Cara Menanam Tumbuhan Sri Rejeki agar Daunnya Tampak Segar

Sri rejeki tergolong sebagai tanaman hias yang gampang ditanam. Namun demikian untuk mendapatkan tanaman yang sempurna dibutuhkan teknik yang cukup sulit. Ciri-ciri tanaman sri rejeki yang bagus yaitu berwarna cerah, bentuk daunnya tidak keriput/bergelombang/meliuk-liuk, serta mempunyai lebar dan panjang daun yang proporsional.

Pada umumnya, tanaman sri rejeki membutuhkan air dalam jumlah yang cukup banyak agar dapat tumbuh dengan baik. Tanaman ini juga sangat menyukai lingkungan yang mempunyai tingkat kelembaban yang tinggi. Tetapi media tanam yang selalu tergenangi dengan air bukanlah habitat yang tepat untuknya karena dapat menyebabkan batangnya membusuk.

Jika Anda ingin menanam sri rejeki dengan benar, ikutilah panduan langkah-langkah dari kami di bawah ini :

  1. Gunakan media tanam yang terdiri atas 5 bagian pakis halus, 1/2 bagian cocopeat, 3 bagian arang, dan 1 bagian pasir malang. Sebelum media tanam ini dimasukkan ke dalam pot, masukkan alas terlebih dahulu berupa potongan-potongan styrofoam supaya air tidak mengendap di dasar pot.
  2. Setelah media tanam sudah siap, Anda bisa menyiramnya sampai lembab. Sebaiknya jangan menyiramnya sampai terlalu basah ya.
  3. Ambil bibit sri rejeki, lalu bersihkan seluruh bagiannya di bawah air yang mengalir. Bersihkan juga akarnya sampai kotoran-kotoran yang menempel hilang terbawa air. Buanglah semua akar yang membusuk. Kemudian rendam akar tumbuhan ini di dalam larutan fungisida sekitar 5-10 menit.
  4. Proses berikutnya ialah menanamkan bibit sri rejeki yang telah dibersihkan tadi ke dalam media tanam. Usahakan supaya posisi akarnya menyebar selebar mungkin hingga memenuhi seluruh bagian pot.
  5. Setelah proses penanaman rampung, Anda bisa menaburi sekelilingnya dengan furadan sebanyak 1 sendok makan. Furadan ini merupakan insektisida yang berfungsi untuk mengendalikan hama yang mungkin bisa menyerang tanaman.
  6. Selama 2 hari setelah penanaman, Anda bisa membiarkan tanaman sri rejeki tersebut agar beradaptasi dengan lingkungan barunya. Barulah pada hari ke-3 dan seterusnya, Anda dapat menyiramnya setiap pagi dan sore hari.
  7. Pemupukan susulan dilaksanakan setiap 4-5 bulan sekali. Jenis pupuk yang dipakai adalah pupuk slow release berupa Dekastar yang mempunyai komposisi N = 18, P = 18, dan K = 18. Pupuk ini diberikan dengan dosis 1 sendok makan/tanaman dengan cara menyebarkannya di sekitar area pot dan jangan terlalu mendekati batang tanaman.
  8. Bentuk perawatan lainnya ialah penyemprotan daun tanaman menggunakan campuran 1 cc Novelgrow dengan 1 liter air bersih. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan daun sri rejeki.

Selamat berkebun.