Cara Menanam Tin dari Biji

Tin merupakan tanaman yang sangat spesial. Pasalnya nama tin ini disebut berkali-kali dalam Al Quran sebagai tanaman yang berkhasiat. Maka tak heran, tin mendapatkan julukan sebagai tanaman dari surga oleh para penggemarnya. Bentuk buahnya unik dan memiliki rasa manis yang tajam sekali. Meski habitat alaminya berada di gurun pasir, tetapi tanaman tin mampu tumbuh dengan baik saat ditanam di Indonesia.

Pohon tin mampu tumbuh hingga tingginya mencapai lebih dari 10 m. Buah tin adalah buah semi yang merupakan dasar bunga yang membentuk bulatan. Rata-rata panjang buahnya berkisar antara 3-5 cm. Warna buahnya bermacam-macam tergantung dari varietas tanaman tin tersebut. Ada yang berwarna hijau, merah, atau ungu. Buah tin banyak mengandung unsur kalsium dan coumarin yang bermanfaat bagi kesehatan.

Tidak hanya melalui proses cangkok atau okulasi, tanaman tin juga dapat dikembangbiakkan memakai biji. Berikut ini langkah-langkah menanam tin dari biji.

Alat dan bahan :

  • Benih tin
  • Polybag
  • Media tanam

Cara menanam :

  1. Benih tin berupa biji yang diambil dari buah tin yang kondisinya sudah benar-benar tua dan matang. Caranya yaitu belah buah tersebut menjadi dua bagian. Kemudian keluarkan biji-bijinya.
  2. Biji tin lantas dibersihkan di bawah air yang mengalir. Lalu biji ini diangin-anginkan selama 2-3 hari supaya mengering. Setelah itu, biji tin direndam di air selama semalaman. Di sini kita hanya memakai biji yang tenggelam di air saja.
  3. Jika di tempat Anda sulit mendapatkan buah tin, Anda bisa membelinya di tempat kami. Kalau mau yang lebih praktis dan murah, silakan beli saja benih tin yang sudah siap tanam di tempat kami.
  4. Buatlah media tanam dari campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:2:1. Pastikan bahan-bahan ini tercampur rata. Lantas media tanam dimasukkan ke dalam polybag dan didiamkan selama 2-3 hari.
  5. Tanamkan biji tin di media tanam. Buat lubang tanam dengan kedalaman 1-2 cm. Lalu masukkan 1-3 biji tin sekaligus di lubang tersebut. Setelah itu, Anda bisa menutupnya kembali memakai media tanam.
  6. Biji tin akan berkembang menjadi kecambah setelah usianya mencapai 3 minggu. Selama masa tunggu ini, Anda wajib menjaga media tanam dalam kondisi lembab. Lakukan penyiraman 1-2 hari sekali.
  7. Terus rawatlah kecambah tin yang sudah mulai tumbuh dengan sebaik-baiknya. Siram tanaman tin ini setiap 1-2 hari sekali dengan air secukupnya saja.