Cara Menanam Kopi Robusta yang Baik, Tingkatkan Panen Secara Maksimal

Kopi menjadi salah satu komoditas pertanian andalan bagi Bangsa Indonesia. Tanaman kopi tumbuh subur di negara kita tercinta ini. Tidak sedikit petani yang mencoba peruntungannya dengan bercocok tanam kopi. Beberapa daerah pun mempunyai kopi khasnya masing-masing. Misalnya seperti kopi gayo, kopi aceh, kopi bali, dan lain-lain. Bahkan kopi khas Indonesia yaitu kopi luwak telah dinobatkan sebagai kopi terbaik di dunia.

Anda juga mungkin tertarik untuk membudidayakan tanaman kopi? Pertama kali Anda harus memutuskan terlebih dahulu jenis kopi apa yang ingin dibudidayakan. Setidaknya terdapat 3 jenis kopi yang paling banyak ditanam di Indonesia yaitu robusta, arabika, dan liberika. Kopi robusta (Coffea canephora) yang paling sering ditanam karena perawatannya mudah dan pemasaran hasilnya pun gampang. Anda bisa mencoba menanam kopi robusta ini.

Di bawah ini panduan lengkap menanam kopi robusta di lahan pertanian!

Pembuatan Bibit

Anda tentu perlu menyiapkan bibit kopi yang akan ditanam di lahan terlebih dahulu. Bibit ini bisa dibuat sendiri atau dibeli di www.tokotanaman.com atau toko pertanian terdekat. Proses pembuatan bibit kopi dilakukan dengan menyemai biji kopi di media tanam. Setelah berumur 2-3 bulan, bibit kopi bisa dipindahkan ke polybag secara terpisah. Rawatlah bibit kopi tersebut hingga tumbuh besar dan siap dipindahtanamkan ke lahan.

Pengolahan Lahan

Lahan yang akan menjadi tempat bercocok tanam kopi perlu diolah terlebih dahulu. Tujuannya agar kondisi lahan tersebut menjadi subur dengan tekstur tanah yang gembur serta ideal bagi pertumbuhan tanaman kopi. Anda perlu memberikan pupuk kandang sebanyak 25-50 kg atau sesuai dengan kebutuhan lahan. Kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 50 cm dalam jarak 2,5 x 2,5 m. Lahan yang telah selesai diolah kemudian harus didiamkan selama 2 bulan agar kondisinya normal kembali.

Penanaman Bibit

Bibit kopi yang telah layak tanam selanjutnya bisa dipindahkan ke lahan. Proses pemindahan ini sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum jam 9 atau sore hari setelah jam 3 ketika sinar matahari tidak terlampau terik. Untuk menanam bibit kopi tersebut, caranya Anda perlu merobek plastik polybag-nya terlebih dahulu. Kemudian secara hati-hati masukkan bibit tadi ke lubang penanaman. Atur supaya letaknya tepat berada di tengah-tengah lubang dan posisinya tegak lurus. Lalu Anda bisa menutup kembali lubang tanam dengan tanah di sekitarnya.

Perawatan Tanaman

Pada awal penanamannya, tanaman mungkin membutuhkan air dalam jumlah yang lebih banyak sehingga Anda perlu menyiraminya. Lakukan penyiraman sebanyak 2 kali/hari setiap pagi dan sore. Jangan lupa siangi rumput yang tumbuh di sekeliling tanaman kopi agar tidak mengganggu pertumbuhannya. Pemupukan ulang dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali guna menjaga tingkat kesuburan tanah. Sedangkan untuk menjaga tingkat produktivitas tanaman dalam menghasilkan buah, Anda bisa melakukan pemangkasan berkala.