Begini Cara Menanam Bunga Anggrek di Sabut Kelapa agar Tak Busuk

Ada salah satu tanaman unik yang sangat menarik untuk ditanam karena bunganya yang begitu indah, tetapi tanaman ini membutuhkan perlakuan khusus yang berbeda dari tanaman-tanaman yang lainnya. Apakah itu? Bukan lain adalah tanaman anggrek. Yap, tanaman anggrek umumnya tidak tumbuh secara langsung di tanah, melainkan tergantung di ketinggian. Anda dapat memanfaatkan media tanam selain tanah untuk menanam tanaman anggrek. Salah satunya yaitu sabut kelapa. Anda bisa menanam bibit anggrek memakai sabut kelapa, lalu menggantungkannya di tempat yang tepat.

Karena cara menanamnya yang berbeda, maka Anda pun membutuhkan trik tersendiri dalam merawat tanaman anggrek. Anda tidak boleh memperlakukannya seperti tanaman-tanaman lain yang ditanam di tanah ya. Anda perlu tips-tips khusus untuk merawatnya supaya tanaman anggrek tersebut bisa tumbuh subur. Terutama Anda harus berhati-hati terhadap risiko tanaman anggrek akan membusuk akibat Anda salah dalam merawatnya. Memang tidak jarang penghobi yang mengaku kalau anggreknya, khususnya di bagian akar, tiba-tiba membusuk karena kesalahan dalam merawatnya.

Oleh sebab itu, kami akan coba berbagi cara yang benar dalam menanam bunga anggrek di sabut kelapa serta kiat-kiat dalam merawatnya agar tidak membusuk!

Rendam Bibit Anggrek di Pupuk

Anda bisa membeli berbagai jenis bibit anggrek dengan harga terjangkau di www.tokotanaman.com ya. Kami menyediakan aneka macam bunga anggrek, mulai dari jenis lokal hingga anggrek dari luar negeri. Tentunya Anda dapat membelinya dengan mudah dalam sekali klik. Setelah bibit tersebut sudah Anda terima, kini waktunya Anda untuk menanamnya. Namun kami sarankan untuk merendam akar anggrek di pupuk akar terlebih dahulu untuk membantu merangsang pertumbuhannya. Kalau tidak ada, Anda bisa menggunakan bawang merah yang ditumbuk atau air kelapa sebagai pupuk alami.

Pakai Sabut Kelapa yang Bersih

Kali ini Anda akan menggunakan sabut kelapa sebagai media tanam untuk menanam bunga anggrek. Ya sabut kelapa ini memang dimanfaatkan sebagai media tanam. Anda dapat memakai sabut kelapa yang bersih. Bagus lagi kalau Anda mau menyucikan sabut kelapa tersebut dengan merendamnya di cairan alkohol 70% atau merebusnya di air mendidih. Dengan begini, tak ada lagi mikroorganisme berbahaya yang hidup di sabut kelapa tersebut. Disarankan pula untuk menjemur sabut kelapa di panas terik sinar matahari ya. Barulah kemudian Anda bisa memanfaatkannya sebagai media tanam.

Pastikan Akarnya Terpasang Kuat

Kini waktunya Anda untuk mengikatkan sabut kelapa pada bibit anggrek. Tapi apa sih yang perlu diikat? Bukan lain adalah bagian akarnya. Boleh kok mengenai sedikit bagian pangkal batangnya. Namun Anda harus mengupayakan bagian batang anggrek tidak tertutup oleh sabut kelapa sepenuhnya. Mengapa? Karena hal ini dapat memicu kelembaban yang terlalu tinggi yang menyebakan batang tersebut akan membusuk. Anda bisa mengapit pangkal batang anggrek dan akarnya menggunakan sabut kelapa. Lalu ikatlah menggunakan kawat atau tali dengan kuat. Pastikan posisi bibit tidak mudah goyah.

Letakkan di Tempat yang Terbuka

Pada dasarnya semua tanaman anggrek sangat menyukai sinar matahari. Itulah kenapa, walau ukuran tanaman ini relatif kecil, dia senang berada di ketinggian. Tujuannya supaya tanaman anggrek mampu mendapatkan banyak cahaya matahari. Sinar alami ini akan membantunya untuk tumbuh subur serta merangsang anggrek agar rajin berbunga. Anda bisa memilih tempat yang terbaik untuk menggantung tanaman tersebut. Sebenarnya tidak perlu di batang pohon ya. Asalkan tempat tersebut bisa menerima sinar matahari secara maksimal, maka tempat tadi ideal digunakan untuk meletakkan anggrek.

Siramilah dengan Bijaksana Ya!

Inilah salah satu tugas yang sangat penting dalam merawat bunga anggrek. Bagaimanapun juga pohon anggrek membutuhkan air dalam jumlah yang cukup. Kalau air yang diterimanya terlalu banyak, maka tanaman ini akan membusuk. Jadi diperlukan trik tersendiri dan kebijaksanaan Anda dalam menyiram tanaman anggrek. Kami biasanya memakai patokan kondisi cuaca. Jika kondisi cuaca panas, tanaman anggrek perlu disiram di pagi hari. Kalau turun hujan, tanaman tidak perlu disiram. Sedangkan apabila tanaman anggrek kehujanan, Anda tidak perlu menyiramnya sampai 2 hari.

Cara Menyiram Anggrek yang Baik

Anda membutuhkan cara tersendiri untuk menyirami tanaman anggrek. Yang benar adalah Anda perlu menggunakan botol semprot pada saat menyirami tanaman ini. Siramilah hanya pada bagian sabut kelapanya saja dengan 3-5 kali semprotan. Usahakan Anda tidak sampai mengenai bagian batang atau daun tanaman anggrek tersebut ya. Sebab kondisi bagian tanaman tersebut sebenarnya sangat lemah dan mudah membusuk. Anda bisa menambahkan pupuk NPK secukupnya ke dalam air siraman ini agar pohon anggrek Anda tumbuh subur dan daunnya mengkilap.