Tips-tips Memilih Bibit Kelapa Sawit yang Unggul

Budidaya kelapa sawit dimulai dari pengadaan bibit. Boleh dibilang bibit ini merupakan aset utama dari investasi Anda. Sukses tidaknya bisnis kelapa sawit yang Anda jalankan akan sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit kelapa sawit yang digunakan. Tentunya pemakaian bibit kelapa sawit yang bermutu tinggi akan memberikan keuntungan yang besar bagi Anda. Anda tidak akan kecewa telah membeli bibit kelapa sawit tersebut.

Adapun manfaat-manfaat yang akan diperoleh dari pemakaian bibit kelapa sawit yang memiliki kualitas tinggi di antaranya :

  • Bibit kelapa sawit akan cepat tumbuh besar
  • Waktu menuju fase menghasilkan lebih cepat
  • Tanaman mampu menghasilkan buah yang lebat
  • Buah yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi
  • Fase menghasilkan berlangsung lebih lama
  • Mempunyai kemampuan beradaptasi yang baik
  • Tahan terhadap serangan hama dan penyakit

Bibit kelapa sawit berupa tanaman kecil yang masih ditanam di polybag. Bibit tersebut tumbuh dari benih kecambah yang ditanam beberapa hari. Umumnya benih ini ditanam di polybag lalu diletakkan di lahan khusus pembibitan. Kalau dibandingkan dengan membeli benih, membeli bibit kelapa sawit relatif lebih aman karena Anda dapat mengetahui secara pasti kualitas bibit tersebut. Anda bisa memperhatikan ciri-ciri yang dimilikinya.

Di bawah ini merupakan ciri-ciri bibit kelapa sawit yang berkualitas tinggi, antara lain :

  1. Berasal dari Benih yang Unggul

Syarat utama bibit kelapa sawit yang memiliki mutu tinggi yaitu bibit ini ditumbuhkan dari benih sawit yang unggul. Benih yang digunakan sebagai bibit bukan benih liar yang dipungut dari perkebunan, melainkan benih yang dihasilkan oleh perusahaan pembibitan. Benih tersebut sebaiknya dipilih karena mempunyai sifat-sifat yang sudah diketahui dengan pasti. Sehingga kualitas bibit kelapa sawit pun lebih terjamin.

  1. Memiliki Pertumbuhan Seragam

Ciri-ciri selanjutnya ialah bibit kelapa sawit yang bagus memiliki tingkat pertumbuhan yang seragam. Biasanya di setiap lahan pembibitan, petani akan menggunakan benih yang jenisnya sama. Jika benih-benih ini mempunyai pertumbuhan yang seragam, Anda akan lebih mudah dalam mengelolanya nanti. Hindari menggunakan bibit sawit yang kerdil sebab tandanya pertumbuhan bibit ini cukup lambat.

  1. Postur Tanamannya Gemuk

Anda juga bisa mengetahui kualitas bibit sawit dengan memperhatikan posturnya. Bibit sawit yang mutunya bagus ditandai dengan postur bibit tanaman tersebut yang cenderung gemuk. Hal ini menandakan kalau bibit tumbuh dengan baik serta mendapatkan asupan nutrisi, air, udara, dan sinar matahari yang dibutuhkannya dalam jumlah yang cukup banyak. Hindari memilih bibit yang posturnya jangkung.

  1. Bibit Tampak Sehat dan Segar

Wajib hukumnya membeli bibit yang sehat serta kondisinya benar-benar segar. Sekali lagi kami tekankan bahwa nasib investasi Anda tergantung dari pemilihan bibit kelapa sawit ini. Sehat tidaknya bibit sawit dapat dilihat dari kondisinya, segar atau tidak. Bibit yang segar mempunyai postur yang tegap dan warna daunnya hijau cerah mengkilap. Di sisi lain, Anda harus menghindari bibit yang tampak layu.

  1. Bebas dari Hama dan Penyakit

Dilarang keras memilih bibit kelapa sawit yang rusak, baik disebabkan oleh serangan hama maupun penyakit. Sebab peluang hidup bibit tersebut cukup rendah. Jangan mau menanggung risiko yang besar dari bibit yang telah diserang oleh hama atau penyakit, meskipun Anda mendapatkan harga yang miring. Sebab kenyataannya bibit-bibit yang bermasalah ini bisa menularkan masalahnya ke bibit sawit yang lain. Bukan tidak mungkin nantinya Anda justru akan menanggung kerugian yang besar.