Menanam Biji Talas agar Tumbuh Subur dan Umbinya Besar

Talas (Colocasia esculenta) adalah tumbuhan penghasil umbi-umbian yang termasuk dalam famili Araceae. Talas merupakan tanaman asli kawasan Asia Tenggara hingga Asia Tengah. Umumnya talas dimanfaatkan bagian umbinya sebagai bahan pangan. Namun ada pula talas hias yang mempunyai daun berwarna indah dan coraknya menarik. Di beberapa daerah di Indonesia, daun talas yang masih muda kerap dimasak menjadi sayur.

Biasanya tanaman talas ditumbuhkan dari umbi. Umbi talas yang telah tua bisa menumbuhkan tunas daun apabila Anda menyemainya. Selain menanamnya dari umbi, Anda juga bisa menggunakan anakan talas untuk memperbanyak tanaman ini. Kalau mau memakai teknik yang lebih mudah lagi, Anda juga bisa menanam talas dari bijinya. Ini merupakan cara menanam talas yang paling gampang. Kami yakin Anda akan langsung berhasil melakukannya.

cara-menanam-biji-talas.jpg

Panduan di bawah ini bisa Anda gunakan sebagai pedoman dalam menanam biji talas!

Siapkan Biji Talas

Berhubung Anda ingin menanam talas dari bijinya, tugas pertama Anda yaitu menyiapkan biji talas yang hendak ditanam. Anda bisa mendapatkan benih tanam siap tanam di www.tokotanaman.com. Kami mempunyai banyak sekali koleksi benih talas dengan varietas yang bermacam-macam. Tidak hanya talas untuk konsumsi saja, kami juga mempunyai benih talas hias. Silakan Anda bisa memilih sesuai selera pribadi.

Siapkan Media Tanam

Media tanam yang paling tepat dipakai untuk menanam talas yaitu media tanam yang subur dan teksturnya gembur. Media tanam tersebut harus bebas dari batu kerikil dan sampah. Jadi Anda perlu mengayak tanah yang akan digunakan menanam talas terlebih dahulu. Lalu tambahkan pupuk kandang secukupnya dan aduk supaya tercampur rata. Media tanam yang sudah jadi ini lantas bisa Anda masukkan ke dalam polybag.

Tanam di Polybag

Buatlah lubang tanam tepat di tengah-tengah polybag. Gunakan jari telunjuk Anda untuk membuat lubang tanam tersebut. Kedalamannya cukup sekitar 1 ruas jari. Setelah itu, masukkan biji talas ke dalam lubang tanam. Setiap lubang tanam bisa Anda isi dengan biji talas sebanyak 1-2 biji. Kemudian Anda bisa menutup lubang tersebut menggunakan tanah di sekitarnya. Polybag yang baru ditanami biji talas ini dapat Anda letakkan di tempat yang teduh.

Merawat Tanaman

Selama proses pembibitan berlangsung, tanaman harus berada di tempat yang dilindungi dengan naungan. Gunanya untuk mencegah jatuhnya air hujan secara langsung ke polybag yang dapat merusak atau membunuh tanaman. Polybag wajib diletakkan di tempat yang teduh. Perawatannya cukup dengan menyirami tanaman sebanyak 1 kali/hari. Lakukan upaya perawatan ini sampai biji berubah menjadi kecambah, lalu menumbuhkan daun sebanyak minimal 2 lembar.

Siapkan Lahan Tanam

Selama menunggu bibit talas tumbuh cukup tinggi, Anda bisa menyiapkan lahan yang bakal ditanami talas nantinya. Lahan ini harus dibersihkan dari kerikil dan kotoran, terutama apabila Anda menanam talas konsumsi yang dapat menghasilkan umbi yang besar. Lahan harus dibersihkan sehingga umbi yang dihasilkan pun berukuran jumbo. Lalu Anda bisa menambahkan pupuk kandang untuk menyuburkan tanahnya. Untuk mencegah genangan air, lahan tersebut sebaiknya dibentuk menjadi beberapa bedengan.

Pindahkan ke Lahan

Setelah bibit talas mempunyai daun setidaknya 2 helai artinya bibit tersebut sudah cukup dewasa sehingga bisa dipindahkan ke lahan budidaya. Waktu pemindahan tanaman paling baik dilakukan pada pagi atau sore hari. Caranya keluarkan bibit talas dari polybag-nya dengan hati-hati. Usahakan tidak sampai merusak bagian akarnya. Kemudian bibit tersebut harus segera ditanamkan pada lubang yang telah tersedia. Ulangi proses ini hingga seluruh bibit talas selesai Anda tanam. Setelah itu, sirami lahan tersebut untuk membantu bibit talas beradaptasi.

Rawatlah Tanaman

Kalau mau tanaman talas Anda tumbuh subur, kuncinya terletak pada perawatan tanaman tersebut. Anda harus mau repot merawat tanaman. Bila tidak turun hujan selama 2-3 hari, tanaman wajib disiram. Bersihkan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman paling tidak seminggu sekali agar tidak mengganggu pertumbuhannya. Sembari Anda juga bisa melakukan pendangiran yaitu menimbun kembali bagian pangkal tanaman talas memakai tanah. Hal ini akan merangsang pertumbuhan umbinya. Jangan lupa untuk memberikan pupuk susulan setiap 1 bulan sekali. Niscaya tanaman ini akan menghasilkan umbi yang memuaskan.