Cara Mendongkel Anakan Pohon Pisang untuk Memisahkan dari Induk

Pohon pisang berkembang biak secara generatif melalui anakannya. Anakan pohon pisang ini tumbuh di samping tanaman utama dan menyatu di dalam sebuah bonggol yang besar. Jadi bisa kita simpulkan jika pohon pisang akan membagi setiap nutrisi yang diterimanya ke semua tanaman yang tergabung dalam satu kesatuan bonggol. Agar buah pisang mampu tumbuh secara optimal, Anda perlu membatasi jumlah anakan di setiap pohon. Nantinya anakan tersebut bisa Anda tanam di tempat yang lain.

Biasanya sih pemisahan anakan pisang dari tanaman induknya dilakukan dengan mendongkel. Proses ini dilaksanakan dengan memanfaatkan bantuan alat bantu berupa plancong, linggis, kapak, atau sabit. Jika terpaksa, Anda bahkan bisa memisahkan anakan tanaman pisang tersebut menggunakan tangan kosong dengan menggali tanah di sekitarnya secara perlahan-lahan. Namun berdasarkan pengalaman kami, alat bantu plancong sangat efisien dipakai untuk mendongkel anakan pohon pisang ini secara manual.

Plancong pada dasarnya mempunyai bentuk seperti kapak. Cuma plancong dilengkapi dengan pegangan yang cukup panjang sehingga mempermudah kita dalam menggunakannya. Kita tak harus membungkuk terlalu rendah saat memakai plancong. Anda hanya perlu mengayunkannya dengan tenaga yang kuat tepat di bagian bonggol pisang yang ingin dipotong. Lakukanlah beberapa kali. Maka dalam waktu yang tidak lama, bonggol pisang tersebut bisa Anda pisahkan dengan mudah. Pokoknya gampang sekali.

  1. Pilih Anakan Pohon Pisang yang Tepat

Tugas pertama Anda tentunya yaitu memilih pohon pisang yang akan didongkel terlebih dahulu. Kami sarankan untuk memilih anakan yang tak terlalu kecil tetapi juga belum terlalu besar agar hasil buahnya pun bagus. Rekomendasi kami adalah anakan yang memiliki tinggi sekitar 50-100 cm yang paling cocok untuk dipisahkan. Apabila anakan pohon pisang terlalu kecil, bibit tersebut bakal rentan mati. Anda juga membutuhkan waktu yang lama dalam memeliharanya. Sedangkan anakan yang sudah terlalu besar justru akan berbuah sedikit kalau Anda memisahkannya.

  1. Galilah Tanah di Sekitar Anakan Pohon

Setelah Anda berhasil menemukan anakan pohon pisang yang paling cocok untuk dijadikan bibit, kini waktunya untuk mendongkel anakan tersebut untuk memisahkannya dari tanaman indukan. Agar proses pendongkelan dapat berjalan lebih mudah, Anda bisa menggali tanah yang terdapat di sekitar anakan pohon tersebut. Anda harus menggali sampai menemukan bagian bonggol dari anakan pohon pisang tadi. Adapun bagian bonggol ini biasanya ditandai dengan ukurannya yang lebih besar daripada batang dan membulat. Di bawahnya juga banyak terdapat akar.

  1. Waktunya Mendongkel Anakan Pisang

Anda bisa menyiapkan peralatannya terlebih dahulu untuk mendongkel anakan pohon pisang. Di sini kami menggunakan plancong. Jika tak ada, Anda bisa memakai bantuan alat lainnya seperti golok, kapak, linggis, atau bahkan pisau. Silakan Anda arahkan mata plancong tersebut tepat ke bagian sambungan antara bonggol anakan pisang dengan bonggol tanaman induknya. Biasanya kita cukup menancapkan mata plancong ini sebanyak 3-5 kali, maka anakan pohon pisang akan berhasil terlepas dari induknya. Kini Anda tinggal mencabutnya saja dengan mudah.