Panduan Mudah Cara Menanam Biji Kelor

Anda mungkin tertarik untuk menanam tumbuhan kelor dari bijinya? Tanaman kelor memang menarik sekali untuk ditanam. Tumbuhan kelor ini mempuyai manfaat yang begitu besar bagi manusia. Daunnya merupakan sumber vitamin A yang bagus untuk mendukung kesehatan mata. Daun kelor juga banyak mengandung protein serta kalsium.  Bahkan pohon kelor dipercaya dapat mencegah gangguan jin dan mengatasi serangan mistis. Anda pun mungkin tertarik untuk menanamnya sendiri?

Sebetulnya menanam biji kelor ini termasuk cukup mudah dilakukan. Karena pada dasarnya biji kelor memang memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi. Sehingga potensi keberhasilan dalam menanam biji kelor ini biasanya pun tinggi. Biji kelor relatif cukup gampang berkecambah serta tumbuh menjadi bibit tanaman berukuran kecil. Jika Anda merawatnya dengan baik, bibit kelor ini lama-kelamaan lantas akan tumbuh menjadi semakin tinggi hingga menjadi pohon kelor yang ukurannya besar.

Alat dan Bahan :

  • Biji kelor
  • Kapas
  • Air
  • Air hangat
  • Polybag
  • Cocopeat
  • Wadah plastik

Langkah-langkah :

  1. Siapkan biji kelor terlebih dahulu. Anda bisa mencarinya di kebun yang ada pohon kelornya. Pohon kelor yang sudah cukup dewasa biasanya akan menghasilkan buah. Silakan petik buah kelor yang telah tua untuk diambil bijinya.
  2. Masukkan biji kelor ke dalam wadah plastik. Kemudian tuangkan air hangat secukupnya ke dalam wadah tersebut. Usahakan seluruh bagian biji kelor dapat terendam air hangat. Biarkan biji kelor ini selama 10-12 jam.
  3. Kita siapkan tempat untuk menyemai biji kelor. Anda bisa menggunakan wadah plastik yang diisi dengan kapas. Lalu tuangkan beberapa tetes air bersih tepat ke arah kapas tersebut hingga kondisinya menjadi basah.
  4. Ambil biji kelor dari air rendaman, lantas cucilah sebentar dengan air bersih. Setelah itu letakkan biji kelor tersebut tepat di atas permukaan kapas yang basah. Susunlah dengan pola barisan yang rapi untuk mempermudah Anda mengambil kecambah yang tumbuh nantinya.
  5. Letakkan wadah penyemaian yang berisi biji kelor di tempat yang kondisinya gelap dan cukup lembab. Anda bisa menaruhnya di kolong tempat tidur, di bawah meja, atau di dalam kamar mandi. Jagalah kondisi kapas agar tetap basah.
  6. Lama-kelamaan akan biji kelor akan berkembang menjadi kecambah. Biasanya dimulai dari tumbuhnya tunas daun, baru kemudian akan diikut dengan tumbuhnya akar. Anda harus merawat biji ini agar terus tumbuh dan tidak membusuk.
  7. Siapkan cocopeat untuk digunakan sebagai media tanam. Sebagai alternatif, Anda juga bisa memakai tanah berhumus. Masukkan cocopeat secukupnya ke dalam polybag. Lantas buatlah lubang tanam yang berukuran 2-3 cm tepat di tengah-tengah polybag.
  8. Ambil kecambah kelor dengan hati-hati menggunakan pinset. Lalu kecambah ini bisa Anda tanamkan ke lubang tanam yang telah dibuat. Tanamlah kecambah ini dengan benar yakni posisi akar di bawah dan posisi daun di atas. Usahakan posisinya dapat berdiri tegak.
  9. Kecambah kelor yang baru saja ditanam di polybag wajib diletakkan di tempat yang teduh. Kecambah ini sama sekali tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung. Anda bisa menyiraminya setiap 2-3 hari sekali.
  10. Setelah tinggi bibit kelor sudah mencapai 25-30 cm, barulah Anda bisa memindahkannya untuk ditanam langsung di tanah. Biasanya bibit kelor ditanam di depan rumah, baik sebagai tanaman hias, tanaman sayur, maupun tanaman penjaga rumah.