Cara Menanam Nanas dari Mahkota Daunnya

Anda mungkin hobi memakan buah nanas? Buah yang satu ini memang mempunyai rasa yang begitu khas. Perpaduan antara manis, agak asam, sedikit gurih, dan banyak airnya membuat perasaan yang segar saat menikmati buah yang satu ini. Tanaman nanas juga berbentuk unik sehingga cocok dijadikan sebagai tumbuhan hias. Anda mungkin ingin mencoba menanamnya sendiri di rumah? Anda bisa menanam mahkota daunnya.

Mahkota daun nanas ini biasanya tetap dibiarkan menempel di atas buah nanas. Bukan untuk membuat tampilan buah nanas menjadi lebih menarik, melainkan agar kesegaran buah nanas tetap terjaga dalam kurun waktu yang lama. Daripada Anda membuang mahkota daun nanas ini begitu saja, cobalah untuk menanamnya. Bisa banget kok kita menanam nanas memakai bibit dari mahkota daunnya. Penasaran bagaimana caranya?

Silakan Anda bisa menyimak panduan dari Toko Tanaman di bawah ini!

Pilih Buah Nanas yang Sudah Matang

Anda harus membeli buah nanas yang sudah matang supaya mahkota daunnya bisa ditanam kembali. Ciri-ciri buah nanas yang sudah matang di antaranya memiliki warna hijau kekuningan, aroma semerbak khas buah nanasnya tercium lebih tajam, terasa agak empuk saat ditekan, serta mata kulitnya sudah mengeras. Peluang hidup mahkota daun dari buah nanas yang sudah matang ini sangat tinggi.

Pisahkan Mahkota Daun dari Buah

Siapkan pisau yang tajam untuk keperluan memotong mahkota daun nanas yang ada di atas buahnya. Bila perlu, Anda bisa membersihkan permukaan pisau tersebut dengan alkohol terlebih dahulu agar steril. Kemudian potonglah mahkota daun menggunakan pisau tersebut. Usahakan pemotongannya dilakukan dalam sekali tebas supaya tidak menimbulkan luka. Di sinilah pentingnya pemakaian pisau yang benar-benar tajam dan sudah diasah terlebih dahulu.

Rendam di Fungisida dan ZPT

Penyebab gagalnya melakukan stek batang atau stek daun yang paling utama yaitu jamur. Jamur akan tumbuh di batang atau daun yang kondisinya lembab, kemudian melakukan serangan. Untuk mencegahnya, Anda bisa merendam mahkota daun nanas di dalam larutan fungisida selama 15-30 menit. Setelah itu, mahkota daun ini perlu direndam lagi larutan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) agar cepat tumbuh. Anda bisa memanfaatkan ZPT alami dari air sari bawang merah.

Siapkan Tempat Penanaman

Menanam nanas paling baik dilakukan langsung di tanah, tanpa menggunakan media pot atau polybag. Mengapa? Sebab pohon nanas mempunyai sistem perakaran yang panjang sehingga membutuhkan tempat yang luas untuk tumbuh dan berkembang. Sebelumnya Anda perlu menyiapkan tempat penanamannya. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm. Masukkan pupuk kandang sebanyak setengah dari volumenya. Sedangkan jarak penanaman nanas sekitar 50 x 50 cm sampai 70 x 70 cm.

Menanam Mahkota Daun Nanas

Proses penanaman mahkota daun nanas paling baik dilakukan pada pagi hari. Anda bisa meletakkan pangkal mahkota daun ini ke dalam lubang. Kemudian timbun dengan tanah di sekitarnya sampai bagian pangkal mahkota daun nanas ini tertutupi tanah secara sempurna. Disarankan untuk memadatkan tanah di sekitarnya agar posisi penanaman mahkota daun ini tidak berubah-ubah. Setelah itu, siram dengan air secukupnya.

Merawat Tanaman Nanas

Perawatan meliputi penyiraman tanaman nanas memakai air setiap hari mengingat tanaman ini membutuhkan air yang cukup banyak. Anda juga perlu memberikan pupuk tambahan setiap 2-3 minggu agar tanaman ini tumbuh subur dan cepat besar. Cabut semua rumput dan gulma yang tumbuh di sekitar pohon nanas agar tidak menjadi pesaing dalam mengambil air dan unsur hara di dalam tanah. Anda juga perlu melakukan pendangiran yaitu upaya mengurug kembali tanah di sekitar tanaman .