Cara Menanam Batang Buah Tin di Air

Ada satu lagi metode yang dapat dilakukan untuk menanam tanaman buah tin. Bagaimanakah itu? Pada dasarnya, metode ini masih menggunakan teknik stek batang. Cuma kali ini kita memanfaatkan air pada awal pertumbuhan batang tersebut. Ya, ternyata nih kita bisa merangsang pembentukan akar di batang tin memakai air loh. Batang tin yang direndam di dalam air bakal terangsang untuk membentuk bintik-bintik akar. Kalau sudah begini, Anda bisa langsung menanam batang tin tersebut.

Kelihatannya sih metode ini cukup mudah dilakukan ya. Tetapi faktanya memang menyetek batang tin itu bersifat tricky. Artinya Anda membutuhkan trik tersendiri supaya batang tin yang direndam di dalam air tetap mampu bertahan hidup, terus berkembang, mampu menumbuhkan akar, serta tidak terserang oleh jamur dan cendawan. Intinya sih jangan pernah menyerah saja ya. Karena memang kegagalan yang terjadi pada saat pertama kali Anda mencoba menyetek batang tin itu wajar sekali kok.

Bagi Anda yang ingin menyetek batang tin dengan metode lain yakni menggunakan air, silakan Anda bisa mengikuti panduan dari TokoTanaman.com di bawah ini!

Alat dan Bahan :

  • Batang tin. Pilihlah batang tin yang kondisinya sudah cukup tua dan berkayu di bagian dalamnya. Jangan memakai batang tin yang masih terlalu muda karena tak akan bisa tumbuh.
  • Anda bisa memakai air sumur. Lebih bagus lagi kalau air sumur yang telah dimasak sehingga lebih steril. Jangan menggunakan air ledeng yang mengandung kaporit.
  • Gelas bening. Disarankan memakai gelas yang berwarna bening/transparan agar lebih mudah memantau perkembangan akar. Terserah mau pakai gelas kaca atau plastik.
  • Polybag ini digunakan untuk menanam batang tin yang sudah mempunyai akar. Anda bisa memakai polybag semai yang ukurannya tidak terlalu besar.
  • Kami sarankan pakailah tanah berhumus yang Anda ambil di pekarangan ataupun kebun. Jangan lupa bersihkan tanah ini dari kotoran dan batu kerikil ya.
  • Sekam bakar. Sekam bakar yang terbuat dari sekam padi yang sudah dibakar ini sangat bagus dipakai untuk campuran tanah sebagai media tanam pohon tin.
  • Anda perlu menggunakan cutter untuk memotong batang tin dari tanaman induknya. Sebaiknya cutter dibersihkan terlebih dahulu memakai alkohol atau air panas.

Langkah Kerja :

  1. Silakan Anda siapkan terlebih dahulu batang tin yang akan digunakan sebagai bakal penyetekan. Anda bisa mengambil cabang tin yang tumbuh di batang bagian bawah. Pastikan cabang ini telah cukup tua, strukturnya keras, dan mengandung kayu di dalamnya.
  2. Siapkan cutter yang tajam. Bersihkan terlebih dahulu cutter tersebut memakai alkohol/air panas agar steril. Lantas, potong cabang tin dari pohon induknya. Potonglah dalam sekali tebas supaya bekas potongannya rapi. Silakan angin-anginkan sebentar saja.
  3. Tuangkan air ke dalam gelas. Ketinggian airnya cukup sekitar 3-5 cm saja. Setelah itu, Anda bisa memasukkan cabang tin ke dalam gelas tersebut. Ada baiknya gelas berisi batang tin ini ditaruh di tempat yang teduh dan tidak terkena pancaran sinar matahari langsung.
  4. Selama batang tin sedang direndam di dalam air, Anda tidak perlu melakukan pekerjaan apapun. Jangan lupa mengganti air yang ada di dalam gelas tersebut setiap 3 hari sekali. Hal ini dilakukan untuk mencegah serangan jamur/cendawan akibat air yang kotor.
  5. Dalam kurun waktu 7 hari biasanya sudah tumbuh bintik-bintik akar pada batang tin tersebut. Tetapi Anda tidak boleh menanamnya langsung di tanah. Tunggulah sebentar lagi sekitar 2-3 minggu sampai jumlah bintik-bintik akarnya sudah cukup banyak.
  6. Jika akar pada batang tin sudah cukup banyak dan lebat, kini Anda bisa menanamnya di polybag langsung. Sebelumnya siapkan media tanamnya yang terbuat dari campuran tanah dan sekam bakar dengan perbandingan 1:2 atau 1:3, lalu masukkan ke polybag.
  7. Tanamkan batang tin ke dalam polybag dengan hati-hati. Buatlah lubang tanamnya terlebih dulu dengan kedalaman sekitar 10-15 cm. Lantas, Anda bisa menanamkan batang tersebut di media tanam. Padatkan tanah di sekitarnya agar batang tin tadi dapat berdiri tegak.
  8. Langkah seterusnya Anda tinggal merawat bibit tin tersebut seperti biasa. Sebaiknya letakkan bibit ini di tempat yang teduh sampai memiliki daun sebanyak 3-5 helai. Siramilah bibit tin ini setiap 2-3 hari dengan air secukupnya saja.