Trik-trik agar Tanaman Mangga Cepat Berbuah

Anda ingin tanaman mangga yang dimiliki cepat berbuah? Mangga termasuk salah satu buah kegemaran keluarga Indonesia. Rasanya yang segar perpaduan antara manis dan sedikit asam ditambah dengan aromanya yang begitu mengundang menjadi alasannya. Buah mangga bisa dimakan mentah begitu saja atau dijadikan makanan olahan seperti jus, dodol, pancake, selai, dan sebagainya. Anda yang hobi banget memakan buah mangga disarankan untuk menanam pohonnya sendiri agar bisa puas menikmatinya.

Bibit buah mangga yang umum dijual berasal dari teknik perkembangbiakkan secara cangkok dan okulasi. Keduanya sama-sama bisa menghasilkan pohon mangga yang lebih cepat berbuah daripada pohon yang berasal dari biji. Kurang lebih sekitar 3-5 tahun ditanam, pohon mangga milik Anda sudah mampu menghasilkan buah. Jangan langsung kecewa kalau jumlah buahnya sedikit, namanya juga baru belajar berbuah. Seiring dengan berjalannya waktu, pohon mangga tersebut akan menghasilkan buah lebih banyak lagi.

pohon-mangga-cepat-berbuah.jpg

Kadang-kadang pohon mangga tidak kunjung menghasilkan buah padahal usianya sudah lebih dari cukup. Anda sudah menanti dengan sabar waktu musim berbuah pohon mangga sekitar bulan Juli hingga Agustus, tetapi hanya tanaman mangga milik Anda saja yang tidak mau berbuah. Anda pun sudah melakukan berbagai upaya untuk merangsang pohon tersebut supaya lekas menghasilkan buah namun semuanya tidak membuahkan hasil. Jangan cepat berputus asa. Cobalah trik-trik yang akan kami berikan di bawah ini!

Trik 1. Mengupas Lapisan Kulit Batang

Salah satu cara untuk memicu pembungaan pada pohon mangga ialah membuatnya stres. Caranya Anda bisa melukai pohon tersebut agar mengeluarkan getah sebanyak-banyaknya. Namun ingat, trik ini sebaiknya dilakukan pada saat kondisi pohon mangga benar-benar sehat. Anda bisa mengupas lapisan kulit batang yang berada 5-10 cm di atas permukaan tanah. Kupaslah lapisan kulit batang tersebut secara melingkar dengan ukuran lebar 2-3 cm. Setelah itu, biarkan getah keluar dari bekas sayatan tadi.

Kemudian Anda bisa membuat kubangan di sekeliling pohon mangga hingga sejauh 1 m. Kubangan ini lantas diisi air sampai penuh. Jagalah kondisi kubangan tetap tergenangi air dan basah selam 2-3 hari. Selepas 2-3 hari berlalu, Anda bisa menutup bekas sayatan pada batang pohon mangga menggunakan tanah liat untuk menghentikan aliran getahnya. Niscaya dalam kurun waktu 15-20 hari, pohon mangga ini akan menghasilkan bunga lalu berbuah. Jangan pernah memberikan pupuk tambahan sebelum pohon tersebut berbunga.

Trik 2. Melubangi Batang dengan Bor

Pada prinsipnya, trik ini sama seperti trik di atas yaitu membuat pohon mangga merasa stres sehingga dapat memicu tumbuhnya bunga. Namun trik ini lebih unggul karena getah yang keluar lebih deras sehingga potensi pembungaan oleh pohon tersebut lebih besar. Anda bisa menggunakan bor tangan untuk melubangi batang pohon mangga dengan diameter sebesar pensil. Buatlah lubang pada posisi batang sekitar 3-5 cm dari permukaan tanah. Lubang harus dibuat sampai menembus ke sisi batang di baliknya.

Langkah berikutnya ialah Anda bisa menutup lubang tadi menggunakan kayu atau bambu yang dibentuk bulat dan ukurannya cukup panjang. Pastikan kayu/bambu ini dapat menyumpal lubang di pohon mangga dengan rapat dan sempurna. Anda mungkin membutuhkan martil untuk membantu mendorong potongan kayu/bambu agar bisa masuk lebih dalam ke lubang. Selang tidak lama kemudian, antara 2-3 minggu, pohon mangga ini pasti akan menghasilkan bunga sebagai bakal calon buah mangga.

Trik 3. Memasang Beberapa Paku di Batang

Ini sebenarnya metode yang biasa dilakukan oleh orang-orang zaman dahulu untuk memicu tumbuhnya buah pada pohon mangga. Disadari atau tidak ternyata trik ini cukup masuk akal karena dapat mengakibatkan pohon mangga menjadi stres sehingga siklus hidupnya sedikit terganggu. Oleh sebab itu, pohon pun lantas menghasilkan bunga sebagai bentuk upaya untuk dapat bertahan hidup. Jika tertarik, Anda juga bisa mencoba menancapkan beberapa paku usuk di batang pohon mangga secara acak.

Trik ini akan memberikan hasil yang lebih maksimal manakala Anda mengombinasikannya dengan pemberian pupuk NPK pada pohon mangga. Berikan pupuk NPK ini dalam waktu 1 bulan sebelum dan sesudah Anda memasang paku. Pupuk ini dibenamkan di dalam tanah dengan jarak sejauh 20 cm dari batang dan kedalamannya sekitar 10 cm. Setelah itu, siramlah tanaman menggunakan air secukupnya agar nutrisi di dalam pupuk NPK cepat terserap oleh akar pohon mangga.