Jenis-jenis Kaktus yang Paling Unik di Dunia

Anda mungkin belum tahu apa sih jenis kaktus yang paling unik? Kaktus sendiri merupakan tumbuhan yang sangat menarik. Tanaman ini mampu bertahan hidup dengan baik di daerah-daerah yang kering dan tandus. Hal ini berkat penyesuaian diri yang berhasil dilakukan oleh kaktus yakni mengubah daunnya menjadi berukuran kecil untuk mengurangi terjadinya penguapan serta kemampuannya dalam menyimpan cadangan air di batang.

Sebenarnya kaktus tidak hanya dapat tumbuh di gurun pasir, tetapi juga di daerah-daerah yang memiliki iklim tropis hingga subtropis. Maka tak heran kalau jenis kaktus yang tumbuh di berbagai belahan dunia pun ada banyak sekali. Walaupun sama-sama termasuk kaktus, namun masing-masing dari jenis kaktus tersebut memiliki keunikan tersendiri dengan karakteristik yang berbeda-beda. Inilah yang menjadi daya tarik utama kaktus.

Berdasarkan ukurannya, kaktus dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Salah satunya adalah kaktus mini atau kaktus kerdil. Ukurannya yang kecil membuat kaktus jenis ini terlihat lebih lucu dan lebih imut daripada kaktus-kaktus biasanya. Anda pun menjadi lebih mudah dalam merawatnya. Kaktus mini biasanya dijadikan sebagai tanaman hias indoor. Anda bisa meletakkannya di ruang tamu, kamar tidur, atau ruang kerja untuk menghiasi ruangan.

Terdapat 5 jenis kaktus yang menurut kami paling unik di antara kaktus-kaktus lainnya.

Jenis 1. Parodia

Disebut pula kaktus bola, parodia memiliki bentuk yang bulat menyerupai bola dengan duri-duri di seluruh permukaannya. Kaktus ini berasal dari Brasil dan bisa menumbuhkan bunga berwarna kuning pucat. Jika dipelihara dengan baik, kaktus parodia bisa terus tumbuh hingga tingginya mencapai lebih dari 7-15 cm. Menariknya, parodia merupakan kaktus yang tidak suka dengan panas. Jadi bila Anda memelihara kaktus parodia, kami sarankan taruhlah di tempat yang teduh.

Jenis 2. Astrophytum

Sekilas rupa dari astrophytum ini mirip seperti parodia, tetapi kalau boleh jujur astrophytum jauh lebih cantik. Hal tersebut tidak terlepas dari bentuknya yang bulat dengan hiasan berupa duri-duri berukuran kecil. Kaktus ini juga mampu menumbuhkan dengan warna merah muda atau kuning. Tetapi Anda harus bersabar karena astrophytum mempunyai tingkat pertumbuhan yang lambat sekali. Bahkan dalam kurun waktu 4-5 tahun, kaktus ini hanya bisa tumbuh sekitar 5 cm saja.

Jenis 3. Cereus Tetragonus

Jika Anda termasuk pencinta tumbuhan yang rindang, namun tetap ingin menanam kaktus, pilihlah Cereus tetragonus. Kaktus jenis ini mempunya tingkat pertumbuhan yang lumayan cepat dengan maksimal ukurannya berkisar 2 m. Cereus tetragonus paling bagus kalau ditanam secara bergerombol sehingga membentuk seperti rumpun. Kumpulan kaktus tersebut tampak sangat menarik dengan ketinggian yang berbeda-beda. Sekilas mirip seperti bangunan kastil di negeri dongeng.

Jenis 4. Chepalocereus Senilis

Chepalocereus Senilis mendapat julukan kaktus uban atau kaktus orang tua karena hampir sekujur badannya tertutupi oleh helaian rambut yang berwarna putih menyerupai rambut uban yang sering muncul di kepala manula. Bahkan jika terus dibiarkan panjang rambut-rambut ini bisa mencapai 12 cm loh. Chepalocereus Senilis akan tumbuh dengan baik apabila dipelihara di tempat yang cukup panas dengan suhu antara 35-40 derajat celsius. Jangan lupa semprotkan air seminggu sekali agar kaktus ini tidak dipenuhi debu.

Jenis 5. Ariocarpus

Mau tahu apa jenis kaktus yang paling mahal? Adalah ariocarpus yang kerap disebut-sebut sebagai rajanya tanaman kaktus. Harga dari kaktus yang satu ini mahal sekali. Bahkan harga tersebut bisa naik berkali-kali lipat jika ariocarpus Anda sudah berhasil mengalami mutasi. Ariocarpus merupakan jenis kaktus tanpa duri yang memiliki daun berbentuk tumpul, runcing, melengkung, atau prisma. Bila sudah cukup umur, kaktus Ariocarpus akan menghasilkan bunga yang berwarna kuning, merah, pink, putih, atau ungu.