Cara Mudah Menanam Jambu Nasi, Buahnya Putih & Kecil-kecil Nih

Ternyata ada banyak sekali ragam dari tanaman jambu air loh. Salah satunya yang paling unik dan jarang orang mengetahuinya yaitu jambu nasi. Apa itu jambu nasi? Jambu nasi merupakan jenis jambu air yang mempunyai buah berwarna putih dan ukurannya kecil-kecil. Menariknya dari buah jambu nasi ini adalah tumbuhnya bergerombol. Dalam satu tangkai buah jambu nasi biasanya terdapat banyak sekali buahnya loh. Tentunya hal ini mampu menciptakan pemandangan yang luar biasa unik dan tidak biasa.

Hingga kini kami menemukan kalau buah jambu nasi mempunyai ukuran yang paling kecil daripada buah jambu air yang lainnya. Bahkan dibandingkan dengan buah jambu kancing pun ukuran buah jambu nasi ini masih lebih kecil. Dengan ukurannya yang kecil tersebut, wajar saja jika kemudian tanaman jambu ini sering dijadikan sebagai bonsai. Harga bonsai jambu nasi umumnya terbilang tinggi, terutama bila sudah memiliki buah. Selain karena keindahannya, faktor kelangkaan juga turut mendorong harga tersebut.

Padahal menanam jambu air nasi itu sebenarnya tak terlalu sulit loh kalau Anda mau. Prosesnya kurang lebih masih sama seperti menanam jambu air yang lain. Silakan Anda bisa mengikuti panduan di bawah ini ya supaya lebih mudah melakukannya!

Sediakan Bibitnya Terlebih Dahulu

Mula-mula Anda dapat menyediakan bibit jambu nasi terlebih dahulu. Jika ada kenalan Anda yang sudah mempunyai pohon jambu nasi sendiri, Anda bisa mencoba meminta izin untuk memperbanyak tanaman tersebut. Tentu cangkok menjadi metode yang paling tepat digunakan di sini. Proses mencangkok jambu nasi ini masih sama seperti tanaman berkayu keras lainnya kok. Kami akan menjelaskan detailnya secara khusus ya. Namun untuk praktisnya, Anda bisa membeli bibit jambu nasi di www.tokotanaman.com ya.

Tanam di Polybag Sementara Waktu

Bibit tanaman jambu nasi yang masih berukuran kecil sebaiknya tidak langsung ditanam di kebun. Sebab bibit tersebut masih cukup lemah dan belum mempunyai daya adaptasi yang bagus. Jadi kami sarankan untuk menanamnya terlebih dahulu di polybag untuk sementara waktu sampai kondisinya sudah cukup stabil. Anda bisa menggunakan media tanam berupa campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang ya. Tanamlah bibit jambu nasi tadi dengan hati-hati supaya tidak merusak bagian perakarannya.

Perawatan Tanaman dengan Tepat

Selama ditanam di polybag, tanaman jambu nasi membutuhkan teknik perawatan secara khusus. Hal ini dimaksudkan agar tanaman mampu tumbuh dengan baik dan cepat besar. Kontrol penyiraman menjadi pekerjaan yang mesti benar-benar diperhatikan di sini. Sebisa mungkin kondisi media tanam tidak boleh terlalu basah karena bisa menyebabkan akarnya membusuk. Frekuensi penyiraman tanaman bisa Anda lakukan setiap 2-3 hari sekali tergantung kondisi cuaca. Media tanam juga jangan terlalu kering ya.

Memindahkan ke Tempat yang Luas

Setelah kurun waktu 1 bulan berlalu, tinggi tanaman sudah mencapai lebih dari 50 cm, dan daunnya pun cukup rimbun, silakan Anda bisa memindahkan bibit tanaman jambu nasi tadi ke tempat yang lebih luas. Tujuannya semata-mata agar tanaman dapat memperoleh nutrisi yang lebih banyak dan sinar matahari yang lebih optimal sehingga pertumbuhannya pun bakal semakin subur. Waktu pemindahan hendaknya dilakukan pada sore hari. Keluarkan tanaman dari polybag, lalu segera ditanamkan ke lubang tanam.

Lanjutkan Merawatnya dengan Baik

Bagusnya sih menanam bibit tanaman dilakukan pada musim hujan sehingga kita tak perlu repot dalam merawatnya. Terutama mengenai ketersediaan air yang sudah dicukupi oleh air hujan. Cahaya matahari juga biasanya tidak terlalu terik pada musim hujan ini. Namun kalau terpaksa menanamnya pada musim kemarau, Anda harus menyiraminya 2 kali sehari ya. Anda juga perlu memberikan pupuk kandang ke tanaman ini minimal sebulan sekali agar pertumbuhan tanaman semakin subur dan cepat membesar.