Tanaman yang Baik Ditanam di Pekarangan Rumah

Apa sajakah tanaman yang baik ditanam di pekarangan rumah? Selain dapat memperindah suasana rumah dan menimbulkan suasana yang asri, keberadaan tanaman-tanaman juga mampu menyehatkan lingkungan tempat tinggal berkat oksigen yang diciptakannya. Tak perlu lahan yang luas untuk sekadar menanam tumbuh-tumbuhan di pekarangan. Anda bisa menggunakan wadah penanaman berupa pot atau polybag.

Tanaman yang akan dipelihara di sekitar rumah tidak melulu harus berasal dari golongan tanaman hias. Anda juga dapat menanam sayur-sayuran seperti cabai, terung, sawi, kangkung, wortel, ketimun, kentang, kacang panjang, pare, caesin, dan tomat. Benefit dari menanam sayuran sendiri, Anda bisa menjamin kualitas dan kesegaran sayuran tersebut serta dapat menghemat anggaran belanja tentunya.

Bagi para pemula sering merasa kebingungan sendiri ketika memikirkan tanaman apa yang ingin ditanamnya di pekarangan. Jika Anda juga termasuk salah satunya, berikut ini kami berikan ide-ide tanaman yang cocok ditanam di halaman rumah Anda!

Cabai

Cabai merupakan tanaman yang mudah sekali ditanam. Perawatannya pun sangat gampang. Anda cukup mempersiapkan biji yang berasal dari buah cabai matang. Kemudian tanamkan biji ini ke dalam media yang terbuat dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Setelah itu, tinggal siram saja tanaman cabai yang telah tumbuh secara teratur setiap dua kali sehari. Biasanya Anda bisa memanen buah-buah cabai yang dihasilkannya ketika tanaman sudah berumur sekitar 60-80 hari.

Tomat

Satu kali lima dengan cabai, tanaman tomat juga memerlukan penanaman dan pemeliharaan yang sederhana. Ukuran buahnya yang cukup besar juga dapat menjadi daya tarik tersendiri pada pekarangan rumah Anda. Bila Anda ingin menanam tomat, pastikan tanah yang dipakai memiliki pH normal antara 6-7. Bentuk perawatan yang diberikan cukup dengan menyiramnya secara teratur setiap 2-3 kali dalam seminggu.

Wortel

Ingat, penanaman wortel harus dilakukan dari benihnya yang berbentuk biji, bukan umbi wortel ya. Sebagai tanaman yang berasal dari daerah beriklim subtropis, wortel membutuhkan lingkungan yang sejuk dengan tingkat kelembaban yang cukup tinggi. Biji-biji wortel yang sudah Anda dapatkan lantas bisa ditanamkan pada media tanam yang berasal dari tanah subur, gembur, dan kaya akan bahan organik.

Bayam

Jika pekarangan rumah Anda bisa mendapatkan sinar matahari dengan maksimal, cobalah menanam bayam, baik bayam hijau maupun bayam merah. Tanaman ini juga memerlukan air yang cukup banyak untuk mendukung pertumbuhannya. Oleh karena itu, sangat disarankan kepada Anda untuk memelihara bayam pada saat awal musim penghujan atau akhir musim kemarau. Saat memanen baya, sebaiknya petik daunnya saja sehingga nantinya akan cepat tumbuh daun baru lagi.

Selada

Penanaman selada juga bisa dibilang mudah dilaksanakan. Varietas selada yang banyak dibudidayakan di pekarangan rumah yaitu selada yang berdaun hijau dan merah. Sehingga ketika sudah tumbuh subur, daun-daun selada ini bisa dipetik sendiri untuk keperluan pribadi seperti membuat sandwich, salad, atau pun dressing makanan. Perlu diketahui, selada merupakan sayuran yang sehat karena banyak mengandung mineral, yodium, fosfor, besi, potasium, mangan, kalsium, seng, kobalt, dan tembaga.

Lobak

Jika Anda suka dengan sayuran lobak, kenapa tidak menanamnya sendiri di rumah? Faktanya tanaman lobak mempunyai tingkat pertumbuhan yang sangat cepat asalkan kebutuhan bahan organik dan sinar matahari yang diperlukannya terpenuhi. Bahkan apabila beruntung, Anda dapat memanennya dalam waktu sebulan saja lho. Yang terpenting, penyiraman tanaman ini dikerjakan dengan menyesuaikannya terhadap kelembaban media tanam.

Kacang Hijau

Bagi keluarga Indonesia, kacang hijau sering digunakan sebagai bahan baku untuk membuat aneka hidangan lezat nan menggoda selera. Misalnya saja bubur kacang hijau, onde-onde, bakpao, selai, combro, dan sebagainya. Anda juga bisa kok menanam kacang hijau di rumah dengan catatan temperatur lingkungannya berkisar antara 25-27 derajat celsius. Tanaman ini akan menunjukkan pertumbuhan yang sangat cepat terutama pada 1-2 minggu awal penanaman.