Cara Stek Cemara Udang Pasti Berhasil

Bagaimana cara menyetek pohon cemara udang? Cemara udang merupakan salah satu jenis cemara hias yang banyak ditanam di Indonesia. Tanaman ini begitu menarik karena mempunyai rupa yang sederhana namun bersahaja. Bahkan beberapa penghobi kerap membentuk pohon cemara udang menjadi bonsai yang menawan.

Tahukah Anda, pohon cemara udang bisa dikembangbiakkan secara vegetatif melalui stek pucuk lho. Selain praktis, metode perbanyakan tanaman dengan stek pucuk ini cukup mudah dikerjakan. Kami yakin Anda pun dapat melakukannya sendiri. Nah biar lebih percaya diri, silakan ikuti panduan menyetek cemara udang dari kami sebagai berikut!

Alat dan Bahan :

  • Pohon cemara udang
  • Pisau cutter
  • Hormon perangsang tumbuh
  • Pasir halus
  • Polybag
  • Pot

Langkah-langkah :

  1. Tentukan mana bagian dari pucuk cemara udang yang bagus untuk distek. Pilihlah pucuk yang tumbuh subur, kondisinya segar, usianya sudah cukup tua, bertekstur lunak, dan berbentuk lurus. Potonglah cabang tadi menggunakan pisau cutter sepanjang 10 cm.
  2. Setelah cabang terpotong, buanglah beberapa daun dan ranting yang berukuran kecil dari cabang tersebut. Lakukan pemangkasan kira-kira sepanjang 4 cm dari pangkal cabang. Kemudian runcingilah bagian pangkal cabang tadi menggunakan cutter yang tajam supaya potongannya halus dan bersih.
  3. Tuangkan larutan perangsang tumbuh secukupnya ke dalam gelas. Dosis yang kami biasanya adalah 1 sendok teh larutan perangsang tumbuh dicampur dengan setengah gelas air bersih. Aduk supaya larutan menjadi encer dan tercampur rata.
  4. Masukkan potongan cabang cemara udang tadi ke dalam gelas tersebut. Rendamlah bagian pangkal cabang di dalam larutan perangsang tumbuh selama 5 menit. Setelah itu, segera tanamkan ke dalam media tanam.
  5. Media tanam yang dipakai untuk stek adalah pasir. Sebelumnya pasir tersebut sudah diayak sampai halus dan dipanaskan dengan suhu mencapai 80 derajat celsius agar kondisinya menjadi higienis. Pasir ini lantas dimasukkan ke dalam polybag.
  6. Tanamkan cabang cemar udang ke media tanam dengan cara menancapkannya sedalam 4 cm. Lalu berikan kerudung berupa plastik pada polybag tersebut. Sebaiknya letakkan polybag ini di tempat yang memiliki kelembaban udara tinggi agar proses penguapan pada batang stek lebih rendah.
  7. Berhasil tidaknya proses stek yang Anda lakukan akan terlihat dalam waktu sebulan kemudian. Jika berhasil, maka daun-daun yang tersisa pada cabang tersebut terlihat segar dan tanaman pun telah mempunyai sistem perakaran yang kuat.
  8. Sebulan setelah bibit cemara udang bikinan Anda sudah jadi, Anda bisa memindahkannya ke dalam pot atau menanamnya langsung di tanah. Gunakan media tanam berupa tanah, pasir, dan pupuk kandang yang dicampur secara merata. Penyiraman dilakukan setiap 1-2 kali/hari tergantung kondisi cuaca.

Stek adalah metode termudah untuk mendapatkan perakaran dari suatu bagian tanaman. Secara prinsip, Anda harus memotong salah satu bagian dari pohon indukan lalu menanamkannya ke dalam media persemaian, baik berupa pasir halus maupun campuran pasir dan humus. Kendala utama dalam stek yakni penguapan yang terlalu tinggi. Anda bisa mencegahnya dengan memangkas tanaman dan meningkatkan kelembaban udara di sekitar tempat persemaian.