Cara Menanam Kacang Tanah & Kiat-kiat Perawatannya dengan Benar

Sudah lama masyarakat Indonesia mengenal yang namanya kacang tanah. Bahan pangan yang satu ini bisa dijadikan sebagai makanan atau minuman. Kacang tanah mempunyai rasa yang begitu gurih dan lezat sehingga banyak orang yang menyukainya. Tak ayal harga jualnya pun cukup tinggi karena ada banyak orang yang membutuhkannya. Umumnya petani menanam kacang tanah di sawah atau tegalan miliknya dengan sistem tumpang sari dan rotasi tanaman.

Budidaya kacang tanah masih menyimpan potensi keuntungan yang sangat besar walaupun sudah banyak sekali petani yang membudidayakannya. Mengapa? Karena memang kenyataannya tingkat permintaan pasar terhadap kacang tanah ini sangat besar, baik itu pasar domestik maupun pasar global. Oleh karena itu, para petani hendaknya menerapkan teknik budidaya kacang tanah secara tepat agar tanaman bisa tumbuh subur dan memberikan hasil yang melimpah.

Khusus bagi Anda yang tertarik untuk bercocok tanam kacang tanah, silakan Anda dapat mengikuti panduan di bawah ini supaya tanaman-tanaman yang Anda budidayakan tersebut bisa memberikan hasil yang optimal.

Pola Pergiliran Tanaman

Pada usaha budidaya kacang tanah sangat penting untuk dilakukan rotasi atau pergiliran tanaman yang ditanam di lahan. Selain untuk menjaga kesuburannya, upaya ini juga memiliki tujuan untuk mengurangi serangan hama dan penyakit yang mungkin bisa merusak tanaman. Lakukan pergiliran tanaman kacang tanah dengan padi, jagung, tebu, atau tanaman palawija lainnya. Tetapi hindari merotasinya dengan cabai, tomat, terong, atau kentang karena dapat menimbulkan penyakit layu (Pseudomonas solanacearum).

Di lahan sawah dengan pengairan yang lancar, tanaman kacang tanah sebaiknya ditanam setelah tanaman utama. Waktu penanamannya dapat dilakukan di awal maupun akhir musim kemarau. Adapun pola tanamnya yang baik adalah sebagai berikut :

  • Padi – Padi – Kacang Tanah
  • Padi – Kacang Tanah – Jagung/Bero
  • Tebu – Kacang Tanah

Sementara itu, penamaan tumbuhan kacang tanah di lahan kering tadah hujan sebaiknya dilakukan pada awal atau akhir musim penghujan. Adapun pola tanamnya adalah sebagai berikut :

  • Kacang Tanah – Jagung/Kedelai
  • Padi Gogo – Kacang Tanah
  • Kacang Tanah – Kacang Tanah

Pemilihan Varietas Unggul

Varietas benih kacang tanah yang akan digunakan sebagai cikal bakal budidaya mesti dipilih dengan sebaik-baiknya. Walaupun sama-sama merupakan tanaman kacang tanah, tapi antara varietas yang satu dengan lainnya mempunyai karakteristik tersendiri. Kerugian yang sering dialami oleh petani umumnya terjadi karena pemilih varietas yang salah atau tidak tepat. Ada kemungkinannya suatu varietas kacang tanah dapat memberikan hasil yang maksimal di satu tempat, namun kurang bagus jika ditanam di daerah yang lain.

Dalam memilih varietas kacang tanah yang akan ditanam, hendaknya Anda memperhatikan kriteria-kriteria di bawah ini :

  1. Tingkat produktivitas tanaman
  2. Kualitas hasil produksinya
  3. Ketahanan terhadap hama/penyakit
  4. Umur genjah tanaman
  5. Kesesuaian dengan lahan budidaya

Pengolahan Tanah Budidaya

Tanah yang akan dijadikan sebagai lahan budidaya tanaman kacang tanah mesti disiapkan dengan baik terlebih dahulu. Begitu pula dengan tanah sisa tanaman padi atau lainnya harus diolah kembali agar kondisinya gembur, lebih subur, kelembapannya cukup, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Sisa tanaman yang ada wajib dibabat sampai bersih, lalu dibenamkan ke tanah dengan membalikkan permukaan tanah. Kemudian Anda juga perlu memperhatikan keadaan drainase tanah supaya air bisa meresap ke dalam tanah dengan lancar.

