Cara Menanam Sawi Hijau dari Biji

Sayur-sayuran merupakan bahan makanan yang lezat dan menyehatkan. Salah satu jenis sayuran yang disukai oleh masyarakat Indonesia yaitu sawi hijau. Biasanya sayuran ini dimasak menjadi sup atau ditumis bersama dengan daging. Potongan-potongan sawi hijau juga biasa dijadikan sebagai topping untuk bakso dan mie ayam. Rasanya sungguh lezat sekali. Apalagi kalau dinikmati ketika udara dingin, kelezatannya akan berlipat ganda.

Di pasaran, harga sawi hijau segar tergolong murah. Cukup dengan uang Rp 2-5 ribu kita sudah bisa mendapatkan seikat sayur sawi hijau ini. Maklum saja sebab untuk menanam sawi hijau memang tidak terlalu sulit kok. Kalau mau, Anda bisa membeli benih sawi hijau di toko kami lalu menanamnya sendiri. Lumayan banget kan dalam kurun waktu kira-kira sebulan ke depan, Anda sekeluarga bisa menikmati sawi hijau hasil dari berkebun sendiri.

Berikut ini kami bagikan panduan menanam biji sawi hijau yang bisa Anda coba sendiri di rumah.

Menyemai Benih

Proses penyemaian benih sawi hijau sebaiknya dilakukan di wadah yang berbeda-beda. Jadi setiap biji menempati wadah tersendiri. Tujuannya untuk mempermudah Anda menanamkan biji yang telah berkecambah nantinya. Masukkan setiap biji sawi di masing-masing wadah. Lalu tuangkan air hangat ke dalamnya. Air hangat yang kami maksud dibuat dari air biasa dan air panas dengan perbandingan 1:3. Setiap wadah cukup diisi dengan 1 sendok makan air hangat. Kemudian diamkan biji ini selama 2-3 hari agar berkecambah.

Menyiapkan Media Tanam

Tanah yang gembur merupakan media tanam yang paling cocok untuk sawi hijau. Anda bisa menggunakan tanah yang diambil dari pekarangan. Tanah yang sudah terkumpul selanjutnya diayak untuk memisahkan kotoran berupa batu, sampah, atau sisa tanaman lain yang ada di dalamnya. Proses pengayakan juga berguna untuk membuat tekstur tanah menjadi lebih gembur. Penanaman sawi hijau dalam skala kecil sebaiknya dilakukan memakai polybag agar perawatan tanamannya lebih mudah. Anda bisa memasukkan media tanam ke dalam polybag.

Menanam Biji Sawi Hijau

Setelah direndam selama 2-3 hari, biji sawi hijau akan tumbuh menjadi kecambah. Ukuran kecambah ini sangat kecil. Susah sekali bagi kita untuk memegangnya tanpa merusak bakal akar dan tunas yang telah tumbuh. Itulah mengapa kami menyarankan Anda supaya menyemai biji ini di setiap wadah yang berbeda. Sehingga ketika ingin menanamnya, Anda cukup menuangkan wadah yang berisi kecambah sawi hijau ke media tanam. Setiap polybag cukup ditanami dengan satu kecambah sawi hijau.

Merawat Tanaman

Karena ditanam di polybag, merawat tanaman sawi hijau akan lebih mudah. Anda hanya perlu menyiraminya secara rutin setiap hari dengan air secukupnya. Waktu penyiraman yang paling baik yakni pagi hari. Kemudian berikan pupuk kandang saat tanaman sudah berusia 20 hari. Jangan lupa untuk menyiangi rumput yang tumbuh di dalam polybag agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman. Anda juga harus waspada terhadap serangan ulat yang sangat suka memakan daun sawi hijau. Segera lakukan upaya pengendalian jika terdeteksi serangan ulat ini.