Menanam Labu Kuning Dalam Polybag agar Berbuah Lebat

Labu kuning adalah tumbuhan yang sering kali dimanfaatkan buahnya sebagai bahan pangan. Buah labu kuning memiliki rasa yang agak manis dengan tekstur yang lembut. Di Jawa, masyarakat setempat biasa menyebutnya sebagai waluh. Buah ini bisa diolah menjadi sup, bubur, perkedel, gorengan, dan lain-lain. Buah labu kuning ini mengandung vitamin A, vitamin C, zat besi, serta beta karoten dalam jumlah yang cukup tinggi. Bercocok tanam labu kuning dapat dilakukan menggunakan media pot atau polybag. Pada dasarnya, tanaman ini mudah dipelihara kok. Anda pun pasti mampu menanamnya sendiri.

Labu kuning bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi. Anda bisa menggunakan media tanam yang subur dan gembur untuk mendukung pertumbuhannya secara optimal. Apabila Anda tak mempunyai lahan yang cukup luas untuk menanam labu kuning, maka Anda pun bisa menggunakan polybag sebagai wadah penanamannya. Menanam labu kuning di dalam polybag secara otomatis dapat memaksimalkan pemakaian lahan. Anda bahkan bisa menatanya secara vertical garden untuk membuat kapasitas lahan semakin besar dan perawatan tanaman pun menjadi lebih mudah.

PEMBUATAN MEDIA TANAM

Anda bisa menggunakan media tanam yang terbuat dari tanah, pupuk kandang, dan pasir. Ketiga bahan ini lantas dicampurkan secara merata dengan perbandingan 3:2:1. Kalau perlu, tambahkan sabut kelapa secukupnya sebagai penyedia unsur kalium. Buatlah beberapa lubang di dasar polybag sebagai saluran air. Setelah media tanam sudah terbentuk, Anda bisa memasukkannya ke dalam polybag hingga penuh. Media tanam ini belum bisa langsung dipakai ,melainkan harus dibiarkan terlebih dahulu selama 5-7 hari.

PEMBUATAN BIBIT

Benih labu kuning yang akan digunakan untuk membuat bibit sebaiknya berasal dari buah yang sudah matang sempurna dan umurnya cukup tua. Buah hendaknya dipilih yang berkualitas unggul, ukurannya besar, dan tidak memiliki cacat. Setelah biji-biji labu kuning terkumpul, Anda bisa mencucinya untuk menghilangkan lapisan lendir yang menyelimuti biji tersebut. Biji ini lantas direndam dalam air selama 12 jam untuk keperluan penyeleksian. Benih yang bagus adalah biji yang tenggelam di dalam air.

Setelah itu, semua biji labu kuning yang terpilih lantas disemaikan di lingkungan yang lembab. Anda bisa menggunakan bantuan kapas untuk mendukung proses ini. Caranya yaitu kapas dimasukkan ke dalam wadah, lalu tuangkan air untuk membasahinya. Barulah kemudian biji labu kuning ditaburkan di atas kapas secara acak. Dalam waktu beberapa hari, biji ini akan berkecambah dan siap ditanam dalam polybag.

PENANAMAN BIBIT

Buatlah lubang tanam yang berukuran 2 x 2 cm, di mana setiap polybag berisi sebuah lubang tanam. Tanamkan kecambah labu kuning ke dalam lubang tersebut sebanyak 2-3 kecambah/lubang. Usahakan bagian tunas kecambah tetap berada di atas permukaan tanah. Ulangi pekerjaan ini hingga seluruh kecambah labu kuning berhasil ditanamkan dengan baik. Setelah semuanya beres, langkah selanjutnya Anda bisa memindahkan polybag-polybag ini ke tempat yang terbuka. Disarankan buatlah naungan yang berfungsi untuk menutupi susunan polybag tersebut sehingga terhindari dari air hujan.

PERAWATAN TANAMAN

Tanaman yang dipelihara di dalam polybag harus disiram secara rutin setiap 1-2 kali/hari tergantung kondisi cuaca. Jika tidak, tanaman akan mengalami kekeringan karena kebutuhan airnya tidak terpenuhi. Penyiangan dilakukan setiap 2 minggu sekali terhadap rumput yang tumbuh di dalam polybag. Sedangkan pemasangan ajir mulai dikerjakan ketika tinggi tanaman sudah mencapai 15 cm. Ajir ini terbuat dari bilah-bilah bambu yang disusun sedemikian rupa sebagai panjatan bagi tanaman labu kuning. Supaya tanaman bisa tumbuh dengan baik, berikanlah pupuk NPK setiap sebulan sekali.