Cara Tepat Merawat Bunga Anggrek agar Lebih Cepat Berbunga

Anggrek dikenal sebagai salah satu bunga yang memiliki keindahan serta daya tarik luar biasa. Maraknya adalah begitu canggihnya teknik persilangan tanaman anggrek yang diberlakukan saat ini dapat semakin memperbanyak ragam bunga anggrek di seluruh dunia. Tentu saja semua anggrek tersebut mempunyai bunga yang benar-benar memesona. Memang tidak sedikit orang yang menanam anggrek di rumahnya karena terpikat oleh keelokan bunga tanaman ini. Namun sayangnya tidak semua pencinta anggrek tahu bagaimana cara yang benar dalam merawat tanaman anggrek ini.

Merawat tanaman anggrek memang membutuhkan cara tersendiri yang berbeda dari tanaman lainnya. Sebab anggrek merupakan tanaman yang mempunyai habitat yang unik. Mayoritas dari spesies anggrek hidup dengan menumpang di atas pohon yang tinggi. Tujuannya apa? Tak lain untuk mendapatkan sinar matahari secara maksimal. Tetapi tidak seperti benalu yang menggerogoti tanaman inangnya, anggrek ini cuma menumpang hidup saja. Oleh sebab itu, Anda memerlukan trik sendiri dalam merawat anggrek. Kesalahan akan menyebabkan tanaman menjadi sulit berbunga atau bahkan mati.

Supaya tidak keliru lagi, pelajari tips merawat bunga anggrek yuk! Tentunya kami juga akan memberikan kiat-kiat khusus bagaimana caranya agar tanaman anggrek tersebut cepat besar dan akhirnya berbunga dengan rajin sekali.

Pastikan Anggrek Bisa Mendapatkan Sinar Matahari

Faktanya adalah anggrek merupakan tanaman yang sangat menyukai sinar matahari, terutama di waktu pagi. Jadi ussahakan tanaman ini diletakkan di tempat yang terbuka dan bisa mendapatkan sinar mentari secara penuh. Anda bisa menaruhnya di bagian rumah yang mampu menerima pancaran cahaya mentari  yang banyak. Namun sinar matahari yang terlalu kuat juga kurang bagus bagi tanaman anggrek ini sebab justru akan membakar bagian daunnya sehingga menguning. Jadi pilih posisi penempatan anggrek yang tepat, di mana hanya sinar matahari pagi saja yang dapat menyinari tanaman ini.

Jagalah Media Tanam Anggrek Supaya Tetap Lembab

Sebagai tumbuhan yang berasal dari wilayah tropis, habitat anggrek terletak di daerah yang mempunyai tingkat kelembaban tinggi. Namun lingkungan yang terlalu basah malah akan menyebabkan tanaman ini membusuk. Jadi Anda harus menjaga supaya media tanam anggrek tetap berada di ambang kelembaban yang normal. Caranya yaitu siramilah tanaman anggek secara rutin pada pagi dan sore hari. Pastikan air hanya menyiram akar tanaman, bukan daun ataupun bunga anggrek. Mengapa? Sebab bagian daun dan  bunga tanaman anggrek ini mudah rusak apabila terkena air yang terlalu banyak.

Tanamlah Tanaman Anggrek di Pot yang Paling Tepat

Penanaman tumbuhan anggrek paling bagus dilakukan memakai pot supaya sistem perakarannya cepat berkembang. Gunakanlah pot yang berukuran kecil terlebih dulu. Lalu ganti dengan pot yang ukurannya menyesuaikan seiring dengan pertumbuhan tanaman anggrek. Pot yang telah dipenuhi akar, tunas baru, atau berlumut sebaiknya diganti dengan pot baru yang ukurannya lebih besar. Disarankan memakai pot tanah untuk menanam bunga anggrek supaya kelembaban media tanam tetap terjaga. Sebaiknya sih pot ini digantungkan di ketinggian ketimbang menaruhnya di atas lantai/tanah.

Kenalilah Jenis Anggrek yang Ditanam dengan Baik

Masing-masing jenis anggrek mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Ada tumbuhan anggrek yang cocok dipelihara di dataran rendah, tetapi banyak pula jenis anggrek yang lebih bagus hasilnya jika Anda tanam di dataran tinggi. Kenalilah tanaman anggrek yang Anda miliki supaya Anda sanggup memberikan perawatan yang tepat untukknya. Meski sama-sama merupakan tanaman anggrek, tetapi tidak menutup kemungkinan perawatannya berbeda loh. Misalnya nih, ada beberapa jenis tanaman anggrek yang bisa ditanam langsung di tanah. Namun ada pula jenis anggrek yang harus ditanam di serabut kelapa.