Cara Merawat Alocasia Dragon Silver agar Daunnya Subur & Rimbun

Siapa sangka nih kalau ternyata jauh di pedalaman hutan belantara di Indonesia tersembunyi berbagai tanaman yang sangat memesona. Salah satunya ialah tanaman alocasia dragon silver, di mana tanaman ini ternyata dapat ditemukan dengan mudah di hutan-hutan Pulau Sulawesi. Tanaman ini mempunyai paras daun yang indah sekali. Maka harganya pun langsung melejit menjadi mahal, terutama setelah ada di Pulau Jawa. Faktanya kini banyak sekali pencinta tanaman yang menginginkannya.

Tetapi sayangnya tanaman alocasia bukanlah tumbuhan yang kuat. Tanaman ini terbilang cukup rapuh alias ringkih sehingga diperlukan kehati-hatian dalam perawatannya. Masalah yang paling sering dialami yaitu tanaman tidak bisa rimbun daunnya. Daun alocasia dragon silver yang tidak terawat dengan tepat biasanya akan cepat menguning. Hal ini mengakibatkan ketika ada daun baru yang muncul, pada waktu yang sama juga ada daun lama yang gugur. Akibatnya tanaman pun tidak bisa rimbun.

Oleh karena itulah, kali ini kami akan mencoba berbagi tips perawatan tanaman alocasia dragon silver yang benar supaya bisa tumbuh subur serta memiliki daun yang rimbun!

Jangan Terkena Sinar Matahari Langsung

Ketika Anda merawat suatu tanaman, hendaknya Anda mencari tahu di mana habitat alami tanaman tersebut. Sebab informasi mengenai lokasi natural tumbuhnya tanaman ini bisa kita jadikan acuan dalam merawatnya nanti. Contohnya seperti tanaman alocasia dragon silver ini yang secara alami tumbuhnya di dalam hutan belantara. Artinya adalah tanaman alocasia dragon silver tidak suka dengan pancaran sinar matahari secara langsung. Anda harus mencamkannya baik-baik.

Kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh penghobi tanaman yakni meletakkan tanaman alocasia dragon silver di tempat terbuka agar terkena cahaya matahari yang banyak dengan harapan supaya tanaman ini bisa tumbuh subur. Padahal justru sebaliknya loh. Tanaman alocasia malah akan gampang layu dan daunnya mudah gugur kalau banyak terkena cahaya matahari secara langsung. Jadi mulai dari sekarang juga Anda harus segera memindahkan tanaman ini ke tempat yang teduh.

Kontrol Pola Penyiramannya dengan Baik

Kami ingatkan sekali lagi ya, habitat alami tanaman alocasia dragon silver berada di dalam pedalaman hutan hujan tropis. Yang artinya kita juga dapat mengambil kesimpulan kalau tanaman ini menyukai lingkungan yang cukup lembap sebagai tempat hidupnya. Untuk mewujudkan kondisi lingkungan yang ideal bagi tanaman alocasia dragon silver, maka kita bisa mengontrol penyiraman dari tanaman ini. Siramilah tanaman hanya saat kondisi bagian atas media tanamnya sudah terlihat agak kering.

Rekomendasi kami adalah Anda bisa menyirami tanaman ini setiap 3-5 hari tergantung dari ukuran tanaman alocasia dragon silver tersebut. Jangan menyirami terlalu sering karena media tanam yang basah justru akan menyebabkan bonggolnya membusuk. Saat menyirami tanaman, sebisa mungkin Anda mesti langsung menyirami media tanamnya. Usahakan airnya jangan sampai mengenai bagian daun tanaman ini supaya akhirnya tidak membusuk dan akhirnya malah mudah rontok.

Rutin Memberikan Pupuk Penyubur Daun

Tentunya tanaman yang memiliki daun indah seperti alocasia dragon silver ini membutuhkan pupuk yang lebih banyak dibandingkan tanaman buah ataupun tanaman yang berbunga. Mengapa? Karena tanaman tersebut membutuhkan tenaga yang ekstra untuk mempertahankan keberadaan daun-daun supaya lebih rimbun. Pemberian pupuk yang tepat juga akan membuat warna daunnya lebih cerah dan sehat. Pupuk kandang dan kompos bisa Anda gunakan sebagai pupuk dasarnya.

Kemudian untuk pupuk pendukungnya Anda bisa memanfaatkan pupuk NPK. Jenis pupuk ini sangat baik digunakan untuk menyuburkan daun tanaman. Namun Anda harus menggunakannya sesuai dengan aturan pakai pada kemasan pupuk tersebut ya. Untuk awalnya Anda mungkin hanya membutuhkan 2-3 butir pupuk NPK/pot, di mana dosis ini bisa dinaikkan seiring dengan pertumbuhan tanaman. Hati-hati saat memakai pupuk NPK karena pupuk kimia ini bersifat sangat keras ya.