Cara Menanam Nanas di Rumah dengan Mudah

Bagaimana cara menanam nanas di rumah? Nanas (Ananas comosus) adalah tanaman buah yang memiliki bentuk semak dan termasuk dalam famili Bromeliacae. Tanaman ini menghasilkan buah nanas yang mempunyai citarasa segar perpaduan antara manis, agak asam, dan berair. Mengingat buah nanas merupakan salah satu buah tropis yang sangat diminati oleh masyarakat internasional, potensi budidaya tanaman ini sangat lah menggiurkan.

Pertumbuhan tanaman nanas sangat dipengaruhi oleh keadaan iklim. Curah hujan yang dibutuhkannya berkisar antara 600-3500 mm/tahun. Suhu yang pas untuk merangsang pembuahan nanas sekitar29-32 derajat celsius. Nanas lebih tapat dipelihara di tanah berpasir, mengandung kapur rendah, bebas dari batu, serta tingkat kesuburannya tinggi. Bibit nanas paling bagus ditanam pada awal musim penghujan.

Ingin menanam sendiri tumbuhan nanas di rumah? Berikut ini caranya!

Langkah 1 : Pembibitan dan Persemaian

Proses pembibitan harus dilakukan dengan benar karena berpengaruh besar terhadap hasil akhirnya nanti. Bibit diperoleh dari mahkota buah atau tunas akar nanas. Untuk mempercepat pertumbuhan akarnya, daun mahkota ini perlu diolesi dengan ZPT secara merata. Kemudian bibit disemai di dalam lubang berkedalaman 2-3 cm dengan jarak tanam sekitar 5-10 cm.

Bentuk perawatan terhadap bibit nanas dapat dilakukan dengan menyiramnya setiap pagi dan sore hari. Apabila hari tengah hujan, penyiraman tidak perlu dilaksanakan sehingga tingkat kelembaban media tanam tetap terjaga. Setelah bibit berumur sekitar 3-5 minggu atau tingginya mencapai 25-30 cm biasanya sistem perakaran yang dimilikinya sudah lengkap. Anda bisa memindahkan bibit nanas tersebut ke lahan utama.

Langkah 2 : Perawatan Tanaman Nanas

Tanaman nanas memerlukan pemeliharaan yang serius meliputi penyiangan, pengairan, dan pemupukan. Penyiangan bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan gulma sehingga pembentukan sarang bibit penyakit yang hidup di area pertanian dapat dicegah. Pemupakan ulang dilakukan setiap sebulan sekali menggunakan Urea dan KCI dengan cara membenamkannya ke dalam tanah dengan kedalaman sekitar 10-15 cm.

Ada cukup banyak hama yang dapat menyerang tanaman nanas, terutama dari serangga dan binatang pengerat. Pengendalian hama secara terpadu bisa dilakukan menggunakan pestisida yang sesuai dengan dosis yang tepat. Untuk menghalangi hama masuk ke dalam area penanaman, disarankan pula membangun pagar yang mengelilingi tanaman serta memasang beberapa jebakan.

Langkah 3 : Pemanenan Buah Nanas

Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu itupun tiba, saatnya memanen buah nanas hasil perkebunan sendiri. Biasanya tanaman nanas yang bibitnya berasal dari mahkota akan menghasilkan buah ketika berusia 24 bulan. Sedangkan bibit yang didapatkan dari tunas akar akan memproduksi buah pada saat umurnya mencapai 18 bulan.

Buah nanas yang telah layak panen ditandai dari mahkotanya yang sudah terbuka sempurna serta mata buahnya tampak berukuran besar, bulat, dan lebih mendatar. Buah nanas yang benar-benar masak juga umumnya akan mengeluarkan aroma khas yang kuat dan kulit buahnya berwarna kuning oranye. Pemotongan buah nanas dari pangkal buahnya dilakukan menggunakan pisau yang tajam agar tidak memar sehingga kondisinya bagus dan tahan lama.