Cara Stek Batang Pohon Bidara Arab

Pohon bidara arab bukanlah tanaman biasa. Tanaman ini memiliki segudang manfaat yang baik untuk manusia. Tidak hanya menyembuhkan penyakit-penyakit yang bersifat jasmani saja, tapi penyakit yang ditimbulkan oleh gangguan makhluk ghaib pun konon bisa disembuhkan menggunakan tanaman yang satu ini. Itu sebabnya, masyarakat di Indonesia banyak yang menanamnya di pekarangan rumah. Pohon bidara bisa ditanam di pot dan polybag, atau di tanah langsung.

Anda juga mungkin tertarik untuk menanam pohon bidara di halaman? Tenang saja. Walaupun tanaman ini bukan berasal dari Indonesia, pohon bidara mampu tumbuh dengan baik di negeri kita. Hal ini tentu tidak terlepas dari kondisi tanah di sini memang sangat subur. Kini Anda bisa mendapatkan bibit bidara di toko tanaman terdekat. Salah satunya melalui www.tokotanaman.com. Kami menyediakan bibit bidara sekaligus benih bidara berupa biji, baik yang sudah dikupas maupun belum.

Perbanyakan tanaman bidara dapat dilakukan melalui stek batang. Keunggulan dari metode ini yaitu prosesnya yang mudah sekali. Yang penting Anda harus mempunyai batang bidara yang kondisinya sudah tua terlebih dahulu. Semakin besar diameter batang tersebut semakin bagus karena peluang hidupnya akan semakin tinggi. Batang tersebut juga harus memiliki setidaknya satu mata tunas sebagai tempat tumbuhnya tunas daun baru nantinya.

Alat dan Bahan :

  • Batang bidara
  • ZPT (Zat Perangsang Tumbuh)
  • Fungisida
  • Tanah
  • Pasir
  • Sekam padi
  • Cutter
  • Kantung plastik
  • Gelas plastik

Langkah-langkah :

  1. Pilihlah batang bidara yang umurnya sudah cukup tua. Biasanya batang tersebut berada di bagian bawah tanaman. Batang yang sudah tua mempunyai diameter yang lebih besar serta warnanya lebih gelap.
  2. Potong batang bidara tadi menggunakan cutter yang tajam. Rapikan bagian pangkal potongan tersebut memakai cutter sekali lagi. Usahakan tidak ada serabut kulit yang timbul di bekas potongan ini. Lalu Anda bisa memangkas semua daun yang ada.
  3. Potongan batang bidara ini lantas direndam di larutan fungisida selama 5-15 menit. Selanjutnya angin-anginkan sebentar agar kondisinya kering. Barulah kemudian rendam batang tersebut di ZPT selama 2-3 jam. Tujuannya untuk merangsang pertumbuhan akar.
  4. Siapkan media tanam yang terdiri dari tanah, pasir, dan sekam padi. Ketiga bahan ini dicampur dengan komposisi 2 tanah, 1 pasir, dan 1 sekam padi. Campur media tanam sampai rata, lalu masukkan ke dalam gelas plastik yang sudah dilubangi.
  5. Tanamkan potongan batang bidara pada media tanam yang telah disediakan. Tutupi bagian atas batang bidara menggunakan kantung plastik agar kelembabannya terjaga. Letakkan gelas plastik tersebut di tempat yang teduh.
  6. Perawatan dilakukan dengan menyirami batang bidara setiap hari dengan air yang cukup. Hal ini terus dilakukan sampai batang berhasil menumbuhkan daun. Jika sudah, amati bagian pangkal batang, apakah sudah muncul akar atau belum. Lanjutkan perawatan ini sampai batang bidara berhasil menumbuhkan akar.
  7. Setelah Anda melihat adanya akar di bagian bawah potongan batang bidara yang ditanam artinya Anda sudah berhasil menyetek batang bidara. Kini waktunya Anda memindahkan batang tersebut ke polybag yang ukurannya lebih besar. Lanjutkan perawatan ini sampai bibit bidara tumbuh cukup besar dan siap ditanam di lahan.