Menanam Tomat Hidroponik dengan Botol Bekas

Bagaimana cara menanam tomat hidroponik dengan botol bekas? Membudidayakan tanaman sendiri memungkinkan dapat menikmati sayuran yang segar tanpa pestisida. Masalahnya lahan yang sempit seringkali menyebabkan seseorang tidak bisa menanam tumbuh-tumbuhan sayuran sendiri. Dengan memanfaatkan sistem hidroponik, Anda bisa menanam tomat dengan media air tanpa perlu tanah.

Pada dasarnya, hidroponik adalah teknik bercocok tanam yang menggunakan media tanam berupa air. Kebanyakan tanaman tomat yang ditumbuhkan pada media hidroponik memiliki tingkat pertumbuhan yang cukup pesat karena nutrisinya lebih cepat terserap.Tanaman yang dipelihara secara hidroponik juga tidak membutuhkan pestisida dan herbisida sehingga lebih ramah lingkungan. Bercocok tanam dengan menerapkan metode ini akan menghasilkan tomat yang bermutu baik dan sehat.

menanam-tomat-hidroponik.jpg

Berikut panduan penanaman tomat hiroponik yang bisa Anda coba di rumah :

Alat dan Bahan :

  • Benih tomat
  • Botol plastik
  • Gelas plastik
  • Jerigen plastik
  • Kain fanel
  • Pupuk urea
  • Pupuk KCI
  • Pupuk NPK
  • Media tanam

Langkah-langkah :

  1. Potong botol menjadi dua bagian yaitu bagian atas dan bagian bawah. Lalu buat lubang pada potongan botol bagian atas di daerah leher botol untuk pemasangan sumbu kain fanel dan sirkulasi udara.
  2. Setelah sumbu kain ini terpasang pada leher botol, kemudian pasang juga sumbu tersebut ke potongan botol bagian bawah. Balik posisi potongan botol bagian atas, selanjutnya masukkan ke potongan botol bagian bawah dengan posisi tetap terbalik. Jadi mulut botol bagian atas berada di dalam botol bagian bawah.
  3. Atur sekali lagi sumbu dari kain fanel supaya bisa menghubungkan antara kedua potongan botol ini.
  4. Isilah potongan botol bagian atas menggunakan media tanam seperti pecahan batubata, sekam bakar, busa, atau rockwool. Adapun fungsi dari media tanam ini sebagai tempat akar tomat berpegangan sehingga dapat berdiri tegak dan tidak mudah roboh.
  5. Taburkan benih tomat sebanyak 2-3 biji per botol. Setelah itu, timbun kembali benih tersebut memakai media tanam dengan lapisan yang tipis saja.
  6. Tumbuhan yang ditanam secara hidroponik tidak perlu disiram. Anda hanya perlu memberikan pupuk susulan yang terbuat dari campuran urea, KCI, dan NPK secara berkala.
  7. Sebaiknya botol plastik yang menjadi wadah penanaman tomat diletakkan di tempat yang aman. Pastikan tempat tersebut bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup serta terhindar dari siraman air hujan.

Semoga bermanfaat!