Cara Menanam Buah Nanas yang Baik & Benar supaya Cepat Berbuah

Nanas (Ananas comosus) adalah tanaman buah yang memiliki bentuk semak dan termasuk dalam famili Bromeliacae. Tanaman ini menghasilkan buah nanas yang mempunyai cita rasa segar, perpaduan antara rasa manis, sedikit asam, serta berair. Mengingat buah nanas ini merupakan salah satu buah tropis yang sangat diminati oleh masyarakat internasional, potensi budidaya tanaman nanas ini begitu menggiurkan. Anda bisa mencobanya kalau memang berminat. Pada dasarnya, tidak terlalu susah kok untuk menanam tanaman buah yang satu ini karena tumbuh baik di Indonesia.

Pertumbuhan tanaman nanas sangat dipengaruhi oleh keadaan iklim. Curah hujan yang dibutuhkannya berkisar antara 600-3500 mm/tahun. Suhu yang ideal untuk merangsang pembuahan nanas sekitar29-32 oC. Nanas akan tumbuh subur ketika dipelihara di tanah berpasir, mengandung kapur rendah, bebas dari batu, dan tingkat kesuburannya tinggi. Bibit nanas ini sebaiknya ditanam pada awal musim penghujan ya agar potensi tumbuhnya semakin besar. Dengan perawatan yang baik, maka tanaman nanas ini nantinya akan menghasilkan buah-buah nanas yang begitu banyak.

Ingin menanam sendiri tumbuhan nanas di rumah? Anda bisa menggunakan mahkota bunga atau tunas akar untuk menumbuhkan tanaman nanas loh. Silakan Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini dengan baik ya.

Langkah 1 : Pembibitan dan Penyemaian

Proses pembibitan nanas harus dikerjakan dengan benar karena bakal berpengaruh besar terhadap hasil akhirnya nanti. Bibit nanas ini didapatkan dari mahkota buah atau tunas akar nanas. Guna mempercepat pertumbuhan akarnya, maka daun mahkota ini perlu diolesi dengan ZPT secara merata. Kemudian bibit nanas disemai di dalam lubang dengan kedalaman 2-3 cm dengan jarak tanam sekitar 5-10 cm. Nantinya akan tumbuh akar dan daun yang baru di bibit nanas tersebut.

Bentuk perawatan terhadap bibit nanas dapat dilakukan dengan menyiramnya setiap pagi dan sore hari. Apabila hari tengah hujan, penyiramannya tidak perlu dilaksanakan sehingga tingkat kelembaban media tanam tetap terjaga dengan baik. Setelah bibit berumur sekitar 3-5 minggu ataupun tingginya mencapai 25-30 cm maka biasanya sistem perakaran yang dimilikinya pun sudah lengkap. Anda bisa memindahkan bibit nanas tersebut ke lahan utama untuk ditanam di tempat yang terbuka.

Langkah 2 : Perawatan Tanaman Nanas

Tanaman nanas memerlukan pemeliharaan yang serius supaya bisa tumbuh subur. Di antaranya seperti penyiangan, pengairan, serta pemupukan. Penyiangan ini bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan gulma sehingga pembentukan sarang bibit penyakit yang hidup di area lahan pertanian mampu dicegah. Upaya pemupakan ulang dapat dikerjakan setiap sebulan sekali menggunakan Urea dan KCI dengan cara membenamkannya ke dalam tanah dengan kedalaman sekitar 10-15 cm.

Ada cukup banyak hama yang mampu menyerang tanaman nanas, terutama dari serangga dan binatang pengerat. Pengendalian hama secara terpadu bisa dilakukan menggunakan pestisida yang sesuai dengan dosis yang tepat. Sedangkan untuk menghalangi hama masuk ke dalam area penanaman, kami sarankan pula membangun pagar yang mengelilingi tanaman serta memasang beberapa jebakan. Hati-hati pada tikus khususnya yang sangat suka menyerang dan merusak tanaman nanas ini.

Langkah 3 : Pemanenan Buah Nanas

Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu itupun tiba. Kini saatnya memanen buah nanas hasil perkebunan sendiri. Biasanya tanaman nanas yang bibitnya berasal dari mahkota mampu menghasilkan buah ketika usianya sudah mencapai 24 bulan. Sedangkan bibit yang didapatkan dari tunas akar bakal memproduksi buah ketika umurnya mencapai 18 bulan. Jangan memetik buah nanas yang belum matang. Anda harus bersabar menunggu buah nanas tersebut benar-benar matang di pohonnya.

Buah nanas yang sudah layak panen ditandai dari mahkotanya yang sudah terbuka sempurna serta mata buahnya nampak berukuran besar, bulat, dan lebih mendatar. Buah nanas yang benar-benar masak juga umumnya akan mengeluarkan aroma khas yang kuat, serta kulit buahnya pun berwarna kuning oranye. Pemotongan buah nanas dari pangkal buahnya bisa dilakukan menggunakan pisau yang tajam agar tidak memar sehingga kondisi buahnya tetap bagus dan mampu bertahan lama.