Merawat Tanaman Lidah Mertua di Dalam Ruangan

Tanaman lidah mertua tidak harus ditanam langsung di tanah. Jika mau, Anda pun dapat menanamnya di dalam pot. Tanaman yang ditanam di pot tentu mudah dipindah-pindahkan. Anda bisa meletakkan tanaman tersebut di tempat mana pun sesuka yang Anda mau. Bahkan Anda pun dapat menaruhnya di dalam ruangan. Keberadaan tanaman lidah mertua pasti akan menjadi hiasan ruangan yang sangat menarik.

Tanaman lidah mertua yang diletakkan di dalam ruangan tentu harus mendapatkan perawatan secara khusus. Pemeliharaannya agak berbeda dengan merawat lidah mertua yang ditanam di luar ruangan. Anda harus memberikan perhatian yang lebih banyak supaya tanaman tersebut dapat tumbuh secara normal. Maklum saja sebab saat berada di dalam ruangan, tanaman akan sulit mendapatkan beberapa kebutuhan dasarnya.

cara-merawat-lidah-mertua.jpg

Kiat-kiat di bawah ini bisa Anda coba untuk merawatnya!

Keluarkan Setiap Pagi

Bagaimana pun semua tanaman lidah mertua merupakan makhluk hidup yang butuh sinar matahari untuk mendukung kehidupannya. Tanpa sinar matahari, tanaman tidak akan bisa bertahan hidup. Begitu pula dengan lidah mertua yang ditanam di dalam ruangan. Jika sama sekali tidak memperoleh sinar matahari, tanaman tersebut pasti akan mati secara perlahan-lahan. Tugas Anda agar tanaman tetap bisa mendapat sinar matahari yaitu mengeluarkannya setiap pagi, paling tidak selama 1-2 jam.

Gunakan Lampu Ultraviolet

Jika Anda tak bisa mengeluarkan tanaman lidah mertua secara rutin, misalnya karena aktivitas yang sangat sibuk, maka Anda dapat mencari alternatif suatu alat yang bisa menggantikan peran sinar matahari bagi tumbuhan. Salah satunya yaitu lampu yang mampu memancarkan sinar ultraviolet. Cahaya yang dihasilkan oleh lampu ini terbukti dapat memicu proses fotosintesis bagi tumbuhan. Untungnya sekarang lampu ultraviolet ini banyak tersedia di pasar. Silakan Anda bisa menyalakannya selama 6-8 jam/hari.

Siram Setiap 3 Hari

Kebutuhan lain yang diperlukan oleh tanaman lidah mertua adalah air. Air merupakan sumber kehidupan. Tanpa air, tidak ada satu pun tumbuhan yang bisa hidup. Bahkan kaktus juga tetap membutuhkan air. Namun perlu Anda ketahui, masing-masing tanaman membutuhkan air dalam jumlah yang berbeda-beda. Sebagai tanaman sukulen, lidah mertua memerlukan air yang tidak terlalu banyak. Tanaman ini mempunyai kemampuan menyimpan cadangan air di dalam daunnya. Untuk lidah mertua yang ada di dalam ruangan, Anda cukup menyiraminya setiap 3 hari.

Lap Permukaan Daunnya

Tanaman yang dipelihara secara indoor biasanya lebih cepat kotor dan berdebu. Ada banyak sekali partikel-partikel debu yang menempel di permukaan tanaman tersebut, khususnya pada bagian daunnya. Hal ini terjadi akibat tanaman yang jarang disiram tepat di tubuhnya. Kita biasanya hanya menyiram media tanamnya karena takut air siraman akan membasahi area di sekitarnya. Padahal debu-debu ini dapat menghambat proses fotosintesis pada tanaman. Anda harus rajin mengelapnya supaya tanaman tetap bisa tumbuh dengan normal serta kelihatan bersih dan menarik.

Berikan Pupuk Daun

Jika Anda tidak merawatnya dengan baik, tanaman lidah mertua yang ditanam di lingkungan indoor akan berwarna pucat. Penyebabnya tidak lain karena proses metabolisme tanaman tersebut yang tidak lancar. Biasanya tanaman juga akan sulit melakukan fotosintesis saat ditaruh di dalam ruangan. Warna daun yang pucat ini tentu akan membuat pesona tanaman lidah mertua memudar. Tanaman yang seharusnya berwarna hijau dan kuning cerah malah kelihatan pucat sekali. Anda bisa mencoba memberikan pupuk daun secara rutin untuk mengatasinya.

Jangan Taruh di Ruangan Lembab

Tanaman lidah mertua sebenarnya tidak terlalu menyukai air. Tanaman ini justru akan tumbuh subur jika kondisi media tanamnya agak kering. Begitu pula dengan suhu udara yang lebih disukainya pun cenderung panas. Apabila diletakkan di ruangan dengan tingkat kelembaban udara yang cukup tinggi, tanaman ini akan mudah membusuk. Jadi usahakan Anda meletakkan tanaman ini di ruangan yang kering dan memiliki sirkulasi udara yang lancar. Sebisa mungkin jauhkan dari ruangan-ruangan yang lembab.