Cara Merawat Pohon Nanas dan Tips Merangsang Munculnya Bunga

Yang pertama perlu dilaksanakan untuk menanam nanas dengan baik tentunya adalah mempersiapkan dahulu lahan yang akan ditanami nanas. Anda dapat membersihkannya dari batu-batu, alang-alang, dan tanggul tanaman agar tidak mengganggu sistem perakaran tanaman maupun menghambat penyerapan zat hara. Bersihkan pula lahan dari sampah, daun dan ranting bekas pangkasan, atau kotoran yang bisa menjadi media penularan hama maupun penyakit. Pekerjaan ini harus dilaksanakan dengan serius agar lahan siap ditanami bibit nanas.

Adapun pola tanam yang biasa digunakan dalam pertanaman nanas yaitu satu baris, dua baris, atau tiga baris tanaman per bedengan. Dari ketiga jenis pola tanam tersebut, petani lebih banyak menggunakan pola dua baris tanaman per bedengan. Bedengan ini dibuat dengan ukuran lebar 1,2 m, panjang sesuai kondisi lahan, dan jarak antar-bedengan 50-60 cm. Bila memakai jarak tanam 2 baris, maka jarak tanam dalam baris 35-50 cm, serta jarak antar baris terdekat sama dengan jarak dalam baris.

Penanaman bibit nanas biasanya masih dilaksanakan secara manual menggunakan alat bantu sederhana seperti cangkul dan garpu taman. Adapun cara menanamnya ialah bibit nanas ditanam di lubang tanam sedalam 5-10 cm tergantung ukuran kelas bibit. Pastikan seperempat bagian bibit ini tertanam di tanah. Setiap lubang tanam cukup ditanami satu bibit saja. Sebaiknya daun-daun tua pada bibit ini dihilangkan dahulu supaya akar yang terdapat pada buku lebih cepat tumbuh. Lalu padatkan tanah di sekitar pangkal batang agar tanaman tidak mudah roboh. Lantas Anda bisa menyiraminya sampai cukup basah.

Pemeliharaan Tanaman

Adapun macam-macam pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam memelihara tanaman nanas adalah sebagai berikut :

Pengairan

Faktanya ialah tanaman nanas termasuk tahan terhadap kekeringan. Jadi pengairannya hanya dilakukan apabila curah hujan tidak mencukupi kebutuhan tanaman saja. Bantuan pengairan ini sangat dibutuhkan sampai tanaman berumur 1-2 bulan. Lalu pada umur 3 bulan lebih, tanaman telah menutupi permukaan tanah sehingga perlu digalakkan konservasi air tanah lewat pengendalian gulma, penggunaan populasi tanaman yang optimum, pengaturan waktu tanam, dan pemilihan bibit yang bisa mengurangi evaporasi.

Penggemburan

Perlu diketahui, tanaman nanas mempunyai perakaran yang pendek, dangkal, dan tumbuh di dekat area permukaan tanah. Tanaman ini membutuhkan udara yang cukup untuk mendukung pertumbuhannya. Penggemburan tanah mesti dilakukan beberapa kali agar bisa tercapai tujuan tersebut. Adapun caranya, Anda dapat mencangkul tanah atau melakukan pembajakan, baik secara manual maupun menggunakan alat modern. Kerjakan pula upaya penyiangan gulma dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman.

Pemupukan

Dosis pemberian pupuk perlu disesuaikan dengan kebutuhan tanaman nanas dan juga tingkat kesuburan lahan. Terdapat dua jenis pemberian pupuk pada budidaya tanaman nanas yaitu pupuk dasar dan pupuk susulan.

  • Pupuk Dasar : Pupuk dasar yang digunakan berupa pupuk kandang dengan dosis 10-15 ton/ha yang diberikan dengan metode dilarik atau dibenamkan ke dalam tanah saat penanaman.
  • Pupuk Susulan : Pemberian pupuk susulan dilakukan sebayak 2 kali. Pemupukan pertama dapat diberikan pada 3 bulan setelah tanam dengan dosis 300 kg Urea, 100 kg TSP, dan 150 kg KCl masing-masing per hektar. Sedangkan pemupukan kedua diberikan pada 10-14 bulan kemudian yakni menjelang waktu pemacuan pembungaan (forcing) dengan dosis 150 kg Urea, 0-50 kg TSP, dan 100-200 kg KCl masing-masing per hektar. Pupuk ini diberikan dengan cara dilarik sedalam 5-10 cm di sekeliling tanaman, lalu ditutup kembali menggunakan tanah.

Penjarangan Anakan

Pekerjaan lain yang perlu dilaksanakan dengan baik untuk mengoptimalkan hasil dari budidaya tanaman nanas adalah penjarangan anakan. Pekerjaan penjarangan anakan ini sebaiknya dilakukan secara teratur supaya Anda berhasil mendapatkan buah nanas yang berukuran besar dan mutunya bagus. Hal ini dapat terjadi lantaran tingkat persaingan antar-tanaman yang berkurang. Caranya melalui pengaturan jumlah anakan tanaman yaitu maksimal 2 anakan dalam setiap rumpun nanas.

Perangsangan Pembungaan

Pekerjaan perangsangan pembungaan bertujuan supaya tanaman nanas bisa berbunga secara serempak dan dipanen sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Di sini Anda bisa memanfaatkan gas ethylene, cacarbida, atau ethrel. Bahan-bahan ini dapat diaplikasikan ke tanaman nanas setelah berumur 10 bulan atau memiliki daun minimum sebanyak 20-30 helai. Pekerjaan perangsangan pembungaan ini sebaiknya dilaksanakan pada pagi atau sore hari di kala sinar matahari tidak terlalu terik. Biasanya tanaman nanas pun akan berbunga dalam kurun waktu 1,5-2 bulan setelah perlakuan.

Adapun tata cara penggunaan gas ethylene, cacarbida, atau ethrel untuk merangsang pembungaan pada tanaman nanas adalah sebagai berikut :

  • Gas ethylene : Campurkanlah 2 kg gas ethylene dan 25 kg absorben/kaolin dengan 8000 liter air. Kemudian larutan ini dapat disemprotkan ke tanaman nanas secara merata.
  • Cacarbida (CaC2) : Masukkan 1 g cacarbida ke dalam pucuk tanaman nanas yang telah berumur 10 bulan. Lalu sirami bagian pucuk tersebut dengan air sebanyak 250 ml.
  • Ethrel : Larutkan 20 g ke dalam 1 liter air. Lantas tambahkan 0,6-0,8 ml ethrel dan diaduk sampai merata. Siramilah setiap titik tumbuh tanaman nanas dengan 25 ml larutan ini.