Cara Mengendalikan Hama Kutu Perisai di Pohon Tin, Dijamin Ampuh!

Budidaya pohon tin mulai banyak dilakukan oleh petani lokal seiring dengan meningkatnya permintaan pasar akan buah surga ini. Walaupun tin merupakan tanaman yang berasal dari luar negeri, tapi faktanya tanaman ini mampu tumbuh dengan maksimal di tanah Indonesia loh. Dengan proses penanaman yang cukup mudah serta harga jual yang tinggi, wajar saja bila kemudian para petani berlomba-lomba untuk menanam tin. Namun Anda harus waspada terhadap hama yang dapat menyerang tanaman ini ya.

Sebenarnya ada cukup banyak hama yang biasa menyerang pohon tin. Tetapi kali ini kami berfokus pada hama berupa kutu perisai. Seperti namanya, kutu perisai ini mempunyai perisai yang kuat dan kokoh di bagian punggungnya. Fungsinya untuk melindungi tubuh kutu tersebut dari gangguan luar. Biasanya kutu perisai ini senang menempel di bagian batang dan cabang tanaman. Apa tujuannya? Bukan lain untuk menyerap cairan yang ada di bagian batang tanaman tin tersebut.

Tentunya serangan hama kutu perisai ini berbahaya sekali bagi tanaman tin. Pertumbuhan tanaman menjadi terganggu akibat serangan tersebut. Tanaman seperti diam saja, kurus, dan tidak menunjukkan pertumbuhan apa pun. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, tanaman tin tersebut bakalan mati karena cairannya terus-menerus disedot habis dan tak bisa tumbuh. Perlu Anda ketahui, serangan kutu ini tidak hanya menjangkiti pohon tin yang ditanam di kebun saja, tapi juga tanaman yang ada di pot.

Pada umumnya cukup mudah untuk bisa mendeteksi serangan hama kutu perisai pada tanaman tin karena wujudnya masih kasat mata walaupun ukurannya lumayan kecil. Kutu ini berbentuk seperti pentol jarum, cukup keras, berwarna hitam kecokelatan, dan menempel sangat kuat di batang tanaman. Awalnya populasi kutu perisai di tanaman cukup sedikit. Namun dalam waktu yang tak begitu lama, jumlahnya akan meningkat pesat cukup cepat. Anda harus segera mengambil tindakan yang nyata.

Untungnya ada banyak solusi yang bisa diambil untuk mengatasi serangan hama kutu perisai pada tanaman tin. Silakan Anda dapat menggunakan metode di bawah ini untuk mengatasinya!

Jeruk Lemon & Garam

Khususnya bagi Anda yang lebih suka metode alamiah untuk mengatasi serangan hama pada tanaman, maka kami merekomendasikan campuran jeruk nipis dan garam. Anda juga bisa memanfaatkan lemon untuk keperluan ini. Gunakan 1 buah lemon atau 2-3 jeruk nipis yang dicampur dengan 3 sendok makan garam. Campurkan bahan-bahan ini, lalu tambahkan 1 liter air bersih dan aduklah agar tercampur rata. Barulah kemudian Anda bisa memakainya untuk membasmi kutu perisai yang terdapat di pohon tin. Niscaya kutu tersebut pun akan mati sedikit demi sedikit. Lakukan secara teratur.

Cairan Sabun Detergen

Anda juga dapat memanfaatkan sabun atau detergen untuk membunuh kutu perisai yang menyerang tin loh. Dengan sifat keras yang dimilikinya, sabun atau detergen ini sanggup mematikan serangga secara ampuh tanpa merusak tanaman. Cara membuat cairannya sendiri mudah sekali kok. Campurkan 1 liter air bersih dengan 2-3 sendok makan sabun/detergen. Aduklah sampai tercampur rata, lalu masukkan ke dalam botol spray. Semprotkan cairan sabun ini tepat ke arah kawanan kutu perisai yang merusak pohon tin Anda. Biarkan selama 2-3 jam. Lalu siramilah sekujur tanaman dengan air bersih.

Insektisida yang Sesuai

Bahan yang paling tepat dipakai untuk membasmi serangan hama tipe serangga tentunya adalah cairan insektisida. Cairan ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko tanaman terdekat atau secara online di www.tokotanaman.com dengan harga yang terjangkau. Kami lebih merekomendasikan insektisida tipe sistemik untuk digunakan membasmi kutu perisai mengingat serangga ini hanya melekat di bagian permukaan batang tanaman saja. Silakan Anda bisa menyemprotkan fungisida tersebut di pagi hari agar hasilnya lebih optimal. Semprotkan ke semua tanaman tin di kebun secara merata ya.