Cara Menyemai Biji Kurma agar Tumbuh Menjadi Tanaman

Kurma, siapa sih yang tidak mengenal dengan buah yang satu ini? Walaupun kurma bukan merupakan tanaman asli Indonesia serta jarang sekali kita bisa melihat tanaman kurma di sini, namun kenyataannya buah kurma sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Apalagi saat Bulan Ramadhan tiba, dipastikan semua rumah pasti mempunyai buah kurma. Buah ini memiliki rasa yang sangat manis, teksturnya legit, serta kaku. Buah kurma paling banyak dinikmati pada saat berbuka puasa.

Bagi Anda yang gemar memakan buah kurma mungkin merasa penasaran untuk menanamnya sendiri. Tapi apakah kurma bisa tumbuh di Indonesia? Ternyata setelah kami buktikan sendiri, kurma pun dapat tumbuh di negara kita loh. Ya, tanaman kurma bisa tumbuh di Indonesia mengingat kondisi tanah di sini subur sekali dan teksturnya pun sangat gembur. Sehingga boleh dibilang kalau tanaman apapun dapat tumbuh di sini. Termasuk kurma pun ternyata bisa ditanam dan tumbuh subur di Indonesia.

Kalau tidak percaya, Anda bisa mencoba menanamnya sendiri. Anda dapat menanam kurma dari bijinya. Daripada dibuang percuma, mendingan Anda tanam saja biji kurma dari sisa buah yang Anda makan. Lumrahnya buah kurma yang dijual di pasaran merupakan buah yang sudah tua dan matang sehingga bijinya pun dapat ditanam. Tahap pertama yang perlu Anda lakukan untuk menanam biji kurma tersebut yaitu menyemainya. Nah, berikut ini caranya menyemai biji kurma yang benar!

Bersihkan Biji Kurma

Biji kurma sisa dari buah yang Anda makan sebenarnya masih kotor karena masih ada lapisan daging buah di permukaannya. Sehingga Anda perlu membersihkannya. Kumpulkan semua biji kurma ke dalam sebuah mangkuk ukuran kecil. Tuangkan air bersih ke dalamnya. Rendamlah biji-biji kurma ini selama 2-3 jam agar lapisan dagingnya melunak sehingga dapat dikupas dengan mudah. Lantas gunakan ujung jari tangan Anda untuk membersihkan seluruh sisa daging buah yang masih menempel.

Rendam di Air Hangat

Biji kurma yang telah dibersihkan kemudian Anda rendam di air hangat. Air yang dipakai harus air yang memiliki temperatur hangat-hangat kuku. Anda tidak boleh memakai air yang terlalu panas sebab justru akan mematikan biji tersebut. Sebagai perbandingan, Anda dapat mencampurkan 1 sendok makan air panas yang baru mendidih dengan 4-5 sendok makan air yang suhunya normal. Rendamlah biji kurma di air hangat ini selama 1 jam. Lalu rendam biji kurma sekali lagi di air tumbukan bawang merah. Gunanya untuk merangsang perkecambahan biji.

Siapkan Media Semai

Anda cukup menggunakan tanah sebagai media untuk menyemai biji kurma. Bukan tanah biasa, di sini Anda mesti menggunakan tanah yang diambil dari kebun atau pekarangan yang kondisinya subur dan gembur. Jangan memakai tanah yang terlalu liat, tanah yang lembek, atau tanah yang terlalu banyak air. Tanah kebun tersebut lantas diayak untuk membersihkannya dari kotoran serta membuat teksturnya semakin halus. Masukkan tanah ini ke dalam polybag hingga mencapai 3/4 volumenya.

Tanamkan Biji Kurma

Buatlah lubang tanam dengan kedalaman 2 ruas jari telunjuk Anda tepat di tengah-tengah polybag. Ambil biji kurma dari air rendaman bawang merah, lantas tanamkan biji kurma tersebut ke dalam lubang tanam. Posisikan biji kurma ini berdiri dengan bagian lancip menghadap ke bawah. Sedangkan ujung biji yang tumpul merupakan tempat tumbuhnya tunas daun kurma sehingga harus diposisikan dekat dengan permukaan tanah. Kalau Anda sulit membedakannya, tanamlah biji kurma ini dengan posisi melintang atau horizontal sehingga semua bagian biji tersebut berada di dekat permukaan tanah.

Rawat dengan Baik

Letakkan polybag yang berisi biji kurma di tempat yang teduh. Usahakan tempat tersebut mempunyai aliran udara yang baik sehingga kondisinya tidak terlalu kering atau lembab. Polybag ini harus berada di bawah naungan agar tidak terpapar sinar matahari secara langsung maupun tersirami air hujan. Sehari-hari Anda perlu mengontrol kelembaban media tanam dengan mengatur frekuensi penyiramannya.

Siramilah polybag tersebut setiap 4-7 hari sekali. Penyiraman hanya boleh dilakukan saat kondisi bagian atas media tanam sudah terlihat kering. Jangan sirami biji ini setiap hari sebab justru akan menyebabkan kondisinya membusuk. Dengan melakukan kontrol terhadap kelembaban media tanam, biji kurma pun akan berkembang menjadi kecambah lalu tumbuh menjadi bibit tanaman. Biarkan bibit kurma tetap di polybag hingga tingginya mencapai 20-30 cm.