Ketika Anda hendak menanam tanaman yang dapat menghasilkan umbi, buah, atau polong di dalam tanah seperti tanaman kacang tanah ini, maka wajib hukumnya bagi Anda untuk menggemburkan lahan tanam terlebih dahulu. Tujuannya agar pertumbuhan tanaman lebih subur serta hasilnya pun semakin optimal. Anda dapat mencangkul tanah dengan kedalaman 30-40 cm sembari menaburkan pupuk kandang secukupnya. Setelah itu, buatlah beberapa bedengan dengan menyesuaikan kondisi lahan. Buat juga saluran drainase untuk mencegah timbulnya genangan air.

Penanaman yang Tepat

Anda bisa memperoleh benih kacang tanah berkualitas unggul di www.tokotanaman.com ya. Proses penanaman benih kacang tanah ini dapat disesuaikan dengan kondisi lahan. Pada tanah yang subur, benih bisa ditanam pada jarak tanam 40 x 15 cm atau 30 x 20 cm. Sedangkan pada lahan tanam yang kurang subur, jarak tanamnya bisa lebih rapat yaitu 40 x 10 cm atau 20 x 20 cm. Lubang tanam dapat dibuat dengan cara ditugal sedalam 3 cm. Lantas masukkan 1-2 benih kacang tanah di setiap lubang tanam ini dan ditutup dengan lapisan tanah yang halus.

Pemeliharaan Tanaman

Ada beberapa pekerjaan yang mesti dilaksanakan dengan baik manakala Anda memelihara tanaman kacang tanah agar tumbuh subur, meliputi :

  • Pengairan itu sangat penting untuk mendukung kehidupan kacang tanah karena tanaman ini memang memerlukan air dalam jumlah yang cukup banyak. Kondisi lingkungan yang lembap dibutuhkan sejak waktu tanam sampai 2 minggu sebelum panen. Terlebih ketika tanaman sedang memasuki fase perkecambahan, pembungaan, dan pengisian polong yang perlu air lebih banyak. Apabila tidak turun hujan, dianjurkan untuk mengalirkan air melalui irigasi.
  • Penyiangan adalah pembersihan lahan budidaya dari tumbuh-tumbuhan pengganggu. Anda wajib melakukan pekerjaan ini secara rutin agar pertumbuhan tanaman bisa berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Apalagi tanaman kacang tanah ini juga sangat sensitif terhadap persaingan. Anda bisa menggunakan sabit untuk melakukan pembersihan tanaman gulma ini sampai ke bagian akarnya. Lakukan paling tidak setiap 1-2 minggu sekali.
  • Penggemburan tanah bertujuan untuk menjaga kondisi tanah di lahan tetap remah sehingga tanaman kacang tanah dapat tumbuh maksimal. Penggemburan ini dilakukan pada tanah di sekitar barisan tanaman. Dengan terjaganya kondisi tanah di lahan ini tetap gembur, maka pembentukan polong dapat berlangsung dengan baik dan bakal buah pun bisa memasuki ke dalam tanah dengan mudah. Anda bisa memakai garpu tanah di sini.
  • Pemupukan memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan kacang tanah. Tanaman ini akan tumbuh subur dan menghasilkan produksi yang melimpah apabila rutin diberikan pupuk dengan tepat. Pupuk menyediakan unsur hara yang dapat menambah kesuburan tanah dan memperbaiki nutrisi pada tanaman. Pupuk dengan kandungan kalium, nitrogen, dan fosfat sangat dibutuhkan dalam membantu pertumbuhan tanaman ini.
  • Pengendalian hama dan penyakit juga harus dilaksanakan dengan baik agar tanaman dapat terjaga terus kondisi dan kesehatannya. Tanaman kacang tanah sendiri rentan sekali terkena serangan hama ataupun penyakit yang menyerang bagian perakaran, buah/polong, dan juga daunnya. Penting sekali bagi Anda untuk mempelajari gejala awal dan cara penanggulangan yang tepat sehingga dapat memberikan pertolongan pertama dengan cepat.