Pasti Berhasil! Begini Cara Menyemai Biji Cabai

Bagaimana cara menyemai biji cabai? Tanaman cabai bisa diperbanyak menggunakan biji. Biji cabai yang telah Anda dapatkan sebaiknya jangan langsung ditanam di lahan budidaya. Biji-biji tersebut perlu disemaikan terlebih dahulu di tempat khusus. Tujuannya supaya Anda bisa lebih mudah dalam memantau perkembangan dan pertumbuhan biji cabai. Tanaman cabai muda pun tidak gampang rusak karena serangan hama dan curah air hujan.

Proses penyemaian biji cabai merupakan langkah awal yang memberikan dampak besar terhadap kesuksesan Anda membudidayakan cabai. Biji cabai yang digunakan sebagai benih ini akan mempengaruhi karakteristik tanaman. Pemilihan biji cabai yang tidak tepat mengakibatkan hasil yang diperoleh pun tidak maksimal. Begitu pula jika penyemaian tidak dilakukan dengan benar, biji cabai banyak yang mati dan pertumbuhan tanaman tidak maksimal.

cara-menyemai-biji-cabai.jpg

Kali ini kami akan berbagi panduan dalam menyemai biji cabai yang baik dan benar. Karena kami sendiri sudah terbiasa menggunakan metode ini, maka dijamin tingkat keberhasilannya lebih tinggi daripada teknik-teknik yang lain.

Alat dan bahan :

  • Buah cabai segar
  • Air hangat
  • Tampah
  • Kapur ajaib
  • Bawang merah
  • Polybag
  • Daun pisang
  • Arang
  • Tanah
  • Akar bambu
  • Pisau
  • Cetok

Langkah-langkah kerja :

  1. Pilih buah cabai segar yang kondisinya paling bagus. Ciri-cirinya antara lain buah berukuran besar, permukaannya mulus, rasanya pedas, dan normal.
  2. Belah buah cabai segar menjadi dua bagian menggunakan pisau yang tajam dan steril. Kumpulkan biji-biji ini ke dalam suatu wadah.
  3. Tuangkan air hangat ke wadah tadi. Tambahkan parutan bawang merah ke dalam wadah. Rendamlah biji cabai semalaman.
  4. Keesokan paginya, Anda bisa membuang semua biji cabai yang terapung. Kita hanya akan memakai biji cabai yang tenggelam.
  5. Taburkan bubuk kapur ajaib di air rendaman biji cabai. Gunanya untuk mencegah serangan semut. Rendam selama 15-30 menit.
  6. Biji cabai lantas dipindahkan ke tampah. Pindahkan tampah ini ke tempat terbuka untuk dilakukan penjemuran selama 2-3 jam.
  7. Buat media tanam dengan mencampurkan arang, tanah, dan akar bambu memakai perbandingan 1:1:1. Masukkan media tanam ke polybag.
  8. Ada baiknya media tanam disiapkan sejak 2-3 hari sebelum dilakukan penanaman. Siram media tanam tersebut setiap pagi dan sore hari.
  9. Buat lubang tanam di polybag dengan kedalaman 5-10 mm. Tanamkan 2-3 biji cabai di setiap polybag.
  10. Polybag diletakkan di tempat yang teduh. Siram sebanyak 3 kali/hari. Dalam waktu 5 hari, biji akan tumbuh menjadi bibit cabai yang memiliki 2 daun.
  11. Rawat terus bibit cabai tersebut hingga tingginya mencapai 10-20 cm. Setelah itu, bibit cabai pun siap untuk ditanam di lahan budidaya.