Panduan Budidaya Bunga Matahari yang Menguntungkan

Budidaya bunga matahari memiliki peluang yang sangat menguntungkan bagi para pelakunya. Setidaknya ada tiga peluang utama yang dimiliki oleh tanaman ini yaitu tanaman hias, minyak nabati, dan kuaci. Bunga matahari tampak begitu indah sehingga banyak sekali orang yang menyukainya. Anda bisa menjual bibit bunga matahari atau bunga matahari potong di kisaran harga Rp 20-50 ribu. Anda tinggal mengalikannya saja dengan jumlah tanaman yang dimiliki.

Sementara itu, minyak nabati bunga matahari sangat dibutuhkan oleh industri kecantikan. Minyak ini terbukti aman digunakan untuk kulit manusia serta dapat memberikan manfaat bagi para pemakainya. Soal harganya tidak perlu ditanya lagi. Jelas sangat mahal. Sedangkan kuaci merupakan produk olahan yang terbuat dari biji bunga matahari. Tak hanya masyarakat Indonesia yang mengonsumsinya, semua orang di dunia ini sangat menyukai kuaci.

cara-budidaya-bunga-matahari.jpg

Anda bisa memulai berbisnis menggunakan bunga matahari dimulai dari mempunyai lahan yang ditanami oleh tumbuh-tumbuhan yang satu ini.

Memilih Lahan yang Tepat

Tanaman bunga matahari lebih cocok dibudidayakan di dataran tinggi dibandingkan dataran rendah. Alasannya karena tanaman ini sangat menyukai udara yang cukup lembab serta tidak suka dengan udara yang panas. Tanaman ini akan tumbuh subur jika Anda menanamnya di lahan yang terbuka dan tidak tertutupi oleh naungan. Sehingga tanaman akan mendapatkan sinar matahari secara penuh.

Menyiapkan Lahan Penanaman

Lahan yang subur merupakan tempat yang ideal bagi pertumbuhan bunga matahari. Anda bisa membuka lahan, kemudian membersihkannya dari rumput, sampah, dan bekas tanaman lain. Taburkan pupuk kandang di seluruh lahan sebagai pupuk utama untuk menyuburkannya. Anda juga perlu mencangkul lahan untuk membuat strukturnya menjadi gembur. Setelah itu, buat bedengan sebagai tempat penanaman bibit.

Menyiapkan Lahan Penyemaian

Proses penyemaian biji bunga matahari sebaiknya dilakukan di lahan khusus. Lahan ini harus ditutupi naungan untuk mencegah bibit yang telah tumbuh dirusak oleh angin atau air hujan. Anda bisa menyemai benih di lahan tersebut secara langsung. Anda juga bisa memanfaatkan polybag sebagai tempat penyemaian benih sehingga nantinya bibit yang telah tumbuh bisa dipindahkan ke lahan budidaya dengan mudah.

Menyemai Benih Bunga Matahari

Kami sarankan Anda menyemai biji bunga matahari di polybag saja. Masukkan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1 ke dalam polybag. Lalu tanamkan benih di media tanam. Buat lubang tanam menggunakan jari telunjuk Anda dengan kedalaman 1-2 cm. Kemudian masukkan biji bunga matahari ke lubang tersebut dengan posisi bagian lancip menghadap ke atas. Setiap polybag cukup ditanami satu biji bunga matahari. Anda bisa menyiraminya setiap 2-3 hari sekali.

Memindahkan Bibit ke Lahan

Setelah bibit bunga matahari sudah memiliki minimal 2 helai daun dan tingginya 10 cm, Anda bisa memindahkannya ke lahan budidaya. Waktu pemindahan yang paling baik dilakukan pada pagi hari sebelum jam 9. Cara memindahkan tanaman yaitu Anda bisa membuka polybag dengan hati-hati agar tidak merusak media tanam. Lepaskan polybag tersebut sambil kedua tangan Anda menahan media tanam. Barulah kemudian Anda bisa menanamkan bibit ke lubang tanam yang tersedia beserta media tanamnya.

Merawat Tanaman Bunga Matahari

Perawatan dasar meliputi mencabut gulma yang tumbuh di lahan. Tidak disarankan memakai herbisida untuk memberantas gulma sebab akar dan batang tanaman bunga matahari cukup sensitif. Dikhawatirkan tanaman justru akan mati jika tidak sengaja terkena herbisida. Anda juga perlu memperbaiki bedengan yang telah longsor supaya tanaman tetap mendapatkan air dan bahan organik yang dibutuhkannya. Sedangkan pemupukan susulan dapat dilakukan mulai dari tanaman berusia 1,5 bulan. Anda bisa menggunakan 25 gram pupuk ZA dan 15 gram pupuk TSP untuk setiap batang tanaman.

Melakukan Pemanenan

Tanaman bunga matahari akan mulai menumbuhkan bunga pada saat usianya mencapai 2 bulan. Mula-mula bunga tersebut masih berbentuk kuncup. Selanjutnya bunga akan tumbuh dengan posisi yang mekar. Bunga yang tadinya kecil akan semakin membesar. Anda bisa melakukan pemanenan bunga matahari sesuai tujuan budidaya Anda. Apakah Anda ingin memanen bunga matahari sebagai tanaman hias, biji bunga matahari untuk kuaci, atau biji bunga matahari untuk diolah menjadi minyak nabati.