Ciri-ciri Jamur Kuping yang Paling Lengkap

Apakah ciri-ciri jamur kuping? Jamur kuping (Auricularia auricula) adalah salah satu jamur yang termasuk dalam famili Auriculariaceae pada kelas Basidiomycota. Disebut jamur kuping karena bentuknya melebar, bertekstur lunak, dan berkerit-kerit. Pemukaannya yang berwarna hitam, cokelat kehitaman, atau cokelat tua membuatnya terlihat mirip sekali dengan telinga manusia.

Jika dalam keadaan segar, tekstur jamur kuping terasa kenyal sekilas menyerupai gelatin. Tetapi saat kondisinya kering, tekstur jamur ini akan menjadi keras layaknya tulang. Tubuh jamur kuping memiiki bentuk yang melebar seperti mangkuk atau juga berbentuk seperti kuping. Diameternya jamur kuping berkisar antara 2-15 cm dengan tingkat ketebalan yang tipis, kenyal, dan berdaging.

Pada umumnya, jamur kuping berwarna hitam atau cokelat kehitaman, ada pula yang berkelir cokelat tua. Nilai ekonomis yang paling tinggi dipegang oleh jamur yang bagian atasnya berwarna cokelat dan warna bawahnya hitam. Kebanyakan pasar menghendaki jamur kuping yang berukuran relatif kecil. Sebelum didistribusikan, jamur kuping harus diawetkan terlebih dahulu dengan cara dikeringkan.

Jamur kuping bereproduksi secara generatif melalui basidium yang berkumpul di basidiokarp dan menghasilkan spora. Jamur yang sudah tua menghasilkan spora yang berbentuk kecil dan ringan serta berjumlah banyak. Ketika spora ini jatuh di lingkungan yang ideal, maka ia akan berkecambah dan membentuk miselium dan berubah menjadi primordial. Lambat laun, primordial ini akan tumbuh menjadi jamur kuping yang utuh.

Berikut ini ciri-ciri jamur kuping secara morfologi yaitu :

  1. Berbentuk menyerupai telinga manusia
  2. Diameternya sekitar 2-15 cm
  3. Tubuh buah berwarna hitam atau cokelat kehitaman
  4. Memiliki lamella alias lembaran yang tersusun di bawah tudung
  5. Tunasnya merupakan calon fungi baru

Sementara itu, ciri-ciri anatomi jamur kuping antara lain :

  1. Bagian lamella mengandung basidiospora
  2. Memiliki basidioskarp yang merupakan tempat perkembangan basidium
  3. Basidioskarp juga menghasilkan basidiospora di dalamnya