Panduan Cara Merawat Tanaman Bonsai untuk Pemula

Bonsai merupakan salah satu bentuk dari kesenian. Pada bonsai, seninya bersifat hidup seiring dengan kehidupan tanaman yang dibonsai tadi yang terus mengalami pertumbuhan. Agar keindahannya tetap terjaga dengan baik, tanaman bonsai harus dirawat sebaik-baiknya. Proses perawatan bonsai ini juga sekaligus berguna untuk meningkatkan nilai keindahannya. Perawatan tanaman bonsai harus dilakukan secara terus-menerus tanpa pernah ada berhentinya.

Lantas pertanyaannya ialah bagaimana cara merawat tanaman bonsai ini? Apakah prosesnya tetap sama seperti merawat tanaman-tanaman hias lainnya? Ternyata merawat bonsai memerlukan trik tersendiri yang agak berbeda dengan teknik perawatan tanaman hias pada umumnya. Pada tanaman-tanaman hias, kita merawat untuk memicu pertumbuhan tanaman supaya tumbuh subur dan cepat besar. Lain halnya dengan merawat bonsai yang harus mengontrol pertumbuhannya.

Penyiraman Tanaman Bonsai Secara Berkala

Kebutuhan utama yang harus Anda cukupi pada tanaman bonsai ialah air. Tanaman bonsai memerlukan air yang cukup agar tetap dapat hidup. Namun penyiraman yang terlalu sering juga kurang baik karena dapat memicu pertumbuhan tanaman naik pesat serta meningkatkan risiko tanaman terserang jamur. Sebaiknya lakukan penyiraman dengan menyesuaikan kondisi media tanam. Siramilah pada saat kondisi bagian media tanam nampak kering. Misalnya Anda bisa menyirami bonsai sebanyak 1-2 kali setiap hari. Pastikan sisa air siraman yang berlebih bisa langsung mengalir keluar melalui lubang pot.

Pemberian Pupuk Sebagai Makanan Tanaman

Tanaman bonsai juga perlu diberi pupuk secara berkala agar kebutuhan nutrisinya tetap terjaga. Anda bisa menggunakan pupuk majemuk yang mengandung unsur N (nitrogen), P (phosphor), dan K (kalium). Unsur N berguna untuk memicu pertumbuhan daun, unsur P untuk merangsang tumbuhnya bunga, dan unsur K untuk memperkokoh tanaman. Anda bisa memanfaatkan pupuk NPK 15-15-15 dengan dosis 25-50 gram yang diberikan setiap 4 bulan sekali. Apabila perlu, Anda juga dapat memberikan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompor untuk menjaga kesuburan media tanam.

Rutin Melakukan Pemotongan dan Pemangkasan

Bentuk perawatan lainnya yang mesti Anda berikan terhadap bonsai yaitu melakukan pemotongan atau pemangkasan batang, cabang, dan ranting tanaman secara berkala. Tujuan utamanya yaitu membentuk postur tanaman tersebut agar sesuai dengan keinginan kita. Pemotongan sebaiknya dilakukan sampai luka bekasnya rata dengan permukaan pangkal tumbuh sehingga bekas potongannya tak kelihatan lagi. Pemotongan terhadap batang, cabang, atau ranting yang kurang sehat atau pertumbuhannya tidak baik harus mempertimbangkan pertumbuhan cabang atau ranting lainnya yang sehat.

Pembentukan Tanaman Menggunakan Kawat

Anda bisa memanfaatkan kawat untuk membentuk batang, cabang, dan ranting tanaman bonsai supaya mempunyai bentuk yang sama seperti apa yang kita kehendaki. Biasanya digunakan kawat baja atau kawat stainless steel yang memang tidak berkarat sehingga tidak membahayakan tanaman. Anda dapat memakai kawat yang berdiameter minimal 3 mm sehingga cengkeramannya cukup kuat untuk menahan pertumbuhan tanaman. Lakukan proses pengawatan sesuai dengan arah yang diinginkan. Hati-hati saat memasang kawat tersebut, usahakan tidak melukai lapisan kulit pada dahan tanaman.

Mengatur Posisi Peletakan Tanaman di Dalam Pot

Awalnya tanaman bonsai selalu menggunakan pot yang berbentuk kotak. Namun seiring berjalannya waktu, seni bonsai terus mengalami perkembangan. Kini Anda juga bisa memakai pot yang berbentuk oval atau persegi panjang untuk menanam bonsai. Gaya dalam membentuk tanaman bonsai sekarang juga ada banyak sekali. Kenyataannya Anda tidak harus menanam bonsai tepat di tengah-tengah pot. Anda tetap boleh menanam bonsai tersebut di pinggir pot dengan jarak sepertiga dari luas pot asalkan sesuai dengan gaya bonsai yang hendak diusung.

Mencitapakan Kesan Tua Pada Tanaman Bonsai

Tanaman bonsai akan memiliki nilai keindahan yang semakin tinggi manakala terlihat sebagai tanaman yang tua. Kesan tua pada tanaman tersebut mampu memberikan aura penuh kharisma dan simbol dari kebijaksanaan. Kesan tua pada tanaman bonsai biasanya tercipta manakala terdapat cabang yang rata-rata merunduk ke bawah, akar yang tumbuh menjalar sampai ke permukaan tanah, dahan yang mati dan lapuk, dahan yang berongga, serta batang yang mati sebelah. Kendati sebenarnya kesan tua ini muncul dari upaya-upaya perlakuan yang kita berikan, tapi usahakan hasilnya terlihat sealami mungkin.