggangkan terlebih dahulu memakai alat bantu untuk membuat proses pertumbuhannya lebih mudah.
  2. Benih semangka direndam di dalam suatu satuan obat yang terbuat dari bahan-bahan yaitu 1 liter air hangat bersuhu 20-25 oC, 1 sendok teh hormon, 1 sendok peres fungisida, dan ½ sendok teh peres bakterisida.
  3. Setelah direndam di dalam cairan obat selama 10-30 menit, benih semangka tersebut lantas diangkat dan ditiriskan sampai airnya tidak mengalir lagi. Selanjutnya benih pun siap untuk dikecambahkan.

Pemeliharaan Pembibitan

Letakkan kantung-kantung persemaian secara berderet agar terkena pancaran sinar matahari secara penuh, sejak matahari terbit sampai tenggelam. Namun deretan kantung tersebut mesti diberikan pelindung dari plastik transparan yang membentuk seperti rumah kaca mini. Salah satu bagian ujung rumah ini dibiarkan terbuka dengan bagian pinggiran yang juga tetap terbuka. Pemupukan dengan pupuk yang bisa memacu pertumbuhan daun dilakukan setiap 3 hari. Setelah benih berusia 14 hari, maka benih-benih tersebut pun siap dipindahkan ke lapangan untuk ditanam.

Pemindahan Bibit

Setelah benih semangka tumbuh menjadi kecambah, langkah berikutnya adalah menyemai bibit menggunakan kantung plastik atau polybag yang berukuran 12 x (0,2-0,3) mm. Setiap polybag ini cukup ditanami dengan satu benih semangka. Ada baiknya bagian sudut polybag dipotong sedikit untuk mengurangi sisa air. Setelah itu, Anda bisa mengisi polybag tadi dengan campuran tanah dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1. Kemudian setelah bibit semangka berumur 12-14 hari dan mempunyai daun 2-3 helai, maka Anda dapat memindahkannya ke areal pertanaman.

Pembuatan Lubang Tanam

Hendaknya sembari menunggu bibit semangka tumbuh cukup besar, Anda dapat membuat lubang tanam di lahan dengan kedalaman 8-10 cm. Idealnya persiapan pelubangan lahan ini dilaksanakan paling tidak 1 minggu sebelum pemindahan bibit dilakukan. Anda bisa membuat lubang tanam yang berjarak 20-30 cm dari tepi bedengan, serta jarak antar-lubang berkisar 80-100 cm tergantung tebal tipisnya bedengan. Khusus untuk lahan yang akan ditutupi mulsa plastik, Anda perlu melubanginya terlebih dahulu sesuai kondisi tanah bedengan.

Penanaman Bibit

Setelah proses persiapan telah selesai dilakukan, kemudian Anda perlu menyirami areal penanaman sampai membentuk genangan air setinggi ¾ dari tinggi bedengan dan dibiarkan hingga air meresap ke dalam tanah hingga habis. Sementara itu, sebelum bibit semangka dipindahkan, Anda perlu merendamnya supaya lebih mudah dalam melepaskan bibit dari dalam polybag. Dianjurkan untuk melakukan langkah imunisasi dengan merendam bibit di dalam campuran obat-obatan selama 5-10 menit.

Di bawah ini merupakan langkah-langkah penanaman bibit semangka yang tepat, yaitu :

  1. Silakan ambil polybag berisi bibit semangka dengan hati-hati agar tidak merusak akarnya
  2. Tanamlah bibit tersebut beserta tanah bawaan dengan memasukkannya ke dalam lubang yang telah disiapkan
  3. Tutuplah celah-celah lubang di sekitar bibit semangka memakai tanah di sekitarnya
  4. Diperlukan penyiraman dengan air secukupnya agar media bibit menyatu dengan tanah di sekelilingnya.
  5. Sisa lubang tanam yang tidak terisi atau ditanami bibit semangka wajib ditutup kembali dengan tanah