Tips dan Trik agar Bunga Matahari Cepat Berbunga

Siapa nih yang menyukai bunga matahari? Bunga yang satu ini memang begitu menawan. Hal ini tidak terlepas dari ukurannya yang besar. Bunga matahari merupakan tanaman semusim. Artinya setelah tanaman ini menumbuhkan bunga, tanaman pun akan mati. Namun Anda tidak perlu sedih karena setiap tanaman bunga matahari mampu menghasilkan kuaci dalam jumlah yang banyak sebagai gantinya. Rata-rata umur bunga matahari sekitar 3-4 bulan.

Alasan utama Anda menanam bunga matahari yaitu tergoda akan keindahan bunganya. Bunga matahari memang sangat indah, terutama saat kondisinya mekar. Perpaduan antara warna cokelat gelap di bagian tengah dan kuning cerah di sekelilingnya membuat bunga ini tampak cantik sekali. Ukuran bunga yang jauh lebih besar daripada bunga-bunga pada umumnya juga membuat kita merasa puas saat memandangi keindahannya.

Ada beberapa tips dan trik yang bisa Anda lakukan untuk merangsang bunga matahari supaya cepat berbunga serta rajin menghasilkan bunga, antara lain :

Pastikan Tanaman Bisa Mendapatkan Sinar Matahari

Tanaman bunga matahari paling suka dengan sinar matahari. Tanaman ini akan tumbuh subur manakala Anda menanamnya di tempat terbuka. Sehingga tanaman pun bisa mendapatkan sinar matahari secara penuh. Sinar matahari yang mengenainya akan membuat tanaman dapat melakukan proses fotosintesis dengan baik. Tanaman pun akan menjalani siklus hidupnya dengan normal. Dia akan menumbuhkan bunga pada saat waktunya.

Sirami Tanaman dengan Air yang Bernutrisi

Air juga sangat disukai oleh tanaman bunga matahari. Anda bisa menyiraminya setiap hari agar tanaman tersebut tumbuh subur. Gunakan air yang bersih untuk menyirami tanaman. Jika ada, Anda juga bisa memanfaatkan air cucian beras, air bekas mencuci sayuran dan buah-buahan, atau air yang diambil dari kolam ikan. Bahan organik yang terkandung di dalam air tersebut akan menjadi nutrisi tambahan bagi tanaman bunga matahari.

Berikan Pupuk Kandang dari Kotoran Ayam

Lengkapi kebutuhan nutrisi tanaman melalui pemberian pupuk susulan secara berkala. Kalau ingin aman, Anda bisa menggunakan pupuk alami seperti pupuk kandang dan pupuk kompos. Kandungan nutrisi pada pupuk alami sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi tanaman bunga matahari sehingga mampu melakukan fotosintesis dengan baik. Kalau Anda ingin tanaman cepat berbunga, berikan pupuk kandang dari kotoran ayam setiap bulan.

Jagalah Kondisi dan Kesehatan Tanaman

Kalau ingin tanaman bunga matahari yang Anda tanam cepat menghasilkan bunga, Anda harus mau menjaga kondisinya supaya tetap sehat. Pastikan tidak ada hama atau pun penyakit yang menyerang tanaman tersebut. Jika muncul gejala-gejala awal penyerangan hama atau penyakit pada tanaman, Anda harus segera memberikan upaya pengendalian. Yang paling mudah yaitu membuang bagian tanaman yang terserang sehingga tidak menular ke bagian lainnya.

Lakukan Pendangiran Tanah secara Berkala

Pendangiran dilakukan dengan memperbaiki bedengan tempat penanaman bunga matahari. Biasanya bedengan akan mengalami kerusakan akibat longsor atau erosi oleh air hujan. Hal ini menyebabkan bedengan mengalami penurunan sedikit demi sedikit. Anda harus memperbaiki secepatnya bedengan yang telah rusak tersebut dengan menimbun kembali menggunakan tanah di sekitarnya. Sehingga tersedia ruangan yang cukup bagi akar untuk terus berkembang.

Bersihkan Gulma yang Tumbuh di Sekitar Tanaman

Gulma menjadi masalah serius di lahan tempat budidaya tanaman bunga matahari. Gulma seperti rumput dan teki-tekian akan menjadi pesaing bagi tanaman dalam mendapatkan air dan zat hara. Sebagian air dan zat hara yang Anda berikan akan diambil gulma sehingga tidak diserap secara maksimal oleh bunga matahari. Gulma juga bisa menjadi inang bagi hama dan penyakit. Anda harus rajin membersihkan gulma yang tumbuh di lahan.