Cara Menanam Tumbuhan Ekor Naga dari Bonggol dan Merawatnya

Tanaman ekor naga sekarang tengah naik daun di kalangan pencinta tanaman Indonesia seiring dengan meningkatnya kepopuleran tanaman monstera yang memiliki daun robek-robek. Ada kesalahpahaman tentang tanaman ini yang sudah sepatutnya untuk diluruskan. Jadi sebenarnya tanaman ekor naga tidak termasuk ke dalam tumbuhan monstera meskipun daunnya mempunyai wujud yang robek.

Walaupun tidak termasuk tanaman monstera, namun tanaman ekor naga ini tetap memesona. Tanaman ini mempunyai daun yang menarik sekali dan berbeda dari daun pada umumnya. Bentuk daunnya bulat memanjang dengan bagian tepian daun yang robek-robek. Bentuknya yang berupa tumbuhan merambat juga semakin membuatnya terlihat unik. Anda bisa menanamnya di pot, lalu mengikatkan ke turus agar tampilannya lebih menawan. Tapi kalau mau pertumbuhannya lebih subur, langsung tanam di tanah ya.

Tanaman ekor naga bisa dikembangbiakkan secara vegetatif maupun generatif. Cara yang paling mudah untuk memperbanyak tanaman ini adalah menanam bonggolnya. Bonggol tanaman ekor naga ini berupa batang yang mempunyai akar angin. Anda bisa menanam bonggol tersebut memakai teknik stek batang. Karena sudah memiliki akar, walaupun hanya berupa akar angin saja, maka bonggol tanaman ekor naga ini umumnya bakal lebih mudah tumbuh. Tugas Anda hanya perlu merawatnya dengan baik.

Khusus buat Anda yang ingin menanam tumbuhan ekor naga, kami rekomendasikan untuk menanamnya dari bonggol. Silakan Anda dapat mengikuti panduan di bawah ini supaya proses penanamannya berhasil dilakukan sehingga Anda pun kini mempunyai tanaman ekor naga sendiri.

ALAT DAN BAHAN :

  • Bonggol ekor naga
  • Tanah
  • Sekam bakar
  • Pupuk kandang
  • Pot
  • Cetok
  • Ember
  • Obat merah
  • Bawang merah

CARA MENANAM :

  1. Kami sendiri berani mengatakan kalau potensi tumbuhnya bonggol tanaman ekor naga terbilang cukup besar. Bonggol ini cukup mudah tumbuh loh. Tetapi memang waktu yang dibutuhkan oleh bonggol ini untuk tumbuh terbilang cukup lama sekitar 1-2 minggu. Jika Anda cukup sabar, Anda dapat membeli bonggol tanaman ekor naga untuk ditanamkan sendiri. Harganya pasti jauh lebih murah dibandingkan dengan tanaman yang sudah mempunyai daun.
  2. Sambil menunggu bonggol tanaman ekor naga yang Anda beli secara online tiba di rumah, Anda bisa membuat media tanamnya terlebih dahulu. Untuk menanam bonggol suatu tanaman, kami sarankan Anda menggunakan media tanam yang gembur, subur, dan senantiasa tetap lembap. Di sini Anda bisa memakai campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan komposisi 2:1:1 sebagai media tanamnya. Aduklah bahan-bahan ini sampai tercampur merata.
  3. Sekarang waktunya untuk menanam bonggol tanaman ekor naga ke media tanam yang sudah Anda siapkan. Tapi sebelumnya Anda perlu memberikan treatment terlebih dahulu ke bonggol tersebut supaya tidak membusuk dan potensi tumbuhnya menjadi semakin tinggi. Silakan Anda bisa mencucinya di air bersih dan mengelapnya sampai kering. Lalu oleskan obat merah di kedua sisi bekas potongannya. Setelah kering, rendamlah bonggol ini di tumbukan bawang merah.
  4. Mudah saja kok untuk bisa menanam bonggol tumbuhan ekor naga. Carilah bekas tangkai daun di bonggol tersebut. Setelah Anda berhasil menemukannya, posisikan bekas tangkai daun ini di sebelah atas. Masukkan media tanam ke dalam pot cukup sampai setengah volume saja. Lantas Anda dapat meletekkan bonggol ekor naga di bagian tengah pot pada posisi hadap yang benar. Lalu tambahkan lagi media tanam ke pot tersebut hingga terisi penuh.
  5. Kini tahap yang paling penting yaitu merawat bonggol ekor naga yang sedang ditanam agar bisa tumbuh menjadi tanaman. Sebenarnya kunci utama menanam bonggol tanaman adalah kondisi media tanam harus tetap lembap, namun tidak boleh terlalu basah atau tergenang air. Lembap di sini berarti media tanamnya mesti tetap mengandung air yang cukup. Itu sebabnya, Anda bisa menyirami pot berisi bonggol yang sedang ditanam ini setiap hari. Gunakan botol semprot ya.
  6. Perawatan selanjutnya adalah mengenai kebutuhan sinar matahari. Walaupun masih berwujud bonggol, tapi ternyata bonggol tersebut sudah memerlukan cahaya matahari untuk mendukung pertumbuhannya loh. Sebaiknya memang pot berisi bonggol ini diletakkan di tempat yang teduh dahulu. Namun usahakan tempat tersebut tetap bisa mendapatkan pancaran cahaya matahari secara langsung, terutama di pagi hari karena dapat merangsang pertumbuhannya.
  7. Setelah Anda merawatnya selama 7-10 hari, biasanya bakal muncul tanda-tanda pertumbuhan dari bonggol ekor naga yang sedang ditanam ini. Hal ini dimulai dengan kemunculan pucuk daun dari dalam tanah yang kemudian akan mekar secara perlahan-lahan menjadi daun yang utuh. Pada awalnya, bentuk daun ekor naga yang masih mudah ini sama seperti daun pada umumnya. Barulah setelah cukup besar, bagian tepi daun tersebut akan robek dengan sendirinya.