Menanam Caisim (Sawi Hijau) di Polybag Secara Organik dan Alamiah

Sekarang ini Anda dapat menanam berbagai sayuran di rumah menggunakan wadah penanaman berupa polybag. Umumnya semua jenis sayuran yang mempunyai postur yang pendek, masa panen singkat, dan tekstur batangnya lunak mampu tumbuh secara optimal meskipun ditanam di dalam polybag. Salah satu jenis tanaman sayur yang kami rekomendasikan ialah caisim alias sawi hijau. Sayuran ini paling cocok ya kalau dimasak bersama mie. Rasanya pasti bakalan nikmat banget memasak caisim hasil kebun sendiri.

Anda bisa menanam tanaman sawi hijau dari bijinya. Ukuran biji sawi ini benar-benar kecil. Bahkan kalau dibandingkan dengan biji beras, ukuran biji sawi hijau ini adalah seratus kali lipat lebih kecil daripada biji beras. Sehingga Anda harus ekstra hati-hati saat menanamnya supaya biji tersebut tidak rusak dan tetap bisa tumbuh dengan baik. Anda dapa memperoleh benih caisim dan sayuran yang lainnya cuma di toko www.tokotanaman.com ya. Kami menyediakan berbagai benih sayuran yang berkualitas unggul di sini.

Sebenarnya gampang banget kok untuk dapat menanam sawi hijau di polybag. Tapi kalau Anda merasa bingung sendiri, silakan Anda dapat mengikuti panduan di bawah ini ya!

Siapkan Biji Caisim yang Hendak Ditanam

Tugas pertama Anda yaitu menyiapkan biji caisim yang hendak ditanam. Di sini Anda bisa menggunakan biji yang memang masih hidup sehingga dapat ditanam. Anda bisa mengambilnya sendiri dari tanaman caisim yang sudah tua. Tetapi kalau tidak ada, Anda mesti membeli di toko tanaman terdekat. Kemudian biji tersebut direndam di dalam air hangat selama semalaman. Lantas keesokan harinya biji caisim yang bagus pasti sudah tumbuh menjadi kecambah yakni mempunyai akar dan tunas sendiri.

Menyiapkan Media Tanam yang Gembur

Tanaman caisim akan tumbuh subur manakala ditanam di media tanam yang subur. Sebaiknya Anda tak cuma menggunakan tanah saja, melainkan mencampur dengan bahan-bahan lain supaya tercipta media tanam yang gembur. Maksudnya gembur di sini adalah media tanam tersebut mempunyai kondisi yang porous dan mengandung banyak zat organik. Anda bisa membuat media tanam yang gembur ini dengan mencampurkan tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1.

Tanam Biji Caisim ke Polybag dengan Baik

Setelah Anda menyiapkan cukup polybag yang berisi media tanam, selanjutnya Anda bisa menanamkan biji-biji caisim ke dalam polybag tersebut. Setiap polybag sebaiknya cukup berisi 1 lubang tanam saja, di mana Anda dapat mengisikan 2-3 biji caisim sekaligus ke dalam lubang tanam tersebut. Tujuannya yaitu supaya tanaman caisim dapat tumbuh secara maksimal di polybag. Ulangi sampai seluruh polybag yang telah Anda siapkan berhasil ditanami biji caisim. Kemudian letakkan di tempat yang terbuka.

Rawatlah Tanaman supaya Tumbuh Subur

Sebenarnya sih mudah saja dalam merawat tumbuhan sawi hijau (caisim) ini. Faktor yang paling penting adalah kontrol terhadap air di media tanam. Usahakan kondisi media tanam tersebut senantiasa lembap atau basah, tetapi jangan sampai tergenang air. Anda bisa menyirami tanaman setiap hari ketika kondisi cuaca sedang cerah dan menguranginya saat mendung atau hujan. Letakkan polybag tadi di tempat yang bisa memperoleh sinar matahari secara langsung. Anda juga perlu memberikan pupuk organik seminggu sekali supaya pertumbuhan tanaman caisim semakin subur.

Memetik Daun Caisim dan Menikmatinya

Sebenarnya sih tidak aturan khusus kapan Anda mesti memanen daun caisim. Tapi biasanya petani akan melakukan pemanenan saat tanaman caisim tersebut sudah cukup besar, namun kondisi daunnya masih cukup muda sehingga mempunyai rasa yang enak. Kenyataannya memang rasa daun caisim yang masih muda ini jauh lebih lezat daripada daun yang sudah terlalu tua. Jadi kalau Anda menanamnya untuk diri sendiri dan keluarga, kami sarankan untuk memanen baby caisim saja. Dijamin lebih mantap deh.